PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam, Kepulauan Riau, mencatat rute penyeberangan Telaga Punggur–Tanjung Uban, Bintan, sebagai yang tersibuk selama periode angkutan Lebaran 2026. General Manager ASDP Cabang Batam Reno Yulianto melaporkan bahwa total penumpang pada lintasan tersebut mencapai 59.236 orang untuk arus mudik dan balik sejak H-10 sampai H+8 Lebaran.
Reno mengatakan puncak arus penumpang terjadi pada H-2 (19 Maret 2026) dengan 4.723 orang, dan pada H+2 dengan 5.363 orang. Selain penumpang, jumlah kendaraan yang melintas juga tinggi, yakni 16.864 unit, terdiri dari 11.123 sepeda motor, 5.142 mobil penumpang, dan 574 kendaraan roda empat ke atas — termasuk 544 truk.
Dibandingkan Lebaran sebelumnya, lintasan ini menunjukkan kenaikan penumpang yang signifikan, sekitar 105 persen, dari sekitar 48 ribu menjadi sekitar 54 ribu pada periode yang sama.
ASDP Batam juga mencatat perubahan lalu lintas di rute lain. Pada lintasan Telaga Punggur–Mengkapan (Riau), penumpang meningkat 34 persen menjadi sekitar 8.000 orang dan kendaraan naik 33 persen menjadi 1.299 unit. Sebaliknya, lintasan Telaga Punggur–Kuala Tungkal (Jambi) mengalami penurunan penumpang 32 persen menjadi sekitar 4.000 orang dan kendaraan turun 19 persen menjadi 541 unit. Penurunan paling tajam terjadi di lintasan Telaga Punggur–Dabo (Lingga) dengan penumpang turun 51 persen dan kendaraan turun 59 persen. Sementara itu Telaga Punggur–Tanjung Balai Karimun mencatat lonjakan besar, dengan penumpang naik 98 persen dan kendaraan meningkat 90 persen.
Reno menambahkan bahwa sejak H+9, seluruh kegiatan penyeberangan di Kepulauan Riau telah kembali normal dan operasional berjalan seperti biasa.
(dha)


