Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemko Batam Matangkan Persiapan Perayaan
    21 jam lalu
    Pemko Batam Jalin Kerjasama dengan BRK Syariah
    23 jam lalu
    Waka BP Batam Lantik 27 Pejabat Eselon II, Ini Nama-namanya
    1 hari lalu
    Polsek Bengkong Amankan 2 Remaja Pelaku Pencurian Motor
    1 hari lalu
    BP Batam Buka Peluang Kerjasama Pengolahan Sampah di TPA Punggur
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
    1 hari lalu
    Empat Siswa MAN Karimun Lolos Seleksi Dayung Porprov 2026
    2 hari lalu
    100 Siswa Ikut Lomba Bertutur di Tanjungpinang
    2 hari lalu
    Buku Ajar Lokal
    2 hari lalu
    Beasiswa Pendidikan Tinggi untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Batam
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    4 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Pengganti Plastik dari Cumi – Cumi?

Editor Admin 7 tahun lalu 1.9k disimak
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

SEBUAH protein yang ditemukan pada gigi cumi-cumi suatu hari nanti mungkin berperan dalam pengurangan signifikan atas wabah global, polusi mikroplastik.

Mikroplastik ditemukan di mana-mana. Potongan lima milimeter plastik, kira-kira seukuran sebutir beras atau lebih kecil, kini mudah ditemukan di tanah, di udara, bahkan di dalam tubuh seluruh makhluk hidup, termasuk manusia.

Diperkirakan 12,7 juta ton sampah plastik masih ditemukan di lautan setiap tahunnya menurut Greenpeace.

“Plastik telah memberi manusia banyak peluang, terutama dalam hal mobilitas, seperti yang ditemukan di mobil dan pesawat terbang, tetapi juga di bidang tekstil, konstruksi, dan pengemasan,” kata Melik Demirel, seorang ilmuwan material di Pennsylvania State University, Amerika Serikat.

“Tetapi yang kami sadari adalah bahwa dengan manfaat ini akan muncul dampak lingkungan yang sangat besar dan tidak berkelanjutan.”

Demirel kemudian memiliki solusi atas permasalahan tersebut yang dijelaskan dalam makalah yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Frontiers of Chemistry.

Solusinya adalah berasal dari gigi cincin lengan cumi-cumi (SRT). Bagian melingkar yang terletak di cangkir hisap cumi-cumi, digunakan untuk menangkap mangsanya dengan kuat.

Cumi-cumi memiliki dua tentakel panjang dan delapan lengan yang lebih kecil. Tentakel digunakan untuk memangsa, dan lengan digunakan untuk mengontrol dan menahan makanannya, sementara ia memotong mangsa dengan rahang yang tajam.

Lengan ditutupi dengan cangkir isap untuk membantu fungsi ini, dan dalam beberapa cumi-cumi masing-masing cangkir dikelilingi dengan gigi yang tajam.

Elastisitas, kelenturan, dan kekuatan bahan berbasis SRT, juga sifat yang dapat menyembuhkan diri, dan sifat konduktif listrik, optik, dan termal, dapat dijelaskan melalui beragam pengaturan molekuler yang dapat mereka adopsi.

Protein ini dapat diproses menjadi bentuk serat dan lembaran dengan beragam pengaplikasian. Mulai dari pakaian pintar untuk pemantauan kesehatan, hingga kain daur ulang yang dapat menyembuhkan diri. Semuanya bertujuan untuk mengurangi polusi mikroplastik. Mengingat pakaian merupakan salah satu polutan besar.

Ini berarti masalah lingkungan seperti ketidakmampuan untuk mendaur ulang sekitar 95 persen kapas yang diproduksi karena keberadaan produk mikro-poliester dapat diatasi.

“Ini akan membantu kami meminimalkan penggunaan tanah dan air yang diperlukan untuk menghasilkan kapas,” kata Demirel.

Bahan yang terbuat dari protein ini diklaim ramah lingkungan dan dapat terurai secara hayati. Dengan produksi berskala besar yang berkelanjutan dicapai dengan menggunakan metode kultur laboratorium.

“Protein cumi-cumi dapat digunakan untuk menghasilkan bahan generasi berikutnya untuk berbagai bidang termasuk energi dan biomedis, serta sektor keamanan dan pertahanan,” kata Demirel.

“Kami meninjau ilmu pengetahuan saat ini tentang bahan berbasis cincin cumi-cumi, yang merupakan alternatif sangat baik untuk plastik karena mereka ramah lingkungan dan berkelanjutan.”

Selama 30 tahun terakhir Demirel telah mempelajari semua jenis protein, menguji kemampuannya untuk berfungsi sebagai biopolimer, atau dianggap sebagai plastik alami.

“Protein tertentu mirip dengan plastik dalam arsitektur molekulnya, kemampuan modular, elastisitas, dan sifat mekaniknya yang tinggi,” kata Demirel.

Ilustrasi cumi cumi

Terlebih solusi ini tidak berarti kita harus memberdayakan cumi-cumi untuk diambil bagian tubuhnya. Penggunaan bakteri yang dimodifikasi secara genetika berarti para peneliti tidak harus menggunakan cumi-cumi yang sebenarnya untuk produksi bahan. Jadi penemuan tidak harus mengarah pada penipisan sumber daya alam.

“Kami tidak ingin menghabiskan sumber cumi-cumi alami dan karenanya kami memproduksi protein ini dalam bakteri yang dimodifikasi secara genetik. Prosesnya didasarkan pada fermentasi dan menggunakan gula, air, dan oksigen untuk menghasilkan biopolimer,” jelas Demirel.

Diharapkan bahwa purwarupa berbasis SRT akan segera tersedia lebih luas, tetapi pengembangan lebih lanjut diperlukan. Protein SRT sintetis saat ini berharga setidaknya $ 100 (Rp 1,4 juta) per kg untuk diproduksi, tetapi ia berharap dapat menurunkan harganya hingga sepersepuluh dari itu.

Sumber : CNN / Vox / Frontiersin / Green peace / Beritagar

Kaitan bahan non plastik, cumi cumi, pengganti, plastik, top
Admin 26 Februari 2019 26 Februari 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kuliner Lezat Khas Anambas, Mie Tarempa!
Artikel Selanjutnya DPRD Batam Sambut Baik Ranperda Pelestarian Kampung Tua

APA YANG BARU?

Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemko Batam Matangkan Persiapan Perayaan
Artikel 21 jam lalu 119 disimak
Pemko Batam Jalin Kerjasama dengan BRK Syariah
Artikel 23 jam lalu 138 disimak
Waka BP Batam Lantik 27 Pejabat Eselon II, Ini Nama-namanya
Artikel 1 hari lalu 252 disimak
Polsek Bengkong Amankan 2 Remaja Pelaku Pencurian Motor
Artikel 1 hari lalu 264 disimak
Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
Sports 1 hari lalu 271 disimak

POPULER PEKAN INI

“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 4 hari lalu 623 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 4 hari lalu 562 disimak
Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
Pendidikan 4 hari lalu 548 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 4 hari lalu 524 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 4 hari lalu 506 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?