Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
    14 jam lalu
    Coba Curi Kotak Infaq Masjid, Seorang Pria Diamankan Petugas dari Polsek Lubuk Baja
    17 jam lalu
    Perketat Pengawasan, Imigrasi Batam Sidak 2 Kapal Asing di Sekupang dan Batu Ampar
    17 jam lalu
    Hari ini, Jum’at (24/07) Kota Batam Diperkirakan di Guyur Hujan Ringan
    19 jam lalu
    Polsek Bengkong Tetapkan Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka Untuk Kasus yang Lain
    20 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    1 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    2 hari lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    3 hari lalu
    “Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
    5 hari lalu
    Spanyol Juara Piala Dunia 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Dimas Kanjeng ; Pembunuhan dan Uang Yang Bisa Diganda

Editor Admin 10 tahun lalu 2.2k disimak

USAI heboh penangkapan paranormal Gatot Brajamusti alias Aa Gatot karena diduga terlibat serangkaian dugaan kejahatan, belakangan muncul satu nama baru : Dimas Kanjeng alias Taat Pribadi.

Dimas Kanjeng alias Taat Pribadi adalah pemimpin sebuah padepokan di Probolinggo, Jawa timur. Ia sudah ditahan polisi karena beberapa laporan yang masuk. Awalnya tentang dugaan pembunuhan dua santrinya. Kemudian merembet pada soal aktifitasnya yang bisa menggandakan uang.

Polisi menduga uang yang digandakan Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng adalah uang palsu. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur sedang menyelidiki kemungkinan ini.

“Kami dalami (kemungkinan adanya uang palsu di padepokan),” kata Kepala Polda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Anton Setiadji di Markas Polda Jawa Timur, Surabaya, Senin (26/9) lalu seperti dikutip dari viva.co.id.

Penyidik curiga, cerita penggandaan uang secara gaib yang diembuskan Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi, hanyalah akal-akalan saja. Dalam pengusutan masalah ini, polisi akan meminta pendapat ahli dari Bank Indonesia. Anton memaparkan, setiap uang yang dikeluarkan pemerintah ada nomor serinya.


“Kalau digandakan, nomor serinya pasti ganda,” kata dia.


KEPOLISIAN mengklaim menemukan uang palsu dalam praktik penggandaan uang. Anton mengungkapkan penyidik sebenarnya sudah mengirim surat panggilan pemeriksaan terkait keterlibatan Dimas Kanjeng dalam kasus pembunuhan dua mantan santrinya.

foto : © detik.com
foto : © detik.com

Namun beberapa panggilan penyidik tak digubris tersangka.

“Ya akhirnya tersangka didatangi dan dijemput paksa di padepokannya,” paparnya seperti dikutip dari Tribun Medan. Temuan ini dikembangkan menjadi kasus tersendiri.

Penyidik, kata Anton, pasti akan memproses hukum dugaan penipuan penggandaan uang oleh Dimas Kanjeng tersebut. Kasus dugaan penipuan penggandaan uang ini akan tetap diusut karena korban tersangka banyak dan berdampak buruk secara sosial. Rencananya, korban penggandaan uang tersangka akan direhabilitasi.


Korban dugaan penipuan ini mencapai ribuan orang.


“Ada pensiunan TNI dan Polisi juga, orang-orang yang berpendidikan,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Agus Adrianto kepada detikcom, Senin (26/9). Bareskrim Mabes Polri ikut menyelidiki dugaan penipuan penggandaan uang ini. Salah satu korban melaporkan ditipu hingga Rp25 miliar.

Polisi menangkap Dimas pada Kamis (22/9) dini hari lalu di padepokannya Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dimas ditangkap karena diduga membunuh dua mantan santrinya; Abdul Gani dan Ismail Hidayah. Polisi harus mengerahkan enam Satuan Setingkat Kompi Brimob Polda Jatim, atau setara 600 orang.

Dimas diduga menjadi otak pembunuhan itu. Dia memerintahkan anak buahnya bernama Wahyu untuk menghabisi Abdul Gani dan Ismail, karena kedua santrinya itu berencana membongkar modus penggandaan uang.

Laporan kematian dua orang itu yang sudah masuk pada 6 Juli 2016, ditindaklanjuti Polda Jatim dengan mengeluarkan surat DPO (Daftar Pencarian Orang) untuk tersangka yang memiliki nama asli Taat Pribadi.

Menurut penasihat hukum Dimas Kanjeng, Andi Faisal, penangkapan kliennya tak sesuai prosedur. Alasannya, sebelumnya, kliennya sudah sepakat dengan Polres Probolinggo untuk memenuhi panggilan sebagai saksi di Mapolda Jawa Timur di Surabaya.

Menurut Andi, pemanggilan Polres Probolinggo kepada kliennya sebanyak tiga kali hanya sebagai saksi. Pihaknya tidak pernah mendapatkan surat pemanggilan Dimas Kanjeng sebagai tersangka dari Polda. “Karena itu, saya nilai penetapan tersangka Taat (Dimas Kanjeng) tidak sah,” katanya seperti dikutip dari Jawapos.com. ***

Kaitan dimas kanjeng, paranormal, pengganda uang, probolinggo, taat pribadi
Admin 29 September 2016 29 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hollywood, Umur Artis dan Peran Mereka
Artikel Selanjutnya Apakah Pekerjaan Kamu Membuat Bahagia?

APA YANG BARU?

Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
Artikel 14 jam lalu 103 disimak
Coba Curi Kotak Infaq Masjid, Seorang Pria Diamankan Petugas dari Polsek Lubuk Baja
Artikel 17 jam lalu 131 disimak
Perketat Pengawasan, Imigrasi Batam Sidak 2 Kapal Asing di Sekupang dan Batu Ampar
Artikel 17 jam lalu 135 disimak
Hari ini, Jum’at (24/07) Kota Batam Diperkirakan di Guyur Hujan Ringan
Artikel 19 jam lalu 132 disimak
Polsek Bengkong Tetapkan Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka Untuk Kasus yang Lain
Artikel 20 jam lalu 134 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 4 hari lalu 782 disimak
Angka Kecelakaan Lalulintas di Batam Meningkat, Kematian di Jalan Turun
Artikel 7 hari lalu 390 disimak
Banjir dan Pengangguran di Batam Jadi Sorotan Komisi VI DPR
Artikel 7 hari lalu 325 disimak
Krisis Sampah Batam: Armada Minim dan TPA Telaga Punggur Kian Over Kapasitas
In Depth 5 hari lalu 301 disimak
“Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
Histori 5 hari lalu 287 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?