Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
    57 menit lalu
    Menhan Sjafrie Sjamsoedin Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Batam
    2 jam lalu
    Kota Batam Sah Miliki Perda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk)
    4 jam lalu
    Pemko Batam Gandeng PT UJKM Bangun Kembali Pasar Induk Jodoh
    16 jam lalu
    Pengesahan Ranperda PSU Ditunda, Tim Pansus DPRD Batam Minta Tambahan Waktu
    21 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    3 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    3 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    1 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    1 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    5 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Berawal dari Kos-Kosan, Mie Meletup Kini Punya 4 Outlet di Kepri

Editor Admin 4 tahun lalu 2.7k disimak

MIE Meletup merupakan salah satu brand kuliner yang banyak digemari warga Batam. Tapi, hanya sedikit yang tahu bahwa ide bisnis awalnya berasal dari kegemaran meracik mie dari empunya, Lenzo Purba saat masih tinggal di kos-kosan.

Lelaki berusia 28 tahun kemudian mencoba berbisnis dengan menekuni hobinya tersebut, hingga saat ini menjadi salah satu outlet kuliner, yang memiliki 4 outlet di Batam dan Tanjung Pinang.

Mie Meletup juga membawa berkah bagi warga lokal Batam. Karena secara keseluruhan, 29 orang bekerja di semua outletnya.

Salah satu outlet Mie Meletup di Bengkong. F rifki/gowest.id

“Saya ini tipikal suka makan mie. Berbagai jenis saya suka. Kemudian, saya beranikan diri meracik mie favorit saya. Tapi, pada awalnya saya makan sendiri. Lalu ketika teman-teman datang di kos lagi kumpul, saya sajikan buat mereka mie racikan saya. Responnya positif,” kata Lenzo saat mulai menceritakan awal mula munculnya Mie Meletup di outlet yang berlokasi di Bengkong, Rabu (17/8).

Pada awalnya, lelaki asal Medan ini tidak percaya diri. Namun dengan dukungan dari teman-teman, ia mulai mengumpulkan bibit-bibit keberanian untuk mulai berbisnis.

“Awalnya tak pede. Tapi saya mulai mencoba, waktu itu di Bulan Ramadhan. Pertama-tama, saya buka order dengan pesanan bisa diantar. Ini benar-benar menu dari dapur sendiri, dari rumah kos-kosan. Saya juga rajin posting di media sosial, banyak teman memberikan respon positif,” kata Lenzo yang juga merupakan anggota Perkumpulan Pembawa Acara (Perwara) Batam ini.

Ia juga menyebut fakta menarik, dimana nama “Mie Meletup” ini bukanlah ide aslinya. Lenzo menyebut nama tersebut berasal dari voting di media sosial.

Salah satu menu andalan Mie Letup, yakni mie lahar. F rifki/gowest.id

“Jadi, saya bingun nama menunya. Lalu di media sosial, saya ceritakan deskripsinya, seperti mienya pedas, dan ada sensasi letupan ketika dimakan. Dan hampir kebanyakan follower di Instagram pilih nama ‘Mie Meletup’,” ungkapnya.

Nama tersebut pun menjadi merk dagang yang diyakini akan membawa hoki. Karena mendapat respon yang baik di media sosial, ia pun bersemangat. Bibit keberaniannya pun semakin membuncah. “Saya kembangkan bisnis ini dengan serius bersama sejumlah teman. Pertama, saya buka di depan SP Plaza Batuaji pada tahun 2021, dimana 10 varian menu dihadirkan, seperti best seller kami mie lahar, mie oriental, mie kari dan lain-lain,” tuturnya.

Pertama buka, memang ada sedikit kekhawatiran. Pasalnya, tahun 2021 memang lagi marak-maraknya Covid-19. Ia pernah mendapat surat peringatan untuk menutup outletnya karena keadaan tersebut.

Tentu saja, situasi tersebut tidak cukup menguntungkan. Ia harus menghidupi karyawan-karyawannya. Makanya saat itu, ia memilih opsi pengantaran langsung ke pelanggan yang pesan lewat aplikasi.

“Mie Meletup muncul di awal pandemi memang cukup menegangkan. Banyak beri tantangan, tapi kami Bismillah saja, karena mie itu kan kebutuhan primer. Jadi saat dapat surat untuk tutup, kami memutuskan untuk antar pesanan ke rumah kustomer. Karyawan dialihkan menjadi kurir, sehingga kami bisa bertahan sampai sekarang,” jelasnya.

Lambat laut, kehadiran Mie Meletup mendapat respon cukup baik dari Warga Batam. Lalu setelah itu, rezeki mengalir begitu saja, sehingga ia membuka lagi cabang kedua di Pasar Mega Legenda, dan tak lama kemudian cabang ketiga buka di Bengkong. “Kami juga mulai merambah Tanjung Pinang, tepatnya di daerah Batu Empat dengan membuka outlet ke-4,” paparnya.

Sejatinya, ciri khas dari Mie Meletup yakni mienya memang pedas. Bahkan saat memesan di kasir, ada 3 pilihan rasa pedas, yakni meledak (level 1), meledak meletup (level 2), dan meledak meletup meletus (level 3). Bagi yang bernyali dan suka makanan pedas ekstrem, maka boleh coba level 3.

Lenzo mengungkapkan bahwa dengan brand Mie Meletup, ia mencoba menjadikannya sebagai salah satu kuliner dengan kearifan lokal Kepri. Selain menu mie lahar yang jadi andalannya, ia juga mencoba berekspansi dengan membawa menu varian mie dari luar negeri, dan mengubahnya menjadi mie dengan cita rasa yang sesuai dengan lidah masyarakat Kepri.

“Kami memang angkat menu kuliner dari Kepri, seperti mie cumi, mie kari, mie tarempa sebagai kekhasan kuliner di Tanah Melayu. Lalu, ada juga cita rasa Jepang seperti mie ramen dengan kearifan lokal. Kami juga punya mie cita rasa Korea dan juga mie carbonara,” paparnya.

Untuk menghilangkan dahaga yang memang akan sering dirasakan karena pedasnya mie tersebut, Mie Meletup juga menghadirkan menu minuman dingin yang menggetarkan, seperti varian es campur rasa permen karet, rasa alpukat, dan rasa durian. Bicara mengenai harga, Mie Meletup sangat terjangkau, mulai dari Rp 9.500 per porsi (leo).

Kaitan brand mie meletup, kota, lenzo purba, mie meletup batam, mie pedas batam, varian kuliner batam
Admin 18 Agustus 2022 18 Agustus 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya HUT ke-77 RI, Lanal Ranai Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut Natuna
Artikel Selanjutnya Wali Kota Batam Ajak Masyarakat Bangkit dan Bergerak Lebih Cepat

APA YANG BARU?

Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
Artikel 57 menit lalu 32 disimak
Menhan Sjafrie Sjamsoedin Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Batam
Artikel 2 jam lalu 22 disimak
Kota Batam Sah Miliki Perda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk)
Artikel 4 jam lalu 35 disimak
Pemko Batam Gandeng PT UJKM Bangun Kembali Pasar Induk Jodoh
Artikel 16 jam lalu 36 disimak
Pengesahan Ranperda PSU Ditunda, Tim Pansus DPRD Batam Minta Tambahan Waktu
Artikel 21 jam lalu 100 disimak

POPULER PEKAN INI

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 5 hari lalu 227 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 5 hari lalu 212 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 5 hari lalu 197 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 3 hari lalu 186 disimak
Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
Artikel 3 hari lalu 178 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?