DALAM upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di bidang pariwisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan pelatihan kepada warganya tentang Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Destinasi Wisata.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Wan Andriko, menyebutkan pelatihan ini diikuti 40 peserta dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Natuna.
Meskipun peserta tidak mewakili setiap kecamatan, lanjutnya, namun diutamakan bagi para kelompok pengelola tempat wisata yang ada di Natuna.
“Peserta dari Kecamatan Midai, Pulau Tiga dan juga peserta dari kecamatan di Bunguran besar, semoga ini bermanfaat untuk Pariwisata kita di Natuna,” kata Wan Andriko di Ranai, Natuna, Rabu (2/11/2022).
Ia juga mengatakan peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan tentang materi, namun juga praktik secara langsung.
“Pelatihan kita ini tidak hanya sebatas pemberian materi oleh narasumber, tetapi juga ada praktik langsung di lapangan, Insya Allah di hari ke tiga,” kata Wan Andriko.
Ia juga mengutarakan harapannya agar kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan pengelola wisata oleh para peserta.
Sementara, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, saat membuka kegiatan pada Selasa (1/10) mengajak seluruh unsur kepariwisataan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Natuna melalui sektor wisata karena Natuna memiliki potensi besar di bidang tersebut.
“Sektor pariwisata saya harap dapat memberikan kontribusi besar pada pembangunan daerah,” kata Rodhial Huda.
Ia mengatakan potensi bahari dan juga warisan geologi Natuna telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark pada tahun 2018, itu merupakan modal awal bangkitnya pariwisata di Natuna.
“Sehingga wisata Natuna harus diperhitungkan oleh wisatawan nusantara dan mancanegara,” katanya.
Karena itu, Ia berharap potensi Natuna dapat dikelola secara maksimal oleh masyarakat setempat, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat itu sendiri.
“Kepada peserta agar dapat meningkatkan pengetahuan dan termotivasi, berinovasi dalam mengelola pariwisata Natuna,” kata dia.
(*)
Sumber: Antara


