WALI Kota Batam, Muhammad Rudi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam melakukan studi komparasi pemulihan ekonomi pasca Covid-19.
Kunjungan kerja (kunker) Rudi dan Forkopimda diterima langsung Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, didampingi Sekretaris Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, di ruangan rapat Wali Kota Denpasar, Jumat (24/2/2022).
Rudi mengatakan Batam yang memiliki beragam latar belakang masyarakat seperti Denpasar, maka dinilai perlu peneguhan sinergi antara pemangku kebijakan.
“Kami ingin mengetahui pola atau strategi yang diterapkan di Denpasar. Yang didapatkan dari sini, dapat kami terapkan di Kota Batam, melengkapi apa yang kami sudah lakukan,” kata Rudi.
Ia menyampaikan pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2021 mencapai 4,75 persen, meski diketahui saat itu tengah dilanda pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Batam diprediksi mencapai 6,39 persen, ini semua berkat kekompakan seluruh pemangku kebijakan dan Forkopimda dalam mengendalikan inflasi,” ujar dia.
Ia menjelaskan saat ini proyek infrastruktur di Kota Batam terus ditingkatkan dengan tujuan ingin mensejahterakan masyarakat serta memajukan daerah setempat.
Rudi juga menyampaikan Kota Batam telah memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di antaranya KEK Nongsa Digital Park (NDP) dan KEK MRO Batam Aero Technic (BAT).
“Lompatan pembangunan ini harus terus dijaga, maka diperlukan kekompakan baik dengan Forkopimda maupun dengan masyarakat. Daerah aman dan kondusif, pembangunan juga akan berjalan dengan baik,” kata Rudi.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan pertumbuhan ekonomi di kota itu telah mencapai 5 persen meski pada saat pandemi COVID-19 peranan sektor pariwisata di Denpasar pernah minus 2,91 persen.
“Kami bersyukur tahun ini, Kota Denpasar berangsur-angsur membaik, sehingga pertumbuhan ekonomi mencapai 5 persen,” ujar I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Menurutnya, kondisi sektor pariwisata saat ini berangsur membaik setelah perhelatan G20 yang dilaksanakan di Bali pada 15-16 November 2022.
Adapun KEK pariwisata di Kawasan Kura-Kura di area PT Bali Turtle Island Development (BTID), KEK Sanur akan fokus pada industri kesehatan serta pembangunan penyeberangan wisata dengan kondisi normal mencapai 4.000 orang/hari.
“Komponen inilah yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar di tahun ini,” kata I Gusti Ngurah Jaya Negara.
(*/ade)


