PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,046 miliar untuk membantu alat tangkap perikanan kepada nelayan Kota Batam.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan anggaran tersebut berasal dari APBD Provinsi Kepri tahun 2023. Bantuan alat tangkap perikanan tersebut terdiri dari empat jenis alat tangkap.
“Bantuan yang diserahkan berupa 19 unit mesin tempel berkapasitas 15 PK dengan pagu anggaran sebesar Rp 632 juta untuk nelayan Kecamatan Belakangpadang dan Kecamatan Bulang,” kata Ansar, Senin (24/7/2023).
Selain itu, ada bantuan 100 gulung alat kawat bubu dengan pagu anggaran sebesar Rp 89 juta. Bantuan kawat bubu ini diberikan untuk nelayan di Kecamatan Bulang, Kecamatan Galang, dan Kecamatan Belakangpadang.
Kemudian, bantuan 45 unit mesin perahu ketinting dengan pagu anggaran Rp 263 juta, yang diserahkan untuk nelayan di Kecamatan Belakangpadang. Terakhir adalah bantuan 250 jaket keselamatan dengan pagu Rp 88 juta.
Ansar berharap, dengan diberikannya alat tangkap ikan tersebut, dapat membantu masyarakat nelayan yang ada di Kota Batam, terutama untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan. Sehingga satu sisi, akan meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga masyarakat setempat.
“Semua peralatan yang kita berikan ini, agar secara benar maksimal dimanfaatkan. Dengan demikian, akan memberikan manfaat langsung yang semuanya itu kembali dirasakan oleh bapak dan ibu nelayan,” ucapnya.
Dia juga berpesan kepada seluruh nelayan untuk mengembangkan budidaya perikanan, agar hasil produksi perikanan yang dihasilkan semakin baik lagi. Selain itu, nantinya juga bisa mengisi peluang pasar dalam hal ini ekspor, yang sangat terbuka luas.
(*ade)


