Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tingkat Pengangguran Terbuka di Kepri Masih Tinggi
    8 jam lalu
    6 Orang Jadi Tersangka Narkoba; Brankas Berisi 752 Inex Disita
    8 jam lalu
    44 Titik CCTV di kota Batam
    11 jam lalu
    Cuaca Batam “Panggang” 33°C Sepekan, BMKG Ingatkan: Waspada Karhutla!
    19 jam lalu
    Hadapi Puncak Kemarau Agustus, BP Batam Amankan Ketersediaan Air Bersih
    20 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    2 hari lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    3 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    3 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    3 hari lalu
    14
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Budaya

Zapin Penyengat dan Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Editor Admin 3 tahun lalu 1.3k disimak
Festival Zapin Penyengat yang diselenggarakan Lantamal IV Tanjungpinang tahun 2022. F. Lantamal IV Tanjungpinang

ZAPIN Penyengat yang diusulkan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) lolos uji dan resmi direkomendasikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI) untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBtB) Indonesia 2023. 

Apa itu Zapin Penyengat? 

Zapin merupakan tarian yang berasal dari negeri Yaman yang populer dalam kalangan masyarakat Melayu di Indonesia, terutama di wilayah yang bermayoritas Melayu seperti Kepulauan Riau.

Tari Zapin asal mulanya adalah kesenian yang dibawa oleh pedagang-pedagang Arab dari Gujarat sebagai media dakwah pada waktu penyebaran agama Islam ke daerah Kepulauan Riau. 

Tari Zapin ini menyebar keluar kawasan Riau, sejalan dengan perkembangan kerajaan-kerajaan Melayu. Dalam pembaurannya dengan budaya setempat, lahirlah berbagai macam ragam variasi pada tiap-tiap daerah. Namun demikian pola dasarnya tetap sama.

Zapin yang ada di Penyengat merupakan jenis tarian yang bernafaskan Islam. Tari Zapin Penyengat lahir dan berkembang di Pulau Penyengat pada tahun 1811 yang asal mulanya dari Kalimantan. 

Tari ini diciptakan oleh Encik Muhammad Ripin di Pulau Penyengat. Beliau berasal dari Sambas Kalimantan. Encik Muhammad Ripin berhijrah dan menetap di Pulau Penyengat. 

Setelah beliau wafat Tari Zapin Penyengat ini dikembangkan lagi oleh Raja Mahmud secara turun temurun. Raja Mahmud lahir di Pulau Penyengat dan asli asal dari Pulau Penyengat. 

Zapin Penyengat adalah tarian yang mengutamakan gerak dan langkah kaki, karena sudah diikat oleh kata Zapin itu sendiri yang bermakna gerakan kaki. 

Tari Zapin ini diciptakan atas dasar kehidupan dan kegiatan masyarakat Pulau Penyengat yang sangat aktif dan apresiasi terhadap kesenian Melayu. 

Dilihat dari faktor kehidupan dan kegiatan penduduk Pulau Penyengat ini, mata pencaharian utama adalah nelayan, hal ini disebabkan karena letak Pulau Penyengat di kelilingi oleh lautan. Di samping itu ada yang bekerja di instansi pemerintahan. Hal ini juga dapat dilihat dari ragam gerak yang ada dalam tari Zapin Penyengat tampaknya berawal dari gerak bekerja.

Hal mempengaruhi lahirnya Tari Zapin Penyengat adalah religi, karena penduduk asli Pulau Penyengat beragama Islam dan salah satu unsur kebudayaan Kepulauan Riau yang paling menonjol adalah keseniannya.

Zapin Penyengat termasuk salah satu yang lolos uji untuk ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia 2023. Keputusan tersebut ditetapkan dalam sidang yang berlangsung pada 28-31 Agustus lalu, di Jakarta. 

Pejabat Fungsional Pamong Budaya Madya, Disbudpar Kota Tanjungpinang, Syafaruddin, menyampaikan, dalam putusan tim penilai, Zapin Penyengat lolos uji dan direkomendasikan sebagai WBtB bersama dengan beberapa usulan warisan budaya lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Syafaruddin mengatakan, sebelum sidang putusan, masing-masing perwakilan kabupaten dan kota memaparkan usulannya di hadapan tim penilai. 

“Alhamdulillah, semua pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan baik oleh seluruh utusan kabupaten kota,” ucapnya, Jumat (1/9/2023).

Memang, kata Syafaruddin, sempat ada beberapa pertanyaan yang agak sulit dijawab, terutama berdah, karena banyak daerah dari provinsi lain seperti Jambi juga memiliki kesenian ini. 

“Zapin Penyengat memiliki ciri khas gerakan tari yang berbeda dari jenis zapin yang lain. Alhamdulillah, lolos dan direkomendasikan sebagai WBTb Indonesia,” ucap Syafaruddin.

Untuk diketahui, tahun ini, Provinsi Kepri menyertakan lima usulan dari kabupaten kota yakni Kota Tanjungpinang mengusulkan Zapin Penyengat, Kota Batam mengusulkan Joging, Kabupaten Lingga usulkan Tempah Bidan dan Legenda Meriam Tegak, serta Berdah usulan dari Kabupaten Karimun.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Kepri dan Riau, Jumhari, terlihat sangat berbahagia. ”Saya bersukur dan bahagia semua usulan Kepri direkomendasikan sebagai WBtB tahun 2023. Semoga tahun depan kita dapat mengusulkan lebih banyak lagi,” kata Jumhari. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengucap rasa syukur atas lolosnya Zapin Penyengat untuk ditetapkan sebagai WBtB Indonesia 2023.

Dengan diakui sebagai WBtB Indonesia, Zapin Penyengat akan lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia. 

“Selain untuk memperkenalkan kekayaan budaya di Tanjungpiang, ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya,” ujar Nazri.

Sebagai informasi, seluruh usulan dari semua provinsi di Indonesia yang direkomendasikan ada 213, termasuk Zapin Penyengat. Dari jumlah tersebut dua usulan gagal atau ditangguhkan. 

(ade) 

Kaitan kepri, kesenian, tanjungpinang, Tari, Zapin Penyengat
Admin 23 September 2023 23 September 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pulau Terkulai
Artikel Selanjutnya Warga Tak Perlu Berobat Jauh-Jauh

APA YANG BARU?

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kepri Masih Tinggi
Artikel 8 jam lalu 106 disimak
6 Orang Jadi Tersangka Narkoba; Brankas Berisi 752 Inex Disita
Artikel 8 jam lalu 95 disimak
44 Titik CCTV di kota Batam
Artikel 11 jam lalu 113 disimak
Cuaca Batam “Panggang” 33°C Sepekan, BMKG Ingatkan: Waspada Karhutla!
Artikel 19 jam lalu 177 disimak
Hadapi Puncak Kemarau Agustus, BP Batam Amankan Ketersediaan Air Bersih
Artikel 20 jam lalu 152 disimak

POPULER PEKAN INI

“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 3 hari lalu 578 disimak
Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 1 hari lalu 499 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 4 hari lalu 333 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 3 hari lalu 271 disimak
1.225 Pelari Padati Dekranasda Fun & Run 2026 di Tanjungpinang
Sports 3 hari lalu 258 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?