Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    MBG Ramadan di Batam ; 1 Biskuit-Setengah Jagung, SPPG Ditegur
    11 jam lalu
    KTP Luar Daerah Tidak Bisa Urus Kartu Kuning di Batam per 1 Maret 2026
    11 jam lalu
    2 Terdakwa WNA Thailand Minta Dibebaskan dari Tuntutan Hukuman Mati
    11 jam lalu
    Bupati Bintan Resmikan Dermaga di Pulau Mantang
    2 hari lalu
    Setahun Memimpin, Amsakar-Li Claudia Wujudkan Komitmen Membangun Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    11 jam lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    2 hari lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    3 hari lalu
    Progres Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bintan Terus Berjalan
    4 hari lalu
    Pengaturan Jam Operasi Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan di Batam
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 minggu lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Batam 2025
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 hari lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 minggu lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    1 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    7 bulan lalu
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Budaya

Zapin Penyengat dan Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Editor Admin 2 tahun lalu 1.2k disimak
Festival Zapin Penyengat yang diselenggarakan Lantamal IV Tanjungpinang tahun 2022. F. Lantamal IV Tanjungpinang

ZAPIN Penyengat yang diusulkan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) lolos uji dan resmi direkomendasikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI) untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBtB) Indonesia 2023. 

Apa itu Zapin Penyengat? 

Zapin merupakan tarian yang berasal dari negeri Yaman yang populer dalam kalangan masyarakat Melayu di Indonesia, terutama di wilayah yang bermayoritas Melayu seperti Kepulauan Riau.

Tari Zapin asal mulanya adalah kesenian yang dibawa oleh pedagang-pedagang Arab dari Gujarat sebagai media dakwah pada waktu penyebaran agama Islam ke daerah Kepulauan Riau. 

Tari Zapin ini menyebar keluar kawasan Riau, sejalan dengan perkembangan kerajaan-kerajaan Melayu. Dalam pembaurannya dengan budaya setempat, lahirlah berbagai macam ragam variasi pada tiap-tiap daerah. Namun demikian pola dasarnya tetap sama.

Zapin yang ada di Penyengat merupakan jenis tarian yang bernafaskan Islam. Tari Zapin Penyengat lahir dan berkembang di Pulau Penyengat pada tahun 1811 yang asal mulanya dari Kalimantan. 

Tari ini diciptakan oleh Encik Muhammad Ripin di Pulau Penyengat. Beliau berasal dari Sambas Kalimantan. Encik Muhammad Ripin berhijrah dan menetap di Pulau Penyengat. 

Setelah beliau wafat Tari Zapin Penyengat ini dikembangkan lagi oleh Raja Mahmud secara turun temurun. Raja Mahmud lahir di Pulau Penyengat dan asli asal dari Pulau Penyengat. 

Zapin Penyengat adalah tarian yang mengutamakan gerak dan langkah kaki, karena sudah diikat oleh kata Zapin itu sendiri yang bermakna gerakan kaki. 

Tari Zapin ini diciptakan atas dasar kehidupan dan kegiatan masyarakat Pulau Penyengat yang sangat aktif dan apresiasi terhadap kesenian Melayu. 

Dilihat dari faktor kehidupan dan kegiatan penduduk Pulau Penyengat ini, mata pencaharian utama adalah nelayan, hal ini disebabkan karena letak Pulau Penyengat di kelilingi oleh lautan. Di samping itu ada yang bekerja di instansi pemerintahan. Hal ini juga dapat dilihat dari ragam gerak yang ada dalam tari Zapin Penyengat tampaknya berawal dari gerak bekerja.

Hal mempengaruhi lahirnya Tari Zapin Penyengat adalah religi, karena penduduk asli Pulau Penyengat beragama Islam dan salah satu unsur kebudayaan Kepulauan Riau yang paling menonjol adalah keseniannya.

Zapin Penyengat termasuk salah satu yang lolos uji untuk ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia 2023. Keputusan tersebut ditetapkan dalam sidang yang berlangsung pada 28-31 Agustus lalu, di Jakarta. 

Pejabat Fungsional Pamong Budaya Madya, Disbudpar Kota Tanjungpinang, Syafaruddin, menyampaikan, dalam putusan tim penilai, Zapin Penyengat lolos uji dan direkomendasikan sebagai WBtB bersama dengan beberapa usulan warisan budaya lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Syafaruddin mengatakan, sebelum sidang putusan, masing-masing perwakilan kabupaten dan kota memaparkan usulannya di hadapan tim penilai. 

“Alhamdulillah, semua pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan baik oleh seluruh utusan kabupaten kota,” ucapnya, Jumat (1/9/2023).

Memang, kata Syafaruddin, sempat ada beberapa pertanyaan yang agak sulit dijawab, terutama berdah, karena banyak daerah dari provinsi lain seperti Jambi juga memiliki kesenian ini. 

“Zapin Penyengat memiliki ciri khas gerakan tari yang berbeda dari jenis zapin yang lain. Alhamdulillah, lolos dan direkomendasikan sebagai WBTb Indonesia,” ucap Syafaruddin.

Untuk diketahui, tahun ini, Provinsi Kepri menyertakan lima usulan dari kabupaten kota yakni Kota Tanjungpinang mengusulkan Zapin Penyengat, Kota Batam mengusulkan Joging, Kabupaten Lingga usulkan Tempah Bidan dan Legenda Meriam Tegak, serta Berdah usulan dari Kabupaten Karimun.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Kepri dan Riau, Jumhari, terlihat sangat berbahagia. ”Saya bersukur dan bahagia semua usulan Kepri direkomendasikan sebagai WBtB tahun 2023. Semoga tahun depan kita dapat mengusulkan lebih banyak lagi,” kata Jumhari. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengucap rasa syukur atas lolosnya Zapin Penyengat untuk ditetapkan sebagai WBtB Indonesia 2023.

Dengan diakui sebagai WBtB Indonesia, Zapin Penyengat akan lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia. 

“Selain untuk memperkenalkan kekayaan budaya di Tanjungpiang, ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya,” ujar Nazri.

Sebagai informasi, seluruh usulan dari semua provinsi di Indonesia yang direkomendasikan ada 213, termasuk Zapin Penyengat. Dari jumlah tersebut dua usulan gagal atau ditangguhkan. 

(ade) 

Kaitan kepri, kesenian, tanjungpinang, Tari, Zapin Penyengat
Admin 23 September 2023 23 September 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pulau Terkulai
Artikel Selanjutnya Warga Tak Perlu Berobat Jauh-Jauh

APA YANG BARU?

Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
Pendidikan 11 jam lalu 86 disimak
MBG Ramadan di Batam ; 1 Biskuit-Setengah Jagung, SPPG Ditegur
Artikel 11 jam lalu 94 disimak
KTP Luar Daerah Tidak Bisa Urus Kartu Kuning di Batam per 1 Maret 2026
Artikel 11 jam lalu 90 disimak
2 Terdakwa WNA Thailand Minta Dibebaskan dari Tuntutan Hukuman Mati
Artikel 11 jam lalu 89 disimak
Bupati Bintan Resmikan Dermaga di Pulau Mantang
Artikel 2 hari lalu 116 disimak

POPULER PEKAN INI

Pemuda Ditemukan Meninggal Dunia di Jembatan 3 Barelang
Artikel 3 hari lalu 210 disimak
Ahli Waris Pengemudi Ojek Online Yang Meninggal Terima Santunan Jaminan Kematian
Artikel 3 hari lalu 201 disimak
Cuaca Kepulauan Riau: Berawan Hingga Hujan Ringan
Artikel 3 hari lalu 195 disimak
Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
Sports 3 hari lalu 185 disimak
Amsakar Achmad Minta Pemuda Jadi Motor Penggerak Kemajuan Daerah
Artikel 3 hari lalu 177 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?