Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Awal Musim Hujan Bergeser, BMKG Imbau Kesiapsiagaan Lintas Sektor
    11 jam lalu
    Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
    11 jam lalu
    Napak Tilas Sejarah dan Budaya Melayu di Pulau Penyengat
    18 jam lalu
    Pemko Tanjungpinang Pangkas Jumlah RT/RW; Kini Bersisa 58 RT/14 RW
    19 jam lalu
    Intip Aktivitas Ilegal Lewat Langit: 27 Jurnalis Batam Ditempa Investigasi Berbasis Satelit
    19 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Timnas Basket 3×3 Indonesia Kawinkan Gelar Juara SEABA U17 2026 di Batam
    19 jam lalu
    Batam 10K 2026 Diikuti 2.500 Pelari
    2 hari lalu
    Assiamkang; Jejak Komunitas Teochew di Belantara Batam
    3 hari lalu
    143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikut Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan
    3 hari lalu
    Grup Musik No Na Buka Era Album Island Girl Lewat Lagu Star
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 hari lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    5 hari lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    2 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

“Waspada Tembakau Sintetis yang Memabukkan”

Editor Admin 2 tahun lalu 965 disimak
Ilustrasi, struktur kimia tembakau sintetik. © https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov

JAJARAN Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah laboratorium rumahan terselubung (clandestine laboratory) yang memproduksi narkotika jenis baru bernama MDMB-4EN-PINACA atau tembakau sintetis.

Daftar Isi
Apa itu Tembakau Sintetis? Efek samping tembakau sintetis

LABORATORIUM ini terletak di Cluster Mountain View, Jalan Gunung Pangrango No.185, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa tembakau sintetis ini merupakan narkotika jenis baru di Indonesia yang merupakan hasil sintesis dari ganja.

“Narkoba ini berbahaya karena efeknya lebih kuat dibandingkan ganja biasa,” ujar Suyudi kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).

Dalam penggerebekan tersebut, lima orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka berinisial H dan S yang berperan sebagai peracik di laboratorium, G sebagai kurir, B sebagai reseller, dan F yang berperan sebagai pengendali

“Yang menarik dari jaringan ini adalah Pinaca-nya, kalau biasanya Pinaca-nya dari luar, kalau ini nggak, Pinaca-nya yang dibikin dari sini,” kata Suyudi.

Meskipun sudah beroperasi selama 6 bulan, jaringan ini belum mendapatkan keuntungan. Target pasar mereka adalah seluruh Indonesia, dengan memanfaatkan media online untuk penjualan.

“Prekursornya dibeli dari China, dan transaksi pembayarannya menggunakan cryptocurrency,” katanya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 113 ayat 2 subsider Pasal 114 ayat 2 lebih subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 UU Narkotika No 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Apa itu Tembakau Sintetis?

SEBELUMNYA kasus tembakau sintetis dialami oleh Fico Fachriza, seorang komika, penyalahgunaan narkoba jenis tembakau sintetis sudah cukup sering terjadi.

Meski dinamakan tembakau, ia tetap masuk kategori narkotika dan obat-obatan berbahaya. GoWest.ID melansir informasi Kompas.tv dan ashefagriyapustaka.co.id, tembakau sintetis merupakan jenis narkoba yang dibuat dari campuran bahan kimia industri seperti AB- CHMINACA, FUB-AMB, 5-Fluoro-ADB.

Campuran ini dibuat dengan menyemprotkan kandungan tersebut ke daun kering atau potongan rumput sehingga bentuknya seperti lintingan rokok tembakau.

Tembakau sintetis berbeda dengan ganja, namun pembuat tembakau sintetis mencoba meniru efek yang biasa dihasilkan oleh ganja alami.

Sayangnya, karena terbuat dari campuran zat-zat kimia, efek THC (kandungan pada ganja) pada tembakau sintetis lebih kuat ketimbang efek THC pada ganja alami itu sendiri. Akibatnya, penggunaan tembakau sintetis ini memiliki dampak yang berbahaya bagi tubuh. Tembakau sintetis saat ini sudah dikategorikan dalam jenis narkotika golongan 1 yang hanya boleh digunakan sebagai penelitian saja.

Tembakau ini dirancang oleh John William Huffman, seorang profesor kimia dari Clemson University, sekitar 20 tahun yang lalu untuk digunakan sebagai penelitian. Huffman menyelidiki efek ganja sintetis ini kepada hewan dan tidak dikeluarkan sebagai konsumsi manusia karena efeknya yang sangat kuat.

Hingga pada 2008, karyanya dipublikasikan. Namun, ganja sintetis yang kemudian disebut JWH-018 muncul di laboratorium forensic Jerman hingga menyebar ke banyak orang yang penasaran ingin menjajal kebolehan tembakau ini.

Sayangnya, tembakau sintetis ini dianggap sebagai ganja varian baru dan banyak orang yang kemudian menyalahgunakannya. Harganya yang lebih murah menjadi daya tarik ganja sintetis ini.

Efek samping tembakau sintetis

TEMBAKAU sintetis memiliki efek yang kuat bagi penggunanya. Kandungan kimia yang terdapat di dalamnya dapat menyebabkan efek euphoria. Hal itu lantaran kandungan THC yang mengikat sistem reseptor CB1 di dalam otak.

Dengan dosis yang terbilang rendah, efek tembakau sintetis yang dirasakan sangat kuat dan menimbulkan beberapa efek samping yang dapat merusak organ-organ di tubuh, di antaranya:

Nyeri dada Pusing

Mual dan muntah

Kerusakan ginjal

Penglihatan kabur dan menghitam

Ngilu Kejang

Sakit kepala

Anggota tubuh mengalami kedutan

Pembesaran pupil

Kebingungan

Peningkatan glukosa

Penurunan kadar kalium dalam darah

Selain itu, dari segi psikis, tembakau sintetis dapat menyebabkan:

Halusinasi Psikosis

Emosi yang tidak terkontrol

Marah

Mengamuk

Ketergantungan terhadap tembakau sintetis juga dapat berakibat fatal, bahkan bisa berujung hingga kematian. Pengguna bisa mengalami sesak napas, serangan jantung, stroke, gagal jantung akut, darah tinggi, hingga kematian.

(ham)

Kaitan bahaya, efek, narkoba, Tembakau sintetik
Admin 3 Mei 2024 3 Mei 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kandas Karena Karang di Pulau Nipah, Kapal Yacht Aphrodite Diselamatkan KRI Lepu
Artikel Selanjutnya Fajar Alfian/Daniel Marthin Pastikan Langkah Indonesia di Semifinal Piala Thomas

APA YANG BARU?

Awal Musim Hujan Bergeser, BMKG Imbau Kesiapsiagaan Lintas Sektor
Artikel 11 jam lalu 211 disimak
Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 11 jam lalu 389 disimak
Napak Tilas Sejarah dan Budaya Melayu di Pulau Penyengat
Artikel 18 jam lalu 152 disimak
Pemko Tanjungpinang Pangkas Jumlah RT/RW; Kini Bersisa 58 RT/14 RW
Artikel 19 jam lalu 124 disimak
Timnas Basket 3×3 Indonesia Kawinkan Gelar Juara SEABA U17 2026 di Batam
Sports 19 jam lalu 145 disimak

POPULER PEKAN INI

Meriah! Pesta Rakyat HUT ke-13 RW 20 Cipta Permata Dihadiri Camat dan Lurah
Artikel 5 hari lalu 462 disimak
Jeritan Hati dan Ketidakpastian 1.025 Buruh PT Ghim Li Batam
In Depth 7 hari lalu 428 disimak
Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 11 jam lalu 389 disimak
Pemko Batam Bentuk Tim Investigasi dan Tanggung BPJS 1.025 Buruh PT Ghim Li
Artikel 6 hari lalu 364 disimak
BP Batam Dorong Industri Data Center Bangun SWRO Sendiri
Artikel 6 hari lalu 333 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?