Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Petani di Setokok Disambar Petir, 1 Meninggal Dunia, 1 Luka-luka
    2 jam lalu
    Pemko Batam Siapkan Skema Swastanisasi Dalam Pengelolaan Sampah
    4 jam lalu
    Awal Tahun 2026 Kunjungan Wisman ke Batam Mencapai 257.928 Orang
    5 jam lalu
    Belanja Pegawai Pemko Batam Capai 39%, Perlu Langkah Penyesuaian
    18 jam lalu
    Sanksi Petugas Pungli Imigrasi Batam Belum Diterapkan
    18 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    3 jam lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    3 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    3 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    4 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

“Waspada Tembakau Sintetis yang Memabukkan”

Editor Admin 2 tahun lalu 834 disimak
Ilustrasi, struktur kimia tembakau sintetik. © https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov

JAJARAN Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah laboratorium rumahan terselubung (clandestine laboratory) yang memproduksi narkotika jenis baru bernama MDMB-4EN-PINACA atau tembakau sintetis.

Daftar Isi
Apa itu Tembakau Sintetis? Efek samping tembakau sintetis

LABORATORIUM ini terletak di Cluster Mountain View, Jalan Gunung Pangrango No.185, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa tembakau sintetis ini merupakan narkotika jenis baru di Indonesia yang merupakan hasil sintesis dari ganja.

“Narkoba ini berbahaya karena efeknya lebih kuat dibandingkan ganja biasa,” ujar Suyudi kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).

Dalam penggerebekan tersebut, lima orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka berinisial H dan S yang berperan sebagai peracik di laboratorium, G sebagai kurir, B sebagai reseller, dan F yang berperan sebagai pengendali

“Yang menarik dari jaringan ini adalah Pinaca-nya, kalau biasanya Pinaca-nya dari luar, kalau ini nggak, Pinaca-nya yang dibikin dari sini,” kata Suyudi.

Meskipun sudah beroperasi selama 6 bulan, jaringan ini belum mendapatkan keuntungan. Target pasar mereka adalah seluruh Indonesia, dengan memanfaatkan media online untuk penjualan.

“Prekursornya dibeli dari China, dan transaksi pembayarannya menggunakan cryptocurrency,” katanya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 113 ayat 2 subsider Pasal 114 ayat 2 lebih subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 UU Narkotika No 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Apa itu Tembakau Sintetis?

SEBELUMNYA kasus tembakau sintetis dialami oleh Fico Fachriza, seorang komika, penyalahgunaan narkoba jenis tembakau sintetis sudah cukup sering terjadi.

Meski dinamakan tembakau, ia tetap masuk kategori narkotika dan obat-obatan berbahaya. GoWest.ID melansir informasi Kompas.tv dan ashefagriyapustaka.co.id, tembakau sintetis merupakan jenis narkoba yang dibuat dari campuran bahan kimia industri seperti AB- CHMINACA, FUB-AMB, 5-Fluoro-ADB.

Campuran ini dibuat dengan menyemprotkan kandungan tersebut ke daun kering atau potongan rumput sehingga bentuknya seperti lintingan rokok tembakau.

Tembakau sintetis berbeda dengan ganja, namun pembuat tembakau sintetis mencoba meniru efek yang biasa dihasilkan oleh ganja alami.

Sayangnya, karena terbuat dari campuran zat-zat kimia, efek THC (kandungan pada ganja) pada tembakau sintetis lebih kuat ketimbang efek THC pada ganja alami itu sendiri. Akibatnya, penggunaan tembakau sintetis ini memiliki dampak yang berbahaya bagi tubuh. Tembakau sintetis saat ini sudah dikategorikan dalam jenis narkotika golongan 1 yang hanya boleh digunakan sebagai penelitian saja.

Tembakau ini dirancang oleh John William Huffman, seorang profesor kimia dari Clemson University, sekitar 20 tahun yang lalu untuk digunakan sebagai penelitian. Huffman menyelidiki efek ganja sintetis ini kepada hewan dan tidak dikeluarkan sebagai konsumsi manusia karena efeknya yang sangat kuat.

Hingga pada 2008, karyanya dipublikasikan. Namun, ganja sintetis yang kemudian disebut JWH-018 muncul di laboratorium forensic Jerman hingga menyebar ke banyak orang yang penasaran ingin menjajal kebolehan tembakau ini.

Sayangnya, tembakau sintetis ini dianggap sebagai ganja varian baru dan banyak orang yang kemudian menyalahgunakannya. Harganya yang lebih murah menjadi daya tarik ganja sintetis ini.

Efek samping tembakau sintetis

TEMBAKAU sintetis memiliki efek yang kuat bagi penggunanya. Kandungan kimia yang terdapat di dalamnya dapat menyebabkan efek euphoria. Hal itu lantaran kandungan THC yang mengikat sistem reseptor CB1 di dalam otak.

Dengan dosis yang terbilang rendah, efek tembakau sintetis yang dirasakan sangat kuat dan menimbulkan beberapa efek samping yang dapat merusak organ-organ di tubuh, di antaranya:

Nyeri dada Pusing

Mual dan muntah

Kerusakan ginjal

Penglihatan kabur dan menghitam

Ngilu Kejang

Sakit kepala

Anggota tubuh mengalami kedutan

Pembesaran pupil

Kebingungan

Peningkatan glukosa

Penurunan kadar kalium dalam darah

Selain itu, dari segi psikis, tembakau sintetis dapat menyebabkan:

Halusinasi Psikosis

Emosi yang tidak terkontrol

Marah

Mengamuk

Ketergantungan terhadap tembakau sintetis juga dapat berakibat fatal, bahkan bisa berujung hingga kematian. Pengguna bisa mengalami sesak napas, serangan jantung, stroke, gagal jantung akut, darah tinggi, hingga kematian.

(ham)

Kaitan bahaya, efek, narkoba, Tembakau sintetik
Admin 3 Mei 2024 3 Mei 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kandas Karena Karang di Pulau Nipah, Kapal Yacht Aphrodite Diselamatkan KRI Lepu
Artikel Selanjutnya Fajar Alfian/Daniel Marthin Pastikan Langkah Indonesia di Semifinal Piala Thomas

APA YANG BARU?

Petani di Setokok Disambar Petir, 1 Meninggal Dunia, 1 Luka-luka
Artikel 2 jam lalu 52 disimak
Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
Sports 3 jam lalu 53 disimak
Pemko Batam Siapkan Skema Swastanisasi Dalam Pengelolaan Sampah
Artikel 4 jam lalu 59 disimak
Awal Tahun 2026 Kunjungan Wisman ke Batam Mencapai 257.928 Orang
Artikel 5 jam lalu 56 disimak
Belanja Pegawai Pemko Batam Capai 39%, Perlu Langkah Penyesuaian
Artikel 18 jam lalu 107 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 6 hari lalu 327 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 7 hari lalu 325 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 6 hari lalu 317 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 6 hari lalu 258 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 5 hari lalu 250 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?