Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Berlaku Setiap Jum’at, ASN Kabupaten Bintan Mulai Laksanakan Kerja WFH
    9 jam lalu
    Puluhan Bangunan Ilegal di Sei Binti Ditertibkan Tim Terpadu Kota Batam
    9 jam lalu
    Pemko Batam Mulai Berlakukan Sistem Kerja WFH Setiap Hari Jum’at
    11 jam lalu
    Akibat Pria Mabuk Bawa Kendaraan, Satu Orang Meninggal Dunia
    12 jam lalu
    Polisi di Batam Tertibkan 102 Sepeda Motor Knalpot “Brong”
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih di Klenteng Senggarang
    14 jam lalu
    “Pulau Minyak dan Karantina; Sambu, 1929”
    2 hari lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    4 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    4 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Kendala Bahasa dan Budaya Tak Surutkan Dua Purna Paskibra Latih Tim di Washington DC

Editor Admin 2 tahun lalu 789 disimak

DUA mantan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dari Merauke – Papua Selatan, dan Tomohon – Sulawesi Utara ikut melatih tim Paskibra di Washington DC, Amerika, tahun ini. Kendala format dan masa latihan yang singkat, cuaca yang luar biasa panas, dan bahkan bahasa, tak menyurutkan tekad mereka menebar dan memperkuat rasa cinta tanah air.

Daftar Isi
Pendekatan Personal Satukan HatiOrang Tua Ikut Rasakan ManfaatBangga Anak Ikut Paskibra, Sumarti Pamerkan Foto & Video pada Orang SekampungErmawati Ingin Mewarisi Semangat Paskibra

SETELAH latihan intensif setiap hari Selasa dan Jumat, selama lima minggu, sejak awal Juli lalu, 16 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Washington DC dinilai telah siap untuk melaksanakan tugas mereka pada tanggal 17 Agustus nanti. Paskibra yang berusia antara 14-17 tahun ini terdiri dari delapan laki-laki dan delapan perempuan, yang empat di antaranya berjilbab.

Pengukuhan 16 personel Paskibra Washington DC pada hari Kamis (15/8) yang akan mengibarkan bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.

Kesiapan mereka untuk menjalankan tugas tidak lepas dari peran tiga pelatih mereka dari kantor Atase Pertahanan KBRI Washington DC dan dua mantan Paskibra dari Indonesia – atau biasa disebut sebagai Purna Paskibra – yaitu Joaena Wattimena dari Merauke, Papua Selatan, dan Priscilla Wondal dari Tomohon, Sulawesi Utara. Keduanya adalah mahasiswi tahun terakhir di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, yang sedang magang di KBRI Washington DC.

Diwawancarai VOA melalui telpon, Joaena – yang menjadi Paskibraka di Merauke tahun 2016 – mengatakan sangat senang berkesempatan ikut melatih “adik tingkat,” demikian sebutan yang biasa digunakan dalam Paskibra; dan sangat terharu.

Joaena Wattimena, Purna Paskibra asal Merauke, Papua Selatan, yang kini ikut melatih tim Paskibra Washington DC.

“Kita dipercayakan dari Indonesia untuk melatih teman-teman di sini, meski mereka sudah sejak lahir atau dibawa orang tuanya sejak kecil ke Amerika dan sudah terbentuk karakternya, kini kita harus melatih mereka baris-berbaris, menghormati bendera merah putih dan tahu arti penting bendera kita, membuat mereka memahami bahwa apa yang dilakukan adalah suatu misi besar – menaikkan dan menurunkan bendera merah putih saat peringatan Hari Kemerdekaan – momentum yang tidak dimiliki semua orang.”

Melatih 16 anak Indonesia yang sejak kecil dibesarkan di Amerika, atau bahkan lahir di Amerika, dalam waktu singkat, bukan pekerjaan mudah.

Priscilla Wondal, Purna Paskibra asal Tomohon, Sulawesi Utara, dengan telaten mengajari satu per satu anggota Paskibra Washington DC.

Priscilla, Purna Paskibraka dari Tomohon tahun 2019, yang oleh “anak asuh” di DC dikenal sebagai “Kak Prisil” merasakan betul hal ini.

“Jika dibandingkan dengan pelatihan yang kami pernah jalani dulu, tantangan paling utama yang kami hadapi di sini adalah bahasa. Rasanya gemes ada, gregetan ada, tapi bangga juga ada. Gemes karena mereka anak Indonesia, tapi karena dibesarkan di sini jadi tidak bisa berbahasa Indonesia. Bagusnya mereka mau bertanya, nanya-nanya terus malah. Mereka ingin tahu, jadi setelah latihan pun mereka mendatangi saya, bertanya ini benar gak kak, apa yang harus diperbaiki.”

Pendekatan Personal Satukan Hati

JOAENA mengatakan pendekatan personal terbukti berhasil mencairkan suasana dan menimbulkan kehangatan di antara anak muda beda generasi dan beda budaya yang berasal dari satu akar rumput ini.

“Bagaimana cara melatih adik-adik ini benar-benar tergantung kita, harus sangat personal. Didekati satu per satu. Diberitahu, begini lho menjadi Paskibra yang benar. Jadi mereka akhirnya merasa kakaknya asyik, bisa ditanya-tanya bagaimana bisa membawa bendera merah putih pada 17 Agustus nanti. Ya kita harus sabar sekali, karena beda banget! Di sana kita dibentak-bentak saat dilatih, di sini tidak bisa. Beda 180 derajat. Saya sejak awal diberitahu tidak boleh menggunakan kalimat kasar atau tekanan kata tertentu, beda sekali dengan di Indonesia.”

Dua Purna Paskibra Joaena Wattimena dan Priscilla Wondal dengan sabar melatih anggota tim Paskibra Washington DC sejak pertengahan Juli lalu.

Orang Tua Ikut Rasakan Manfaat

PARA orang tua yang putra-putrinya terpilih menjadi anggota Paskibra Washington DC tahun ini ikut merasakan manfaat keberadaan dua Purna Paskibra seperti Joaena dan Priscilla, yang sangat membantu putra-putra mereka memahami perintah yang diberikan ketika latihan baris berbaris, dan sekaligus belajar disiplin, tata krama dan sopan santun Indonesia.

Tak jarang anak-anak seakan mendapatkan konfirmasi dari “kakak tingkat” mereka, tentang apa yang sedang terjadi di Indonesia. Tidak aja soal politik dan sosial budaya, tapi juga soal sederhana seperti makanan dan tempat yang sedang seru dikunjungi.

Atase Pertahanan di KBRI Washington DC Marsma TNI Edwardus Wisoko Aribowo bersama tim menjadi pelatih utama Paskibra Washington DC.

Bangga Anak Ikut Paskibra, Sumarti Pamerkan Foto & Video pada Orang Sekampung

LEPAS dari hal-hal itu, para orang tua tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan sekaligus haru. Diantaranya adalah Sumarti, yang sudah belasan tahun tinggal di Amerika membesarkan putranya – Kevin – seorang diri. Tahun ini merupakan tahun kedua Kevin terpilih menjadi anggota Paskibra. Ia menceritakan betapa bangganya orang sekampungnya di Banyuwangi, Jawa Timur.

Sumarti, asal Banyuwangi, dengan bangga memamerkan foto putranya yang menjadi anggota Paskibra Washington DC kepada orang-orang sekampungnya.

“Saya kirim fotonya yang tahun lalu dan sama neneknya dicetak, diperbesar, ditunjukkin sama orang-orang di kampung. Mereka senang sekali. Kakeknya sampai nangis. Dia bilang ke orang-orang yang datang ke rumah, dia sangat bangga karena cucunya di Amerika bisa jadi anggota Paskibra yang selama ini hanya dia lihat di televisi. Anak saya ini belum pernah pulang ke Indonesia. Insya Allah nanti…”

Ermawati Ingin Mewarisi Semangat Paskibra

HAL senada disampaikan Ermawati Pandiangan, yang sejak tahun 2001 tinggal di Amerika untuk membesarkan lima anaknya dan belum pernah sekali pun mudik ke Indonesia. Putra ketiganya, Christopher Imanuel Pandiangan, akan menjadi salah seorang tim pengibar bendera pada pagi hari 17 Agustus nanti. Yang sangat mengharukan baginya adalah karena ia sendiri pernah menjadi anggota tim Paskibra di tingkat Jakarta Selatan, puluhan tahun lalu.

“Terus terang saja Chris ikut Paskibra ini karena dorongan Mama-nya.. hahahaha… Karena saya sendiri pernah ikut Paskibra dulu, perwakilan dari Jakarta Selatan. Aku ingin banget anakku ikut Paskibra, tapi dari anak pertama dan kedua gak ada yang mau. Baru Chris yang mau. Dan dia tambah semangat setelah bertemu dengan sesama anak Indonesia yang juga seperti dia, lahir atau dibesarkan di sini, sangat cinta Indonesia tapi sulit mengekspresikannya karena meski orang tuanya Indonesia, tapi sehari-hari khan dia sekolah dan bicara dalam bahasa Inggris, pola berpikirnya juga seperti orang sini. Tapi dia suka makanan Indonesia dan sangat-sangat Indonesia.”

Baik Sumarti, maupun Ermawati, merasa kehadiran dua purna Paskibra seperti Joaena dan Priscilla sangat membantu putra-putra mereka memahami perintah yang diberikan ketika latihan baris berbaris, dan sekaligus belajar disiplin, tata krama dan sopan santun Indonesia. Tak jarang mereka bertukar kabar tentang apa yang sedang terjadi di negara seribu pulau itu, dan perjuangan kedua “kakak tingkat” mengatasinya. 

[em/jm]

Kaitan Hut ri, indonesia, kemerdekaan, washington dc
Admin 16 Agustus 2024 16 Agustus 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Progres Rempang Eco-City, BP Batam Gesa Pengerjaan Rumah Baru di Tanjung Banon
Artikel Selanjutnya Menteri Agama: Izin Pendirian Rumah Ibadah Tak Perlu Rekomendasi FKUB, Wapres Protes

APA YANG BARU?

Berlaku Setiap Jum’at, ASN Kabupaten Bintan Mulai Laksanakan Kerja WFH
Artikel 9 jam lalu 126 disimak
Puluhan Bangunan Ilegal di Sei Binti Ditertibkan Tim Terpadu Kota Batam
Artikel 9 jam lalu 114 disimak
Pemko Batam Mulai Berlakukan Sistem Kerja WFH Setiap Hari Jum’at
Artikel 11 jam lalu 126 disimak
Akibat Pria Mabuk Bawa Kendaraan, Satu Orang Meninggal Dunia
Artikel 12 jam lalu 128 disimak
Polisi di Batam Tertibkan 102 Sepeda Motor Knalpot “Brong”
Artikel 14 jam lalu 141 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 7 hari lalu 421 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 6 hari lalu 372 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 7 hari lalu 363 disimak
Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 4 hari lalu 337 disimak
Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
Artikel 3 hari lalu 316 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?