Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Stand Layanan Ketapel Disdukcapil Batam Diserbu Masyarakat
    22 jam lalu
    Terkait Pungli, Ombudsman Kepri Peringatkan Pimpinan Baru Imigrasi Batam
    1 hari lalu
    Puluhan Produk UMKM Batam Mulai Tembus Pasar Ekspor
    1 hari lalu
    Sikapi Dinamika Harga BBM, Waka BP Batam Gelar Pertemuan dengan Lembaga Terkait
    1 hari lalu
    Terima Kunjungan Walikota Kupang, Kepala BP Batam Perkenalkan Dashboard Invesatsi
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    2 hari lalu
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    1 minggu lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    2 minggu lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    2 minggu lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Disnakertrans Kepri Menyayangkan Maraknya Tindakan Penelantaran Pekerja Subcon

Editor Redaksi 8 bulan lalu 313 disimak
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepulauan Riau, Dicky Wijaya. F/ Disediakan Gowest.id

KEPALA Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepulauan Riau, Dicky Wijaya, menyayangkan masih maraknya praktik memperlantarkan para pekerja oleh perusahaan pemberi kerja seperti yang terjadi baru-baru ini, yang menimpa puluhan pekerja bangunan dari Jawa Barat di Batam.

Dicky mengakui adanya kasus tersebut, namun, ia menjelaskan para pekerja itu adalah subkontraktor (subcon) dari perusahaan luar Batam dan tidak terdaftar di Disnakertrans.

“Pekerja dari luar Kepri subcon dari luar Kepri. Banyak yang seperti ini. Jadi tidak terdata,” kata Dicky, Rabu (13/8/2025), seperti dikutip dari Bisnis.com.

Menurut Dicky, para pekerja tersebut bekerja di PT Tunas Kabil melalui subkontraktor. Masalahnya, mereka didatangkan langsung dari Pulau Jawa tanpa melalui prosedur yang benar dan tidak melapor ke Disnaker. Kondisi ini membuat Disnakertrans tidak bisa memberikan perlindungan hukum.

“Kasihan pekerjanya. Kami enggak bisa lindungi. Kalau kami ke sana ya mereka jatuhnya ilegal. Kami enggak bisa lacak, tidak ada aturan apa pun karena mereka liar,” ujarnya.

Maraknya kasus seperti ini, kata Dicky, menjadi tantangan tersendiri bagi pengawasan ketenagakerjaan.

Banyaknya pekerja dari luar daerah yang masuk tanpa melalui jalur resmi membuat mereka rentan terhadap eksploitasi, seperti tidak dibayar gajinya atau tidak mendapatkan hak-hak dasar sebagai pekerja.

“Tanpa data dan laporan yang jelas, pengawasan menjadi sulit dan pekerja menjadi tidak berdaya” pungkasnya.

Sebagaimana yang diketahui, sebelumnya, viral berdar sebuah video yang diunggah di media sosial TikTok yang berisi dukungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk puluhan pekerja bangunan asal Jawa Barat yang diterlantarkan tanpa digaji di Batam.

Dalam videoa tersebut, salahseorang pekerja bernama Chandra meminta perlindungan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ia mengaku sebagai warga Jawa Barat dan menyebut ada 63 pekerja yang mengalami nasib serupa: gaji tidak dibayar selama lebih dari satu bulan dan diusir dari tempat tinggal mereka.

“Saya, Chandra, sebagai warga Jawa Barat, minta perlindungan ke Kang Dedi Mulyadi. Saya di sini sama rekan-rekan, 63 orang, ditindas sama orang China. Hak saya, keringat saya selama satu bulan lebih gak dibayar. Saya minta tolong bantuannya,” kata Chandra dalam video tersebut.

“Saya kerja, bukan apa-apa. Sekarang gaji gak dibayar, suruh keluar juga langsung hari ini. Tolong tanggapi Pak Dedi, tolong sebesar-besarnya.”

Dalam vidoe tersebut, nampak juga Dedi Mulyadi yang berjanji akan memulangkan segera puluhan pekerja asal Jabar tersebut.

“Buat saudaraku, sahabatku, dulur kuring, dulur aing, insyaallah kita akan segera tangani,” kata Dedi dalam video tersebut.

Dedi Mulyadi menegaskan, prioritasnya saat ini adalah keselamatan dan kepulangan para pekerja. Pihaknya juga akan mempelajari jalur hukum terkait masalah hak upah yang belum dibayarkan. (*)

Kaitan batam, Disnakertrans, kepri, Pekerja Subcon, Pekerja Terlantar
Redaksi 14 Agustus 2025 14 Agustus 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya 162 KK Terdampak Proyek Rempang Eco-City Telah Terima SHM di Tanjung Banon
Artikel Selanjutnya Supplier Apple Bangun Pabrik di Batam, Begini Penjelasan BKPM

APA YANG BARU?

Stand Layanan Ketapel Disdukcapil Batam Diserbu Masyarakat
Artikel 22 jam lalu 44 disimak
Terkait Pungli, Ombudsman Kepri Peringatkan Pimpinan Baru Imigrasi Batam
Artikel 1 hari lalu 57 disimak
Puluhan Produk UMKM Batam Mulai Tembus Pasar Ekspor
Artikel 1 hari lalu 63 disimak
Sikapi Dinamika Harga BBM, Waka BP Batam Gelar Pertemuan dengan Lembaga Terkait
Artikel 1 hari lalu 57 disimak
Terima Kunjungan Walikota Kupang, Kepala BP Batam Perkenalkan Dashboard Invesatsi
Artikel 2 hari lalu 136 disimak

POPULER PEKAN INI

Selama Kegiatan MTQH XXXIV, Disdukcapil Buka Layanan Adminduk di Lokasi Acara
Artikel 5 hari lalu 368 disimak
Terkait ODGJ dan Orang Terlantar, Dinsos Batam Respon Cepat Laporan Masyarakat
Artikel 6 hari lalu 319 disimak
Tekan Tingkat Kobocoran, ABH Buka Legalisasi Sambungan Air
Artikel 6 hari lalu 311 disimak
45 Komunitas Ramaikan Jong Race Festival 2026 di Bintan
Artikel 6 hari lalu 294 disimak
Buntut Kasus Pungutan Liar, Kepala Imigrasi Kepri dan Batam Diganti
Artikel 3 hari lalu 276 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?