WARGA Dapur Arang, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang terjebak di antara akar bakau pada Sabtu (1/11/2025) kemarin. Pria berinisial BA (45) yang merupakan penduduk setempat diduga meninggal setelah terpeleset dan jatuh ke perairan saat hujan deras.
Menurut Iptu Rahmad Susanto, Kanit Reskrim Polsek Nongsa, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Jepri. Jepri melihat tubuh tanpa nyawa itu mengapung di dekat kawasan bakau.
“Setelah menemukannya, Jepri segera memberitahukan warga lain dan melapor ke polisi,” jelas Rahmad, Senin (3/11/2025).
Respon cepat dari pihak kepolisian dan Tim Inafis Polresta Barelang membawa mereka ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh BA. Rahmad menjelaskan bahwa dugaan sementara menyebutkan korban terpeleset dan tenggelam saat hujan.
“Keluarganya mengaku bahwa BA sudah beberapa hari tidak terlihat,” tambahnya.
Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Mereka telah menerima jenazah untuk dimakamkan,” ungkap Rahmad.
Polisi memastikan bahwa tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini.
“Berdasarkan hasil visum dan keterangan keluarga, kematian korban murni disebabkan oleh kecelakaan,” tutupnya.
(dha)


