KEJUARAAN Antar Satuan Latihan (Kejursat) IV Tarung Derajat se-Kota Batam secara resmi ditutup oleh Walikota Batam yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, di Pollux Mall Batam Center, Minggu (23/11/2025).
Kejursat yang berlangsung selama dua hari tersebut mendapat sambutan antusias para petarung dari 14 Satuan Latihan (Satlat) yang ikut serta.
Suasana kompetisi terasa semakin meriah dengan kehadiran atlet-atlet muda yang tampil penuh semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia menegaskan bahwa Tarung Derajat tidak hanya menjadi cabang olahraga, melainkan juga sarana pembinaan karakter bagi generasi muda Batam.
“Tarung Derajat adalah wadah untuk menyalurkan hobi dan energi secara positif. Daripada terjerumus tawuran atau kenakalan remaja, lebih baik para pemuda berlatih, berprestasi, dan membangun disiplin melalui olahraga,” ujarnya.
Kejuaraan ini diikuti puluhan atlet Tarung Derajat junior putra dan putri dari berbagai satuan latihan di Kota Batam.
Mereka bertanding pada sejumlah kelas yang menguji kekuatan fisik, teknik, mental, dan sportivitas yakni nilai yang selalu dijunjung tinggi dalam seni bela diri Tarung Derajat.
Firmansyah berharap, Kejursat Tarung Derajat dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai wadah pembinaan dan seleksi atlet muda potensial. Menurutnya, generasi muda Batam memiliki peluang besar meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Pemerintah Kota Batam, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan olahraga, termasuk Tarung Derajat, guna melahirkan atlet-atlet berdaya saing yang mampu mengharumkan nama daerah.
Dengan berakhirnya Kejursat IV Tarung Derajat ini, semangat sportivitas, persaudaraan, dan disiplin yang telah terbangun diharapkan dapat terus dijaga oleh seluruh peserta serta pelatih di setiap satuan latihan.
Kepada Gowest Indonesia, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) KODRAT (tarung Derajat) Kota Batam, Dendi N Poernomo mengatakan, Kejursat merupakan agenda rutin Pengda Kota Batam.
Menurutnya, selain sebagai ajang mencari bibit atlet baru dari seluruh Satuan Latihan (Satlat) yang ada, juga sebagai ajang uji kemampuan para atlet dari latihan yang mereka jalani.
“Ini agenda rutin kami dari pengurus daerah Batam, sebagia ajang untuk mencari bibit dan bakat baru atlet Tarung Derajat kota Batam. Kami gelar per 2 tahun sekali, namun jika anggaranya memungkinkan, kami gelar 1 tahun sekali” jelas Dendi.
Ia juga menyampaikan, selain Kejursat, pihak Pengda Kodrat Kota Batam rutin menjalankan agenda lainya seperti latihan gabungan bersama seluruh Satlat, pelatihan wasit Tarung Derajat dan juga pelatihan bagi Pelatih.
“Kami rutin juga melakukan latihan bersama seluruh Satlat se Kota Batam, ada 21 Satlat. selain itu ada juga pelatihan untuk wasit dan pelatih” pungkas Dendi.
(zah)


