Hubungi kami di

Dunia

Aksi Keji Bankir Pembunuh 2 TKW, Proses Mutilasi Difilmkan!

iqbal fadillah

Terbit

|

PENGADILAN Tinggi di Hongkong menggelar sidang kasus pembunuhan 2 Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia. Terdakwa pembunuhnya,  Rurik Jutting, membuat pengakuan yang mengejutkan. Ia merekam proses mutilasi yang dilakukannya terhadap dua pekerja migran asal Indonesia tersebut!

Laman The Sun, Senin 24 Oktober 2016 memberitakan pria berusia 31 tahun itu mengaku telah membunuh dua pekerja wanita asal Indonesia di apartemennya di Hong Kong. Dua korban diketahui bernama Seneng Mujiasih dan Sumarti Ningsih.

Mayat Sumarti Ningsih, berusia 23, dan Seneng Mujiasih 26 tahun, ditemukan di apartemen dari mantan karyawan Bank of America Merrill Lynch itu hampir dua tahun yang lalu.

Foto Sumarti Ningsih saat masih hidup : Facebook

Foto Sumarti Ningsih saat masih hidup : Facebook

Seperti diberitakan di telegraph.co.uk, jasad Mujiasih ditemukan di ruang tamu dengan luka pisau ke kaki dan pantatnya. Sementara tubuh membusuk  Ningsih ditemukan beberapa jam kemudian di dalam koper di balkon apartemen Bankir tersebut.

Foto Seneng Mujiati saat masih hidup : Facebook

Foto Seneng Mujiati saat masih hidup : Facebook

Ketika dibawa ke Pengadilan Tinggi, Jutting yang mengenakan kemeja biru mengaku tidak menyesal telah membunuh Seneng dan Sumarti. Tetapi, ia menyesal karena tidak bertanggung jawab terhadap pemotongan tubuh korbannya dan menolak menguburkan jasad korban-korbannya.

Pria ini juga memasukkan tubuh salah satu korban ke dalam koper di apartemennya.

Rekaman ini membuat para juri pengadilan merasa sakit. Seorang deputi hakim pengadilan, Stuart Moore mengatakan, kejadian ini sungguh mengejutkan. Terlebih sang pelaku merekam aksi sadisnya terhadap dua korbannya.

BACA JUGA :  Negara di Mana Pakai Facebook dan WhatsApp Harus Bayar

“ Pelaku memfilmkan aksinya menyiksa korban dengan iPhone. Dia merekam segala aksinya terhadap orang-orang yang dibunuhnya,” kata Moore.

Beberapa juri mengaku tidak senang dengan rekaman video tersebut. Bahkan, mereka berharap tidak mengalami mimpi buruk setelah melihat video tersebut. ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook