Terhubung Dengan Kami

Gaptek? Gak Lah!

Apple Hapus Aplikasi Vape dari App Store

ilham kurnia

Dipublikasi

pada

Ilustrasi rokok elektrik (Pixabay)

APPLE telah menghapus 181 aplikasi terkait vape atau rokok elektrik dari App Store. Sebelumnya, Apple sudah tidak lagi menerima aplikasi vape baru pada Juni lalu.

Kebijakan Apple ini menyusul peringatan ahli kesehatan bahwa vape membahayakan kesehatan dengan ribuan kasus yang telah dilaporkan. Apple memperbarui Panduan Tinjauan App Store dengan melarang aplikasi yang mendorong atau memfasilitasi penggunaan produk (vaping).

“Sampai hari ini, aplikasi ini tidak lagi tersedia untuk didownload,” tulis Apple dalam sebuah pernyataan resmi, seperti dikutip dari The Verge.

Selain itu kebijakan penghapusan aplikasi juga terkait kekhawatiran terhadap produk vaping yang telah menyebabkan 42 orang meninggal karena gangguan paru-paru. Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menduga disebabkan pengental bahan kimia yang ditambahkan ke produk vaping.

Apple dalam pernyataannya melalui Axios mengatakan sangat berhati-hati dalam memasukkan aplikasi ke App Store. Kehati-hatian ini tak lepas dari App Store sebagai tempat tepercaya bagi pelanggan, terutama kaum muda untuk mengunduh aplikasi.

“Kami terus mengevaluasi aplikasi dan melakukan konsultasi untuk menentukan risiko terhadap kesehatan dan kesejahteraan pengguna,” tambah Apple. 

(*)

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Budaya6 hari lalu

“MERAWAT GASING MELAYU” | GALERI

GASING merupakan permainan tradisi yang kerap ditemui di masyarakat Melayu pada zaman dahulu. Sekarang, sudah tidak banyak lagi yang memainkannya....

Pop & Roll6 hari lalu

Sudah Jelas, Jenis Kelamin Lucinta Luna Adalah Wanita

JAJARAN Polres Metro Jakarta Barat telah menerima salinan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ihwal perubahan jenis kelamin Lucinta Luna. Surat tersebut...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Berhati-Hati, Ada Malware Yang Disuntikkan di Konten Informasi Tentang Virus Corona

VIRUS corona disalahgunakan oleh beberapa oknum untuk memasukkan malware ke perangkat mobile. Pakar informasi dan teknologi (IT) mengungkapkan celah masuknya malware ke...

Makan Enak2 minggu lalu

Nyicip Lendot Khas Karimun

LENDOT adalah makanan khas masyarakat Melayu. Khususnya bagi warga yang tinggal di kabupaten Karimun. Makanan yang terbuat dari sagu dengan...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

4 Vendor China Bergabung Bikin Pesaing Google PlayStore

EMPAT vendor ponsel asal China, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan sebuah platform toko aplikasi smartphone Android pesaing...

Makan Enak2 minggu lalu

Harris Resort Barelang Batam Hadirkan Menu Baru di 2020

JUICE Bar, HARRIS Café, 20 Feet Snack & Bar, Rocksalt Beach Club dan Ti Punch Bar HARRIS Resort Barelang Batam,...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Proses Pemulangan WNI Dari Wuhan | KILAS BALIK

DALAM beberapa hari ini, proses pemulangan 238 WNI asal Wuhan, China begitu menyita perhatian publik. Banyak yang mendukung langkah pemerintah...

Hidup Sehat2 minggu lalu

Virus Corona Tidak Ditularkan Dari Benda Mati

VIRUS Corona tidak menular melalui barang maupun pakaian. Terkait keresahan masyarakat apakah Novel Coronavirus (2019-nCoV) dapat menular melalui barang paketan,...

Pop & Roll3 minggu lalu

Ronaldo Jadi Yang Pertama Dengan 200 Juta Followers di IG

BINTANG sepak bola Cristiano Ronaldo merayakan raihan  200 juta pengikut di Instagram. Ronaldo pun memposting keberhasilan ini melalui sebuah postingan....

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Menampilkan Galaksi Bimasakti di Ponsel Pakai Google Earth

MESKIPUN tidak bisa menikmati keindahan luar angkasa, kita bisa melihat alam semesta di smartphone lewat bantuan Google Earth. Sayangnya, selama...