Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penumpang Speed Boat Karunia Jaya Jatuh di Perairan Coastal Area Karimun
    6 jam lalu
    Bupati Bintan Komitmen Dukung Penguatan Ekraf Produk Fesyen Lokal
    8 jam lalu
    Perang di Timur Tengah Tidak Pengaruhi Rencana Jadwal Umrah dari Kota Batam
    9 jam lalu
    Kejari Batam Gelar Bazar Ramadhan Pasar Sembako Murah
    13 jam lalu
    Waka BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam Kota Batam
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    1 minggu lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    1 minggu lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    2 minggu lalu
    Progres Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bintan Terus Berjalan
    2 minggu lalu
    Pengaturan Jam Operasi Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan di Batam
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    6 hari lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    4 minggu lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Batam 2025
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 minggu lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    1 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Budaya

Batam Kenalkan Lima Jenis Pakaian Adat Melayu kepada Guru dan Pelajar

Editor Admin 3 tahun lalu 3.9k disimak

PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus memperkenalkan lima jenis pakaian adat Melayu di Batam ke masyarakat, terutama kepada para guru maupun pelajar.

Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki lima jenis pakaian adat Melayu yang merupakan warisan sejarah dan budaya berabad-abad lalu.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan jenis pakaian Melayu Batam identik dengan budaya Islam. Pakaian tersebut memiliki ukuran yang agak longgar dan tidak tipis atau tidak tembus pandang.

“Jenis pakaian Melayu ini terus kami sosialisasikan hingga lini bawah sehingga budaya Melayu tidak tergerus oleh budaya asing,” kata Ardi saat sosialisasikan Peraturan Wali Kota Batam (Perwako) Nomor 193 Tahun 2022 tentang Penggunaan Pakaian Adat Melayu kepada guru SMP di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Sabtu (18/3/2023).

Berikut lima jenis pakaian Melayu Batam, Provinsi Kepulauan Riau beserta dengan ketentuan pemakaian:

  1. Pakaian harian Melayu

Pakaian harian Melayu adalah pakaian Melayu yang dipakai sehari-hari, terdiri dari baju teluk belanga (berkekek dan berpesak), baju cekak musang (berkekek dan berpesak), seluar (celana) dan samping, songkok (peci) dan capal atau pantofel.

Pakaian harian Melayu ini meliputi pakaian untuk laki-laki dan perempuan. Untuk laki-laki, pakaian ini dilengkapi dengan songkok atau peci, baju bermodel teluk belanga atau cekak musang, riasan kekek dan pesak, celana atau seluar menggunakan samping atau plekat, dan sandal atau capal.

Sedangkan untuk perempuan, pakaian harian ini dilengkapi dengan selendang atau tudung, baju kurung berbahan katun dengan model teluk belanga, riasan pesak dan kekek, bersarung batik atau plekat bermotif catur, dan sandal atau slop perempuan.

Pakaian harian Melayu digunakan pada hari yang telah dituntukan oleh instansi atau perusahaan, minimal sekali dalam 5 hari kerja. Seragam ini juga dikenakan untuk kalangan pelajar, mahasiswa, pegawai Pemko, pegawai BUMD, pegawai BUMN, pegawai swasta, dan pegawai pelayanan publik.

  1. Pakaian resmi Melayu

Pakaian resmi Melayu adalah pakaian Melayu yang dipakai di waktu tertentu, terdiri dari baju teluk belanga (berkekek dan berpesak), baju cekak musang (berkekek dan berpesak), seluar (celana) dan samping, songkok (peci) dan capal atau pantofel.

Pakaian resmi ini meliputi untuk laki-laki dan perempuan. Untuk laki-laki, pakaian resmi dilengkapi songkok atau peci, baju bermodel teluk belanga atau cekak musang, riasan kekek dan pesak, celana atau seluar menggunakan samping atau plekat, dan sandal atau capal.

Sedangkan untuk perempuan, pakaian resmi dilengkapi dengan selendang atau tudung, sarung songket hitam, ikatan sarung tindih kasih atau ikatan bergelombang sebelah kiri, aksesoris keemasan, dan slop perempuan.

Pakaian resmi Melayu digunakan pada hari besar, seperti Hari Jadi Kota Batam, Batam Madani, dan hari besar lainnya.

  1. Pakaian adat Melayu

Pakaian adat Melayu adalah pakaian Melayu yang dipakai di acara adat, terdiri dari tanjak, jata, baju Melayu, seluar, samping, bengkung, kepala pending, dan perhiasan lain yang disesuaikan.

Pakaian adat Melayu ini meliputi pakaian adat Melayu LAM, Makyong Raja, Makyong Permaisuri, Makyong Inang Pengasuh Permaisuri, Makyong Awang Pengasuh Raja, Wak-wak, dan Pendekar.

Untuk laki-laki, pakaian adat Melayu LAM dilengkapi dengan baju berwarna hitam, celana atau seluar berwarna hitam, tanjak dendam tak sudah, bros atau jata bu’an bintang, kain samping diikat ikatan bergelombang, bengkong, kepala pending, dan capal atau pantofel.

Sementara untuk perempuan, dilengkapi dengan baju kurung warna hitam, sarung songket hitam, ikatan sarung tindih kasih atau ikatan bergelombang sebelah kiri, aksesoris keemasan, dan slop perempuan.

Pakaian adat Melayu digunakan saat menghadiri acara adat seperti Acara Komunitas Kemelayuan dan acara yang diselenggarakan oleh LAM.

  1. Pakaian penganten Melayu

Pakaian penganten Melayu ini meliputi cara Arab laki-laki, laksamana laki-laki, dan cara China perempuan. Untuk pakaian pengantian cara arab laki-laki dilengkapi dengan sorban di kepala, baju jubah, selendang selampai, capal atau pantofel, dan jurai.

Untuk pengantin cara laksamana laki-laki, dilengkapi dengan tanjak, bros atau jata, baju sikap, baju dalaman, kain samping, celana atau seluar, bengkong, kalung dokoh, rantai papan, dan capal atau pantofel.

Sementara untuk pakaian pengantin cara China perempuan dilengkapi dengan tajuk atau kembang goyang, ganding kiri-kanan dipasangkan jurai, rantai papan, dokoh, pontoh, gelang geronggang, gelang kaki, baju kurung pesak, sarung bahan songket, dan slop atau sendal.

Pakaian pengantin ini diugnakan dalam upacara perkawinan yang menggunakan adat Melayu.

  1. Pakaian tari

Pakaian tari ini terdiri dari tarian teater MakYong, tarian persembahan, dan tari Jogi. Sama dengan pakaian Melayu lainnya, pakaian tari ini juga terdiri untuk laki-laki dan perempuan.

Pakaian ini digunakan dalam acara tertentu yang menggunakan tarian dan menyesuaikan dengan jenis tariannya.

Itulah lima jenis pakaian Melayu Batam, Kepulauan Riau lengkap dengan penggunaannya.

(*/ade)

Kaitan budaya, guru, kepri, Kota Batam, Pakaian Adat Melayu, pelajar
Admin 19 Maret 2023 19 Maret 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya BPBD: Pengungsi Longsor Serasan Natuna Sebagian Sudah Kembali ke Rumah
Artikel Selanjutnya Polresta Tanjungpinang Bekuk Tiga Pelaku Curanmor, Amankan 6 Unit Sepeda Motor

APA YANG BARU?

Penumpang Speed Boat Karunia Jaya Jatuh di Perairan Coastal Area Karimun
Artikel 6 jam lalu 68 disimak
Bupati Bintan Komitmen Dukung Penguatan Ekraf Produk Fesyen Lokal
Artikel 8 jam lalu 68 disimak
Perang di Timur Tengah Tidak Pengaruhi Rencana Jadwal Umrah dari Kota Batam
Artikel 9 jam lalu 79 disimak
Kejari Batam Gelar Bazar Ramadhan Pasar Sembako Murah
Artikel 13 jam lalu 68 disimak
Waka BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam Kota Batam
Artikel 1 hari lalu 72 disimak

POPULER PEKAN INI

Pemko Batam Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al-Ishlaah, Berikan Bantuan Rp40 Jt
Artikel 6 hari lalu 450 disimak
Pembatasan Minimarket di Batam; Pro dan Kontra di Kalangan Pengusaha
Artikel 5 hari lalu 282 disimak
Mudik Gratis Batam-Belawan 2026, Kuota 250 Kursi
Artikel 6 hari lalu 257 disimak
Nasabah Kehilangan Rp4,3 Miliar dalam 40 Menit
Artikel 5 hari lalu 255 disimak
Berikan Kelapa Utuh di Menu MBG, SPPG Seri Kuala Lobam Bintan Dapat Teguran
Artikel 5 hari lalu 245 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?