Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemeriksaan Dugaan Pungli , Kepala Imigrasi Batam Dicopot
    18 jam lalu
    Sindikat Pencurian Fasilitas Publik di Batam Dibekuk
    18 jam lalu
    Polresta Barelang Ungkap Pencurian Dengan Pemberatan Sarana Fasum di Batam
    22 jam lalu
    Pemko Batam Siap Laksanakan Kebijakan WFH 1 Hari Dalam Sepekan
    1 hari lalu
    Hadiri Halal Bihalal di Bengkong, Wako Batam Janjikan Pelebaran Jembatan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    17 jam lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    2 hari lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    5 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    5 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Batra ; Nama Avanza-Xenia Sebelum Dikenal Publik

Editor Admin 4 tahun lalu 1.4k disimak

JAUH sebelum Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia lahir, kedua pabrikan rupanya telah merencanakan pengembangan mobil kembar. Daihatsu menamainya sebagai mobil Batra atau singkatan dari Basic Transporter. 

Mobil konsep ini merupakan cikal bakal dari hadirnya mobil sejuta umat di Indonesia.

Hal ini diceritakan Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra dalam buku 17 Tahun Fenomena Avanza-Xenia di Indonesia, The Ultimate Low MPV in industry karya M. Syakur Usman dikutip dari Autofun.

Amel, sapaan akrabnya menceritakan, rencananya Batra adalah mobil yang akan dijual murah. Konsepnya mobil keluarga yang cocok untuk pasar Indonesia. Formatnya hadir dalam konfigurasi 7-penumpang dengan harga jual terjangkau. 

“Konsepnya jelas mobil keluarga, tidak ada tipe pikap dan memiliki penggerak roda belakang supaya bisa digunakan di medan setengah offroad, seperti perkebunan kelapa sawit di Kalimantan,” terangnya.

Sebelum tahun 2000, Toyota juga berencana mengembangkan mobil murah seperti Toyota Kijang, tapi harganya lebih murah. Studi kelayakannya pun dimulai pada 1999. 

Sementara proyek Batra, disebutkan dalam buku itu dimulai pada 1998. Sayangnya baru berjalan 8 bulan riset, kondisi krisis moneter memaksa pabrikan untuk menghentikan pengembangan mobil murah itu.

Sebenarnya tidak serta merta langsung dihentikan. Selama 1998 hingga 2000, proyek hanya dibekukan, karena pabrikan dalam hal ini ADM, secara internal melakukan pengembangan berupa tuning sytle pada kendaraan tersebut. 

Tak lama berselang, pada tahun 2000 prinsipal kemudian hendak menghidupkan lagi proyek yang satu ini. Gayung bersambut, Toyota dan Daihatsu ternyata memiliki kesamaan visi.

“Kemudian terjadi diskusi proyek Batra ini mau diproduksi di mana, Daihatsu atau Toyota,” ungkapnya. 

Produksi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia di pabrik Daihatsu.

Cikal Bakal Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia?

TOYOTA Motor Corporation (TMC) sebagai induk dari brand Toyota dan Daihatsu kemudian memutuskan kedua merek ini berkolaborasi.

Daihatsu ditunjuk untuk menangani produksi, karena dinilai mampu memproduksi mobil dengan harga terjangkau, yang dipadukan Toyota Production System (TPS). 

“ADM ditunjuk untuk memproduksi karena kami konsisten melayani pasar kendaraan dengan harga terjangkau di Indonesia, sehingga vendor-vendor sudah mengetahui struktur biayanya,” jelas Amel. 

Ilustrasi clay model sebuah mobil

Sejak saat itu proyek Batra terus berlanjut, sambil ADM mempersiapkan dapur produksinya melalui penerapan TPS. Kemudian, pengembangan mobil sampailah pada tahap pembuatan model tanah liat atau clay model, yang dipresentasikan ke manajamen TMC. 

Toyota Avanza generasi pertama tampak belakang

Namun mereka menolaknya, karena desain mobil masih terlalu ‘Daihatsu oriented’. Berdasarkan hasil evaluasi, prinsipal sepakat bahwa model untuk merek Daihatsu dan Toyota harus mobil yang sama, tetapi beda segmentasi.

Lalu diputuskan untuk Toyota menyasar mobil keluarga menengah atas, dan Daihatsu menengah ke bawah. 

Untuk itu, TMC mengutus Chief Design and Engineering, Kaoru Hosokawa. Kemudian dari Indonesia yang bergabung mewakili Toyota-Astra Motor adalah Joko Trisanyoto dan Achmad Rizal. 

“Konsep Avanza-Xenia dikembangkan bersama. Meski dikerjakan Daihatsu, peran Toyota dominan bahkan manajemen Toyota ikut menyetujui proyek ini dengan kode T alpha,” papar Joko. 

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia debut di Indonesia pada akhir 2003

Tambahnya, konsep mobil kembar tersebut mengambil DNA Toyota Kijang yang memiliki keunggulan utilitas, tempat duduk lega, ground clearance tinggi, dan aspek lainnya. Sederhananya mobil ini diciptakan untuk konsumen Indonesia berdasarkan kebutuhan keluarga Indonesia. 

Dalam proyek ini, kegiatan desain maupun rekayasa dilakukan oleh Toyota, sementara sektor teknis dilakukan ADM. Sejak model konsepnya dikerjakan pada 2000, 3 tahun kemudian hadirlah model produksi massalnya yang dikenalkan ke publik pada 11 Desember 2003, yang jadi tonggak awal eksistensi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. 

(*)

Sumber : Autofun

Kaitan Avanza, Batra, Daihatsu, History, Otomotif Indonesia, sejarah, toyota, Xenia
Admin 22 Desember 2021 22 Desember 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Singapura Bekukan Penjualan Tiket Perjalanan Bebas Karantina
Artikel Selanjutnya Target Pembangunan Konstruksi Jembatan Batam-Bintan Mundur ke 2023

APA YANG BARU?

Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
Budaya 17 jam lalu 115 disimak
Pemeriksaan Dugaan Pungli , Kepala Imigrasi Batam Dicopot
Artikel 18 jam lalu 104 disimak
Sindikat Pencurian Fasilitas Publik di Batam Dibekuk
Artikel 18 jam lalu 100 disimak
Polresta Barelang Ungkap Pencurian Dengan Pemberatan Sarana Fasum di Batam
Artikel 22 jam lalu 99 disimak
Pemko Batam Siap Laksanakan Kebijakan WFH 1 Hari Dalam Sepekan
Artikel 1 hari lalu 93 disimak

POPULER PEKAN INI

Mulai Hari Jum’at (3/04/2026) Jalan Gajah Mada (Area Hotel Vista) Ditutup Sementara
Artikel 2 hari lalu 295 disimak
Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
Artikel 5 hari lalu 273 disimak
Kemarau Panjang, Pemko Batam dan Warga Gelar Salat Istisqa
Artikel 5 hari lalu 257 disimak
Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Catatan Netizen 5 hari lalu 247 disimak
Lonjakan Arus Balik di Pelabuhan Sekupang
Artikel 5 hari lalu 245 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?