POLEMIK menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Seri Kuala Lobam (SKL), Kabupaten Bintan, langsung mendapat respons cepat dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Teguran resmi dilayangkan setelah menu MBG yang menampilkan kelapa hijau utuh viral di media sosial dan menuai perhatian publik.
Viralnya, setelah diketahui kelapa hijau utuh masuk dalam menu MBG, yang diberikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) SKL kepada 3.145 orang penerima manfaat atau peserta didik di wilayah tersebut.
Selain kelapa utuh, terdapat pula menu MBG lainnya, seperti roti, bolu, oat bar, kacang goreng dan kurma).
Menanggapi hal itu, Koordinator Wilayah Kabupaten Bintan, Pina Deli Syahputri, membenarkan adanya teguran dari atasan terkait kejadian tersebut.
“Kami juga sudah ditegur dari atasan kami sebagai Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG),” kata Pina Deli Syahputri di Bintan, Sabtu (28/02/2026).
Lebih lanjut, Pina menjelaskan bahwa kelapa sebenarnya diperbolehkan masuk dalam menu program MBG. Namun, penyajiannya harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu sesuai standar yang berlaku.
Ia menyebutkan, kelapa boleh diberikan kepada penerima manfaat, dan masuk didalam menu pada program MBG. Tetapi, kelapa tersebut diolah terlebih dahulu.
Seperti di kupas kelapanya, dibuat es doger, maupun diolah menjadi minuman segar lainnya, dan sebagainya.
“Kalau ini kan tidak. Kelapanya utuh diberikan,” ucap dia.
Menurut Pina, kelapa tetap memiliki nilai gizi yang baik bagi tubuh. Kandungan air kelapa dapat membantu menggantikan ion tubuh yang hilang, terlebih saat peserta didik menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah 2026 Masehi.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tata cara penyajian tetap harus mengikuti petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, teguran diberikan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
“Kita sudah berikan peringatan melalui teguran. Pada intinya, jangan diulangi lagi,” sebut dia mengakhiri. (*)


