TOTAL kokain yang ditemukan di pantai Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri) dari sebelumnya disebutkan sebanyak 36 kilogram bertambah menjadi 43 kilogram.
Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Ahmad David, mengatakan kasus penemuan kokaina itu saat ini sedang dilakukan penyelidikan bekerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, serta Polres setempat, khususnya di sekitar lokasi penemuan kokaina tersebut.
“Sekarang kami sudah menemukan 43 kilogram narkotika jenis kokain. Ini penemuan terbesar untuk kokain,” ujar David di Batam, dikutip dari Antara, Kamis (7/7/2022).
David mengatakan, kasus penemuan kokain itu saat ini sedang dilakukan penyelidikan bekerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri serta Polresta setempat, khususnya di sekitar lokasi penemuan kokain tersebut.
“Sementara masih mengumpulkan berbagai informasi, keterangan di sekitaran lokasi penemuan kokain,” katanya menambahkan.
David menjelaskan, untuk tujuan kokain tersebut pihaknya juga masih mendalami karena terjadi di laut lepas atau perairan internasional.
“Jadi kemungkinan besar gembong narkoba ini seperti analisa dari Bareskrim bahwa kemungkinan barang haram ini sengaja dilepas ke laut dan nantinya ada orang yang mengambil. Tapi karena mungkin ada angin kencang, barang itu terpecah-pecah dan terdampar di wilayah Pulau Anambas,” katanya lagi.
Meski ini adalah temuan terbesar untuk narkotika jenis kokain dan jenis narkotika paling mahal harganya, David menyebutkan bahwa peredarannya di Indonesia hampir tidak ada.
“Kokain ini kalau dianalisa pemasarannya untuk daerah Indonesia itu tidak ada, hampir tidak ada,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas berhasil mengamankan 36 kilogram kokain, merupakan narkotika golongan satu yang terdampar di Pulau Tunjuk, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas.
“Warga awalnya menemukan 25 paket kokain bertuliskan Paris France dibungkus plastik hitam besar,” kata Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Syafrudin Semidang Sakti.
Penemuan kokain itu pertama kali oleh warga masyarakat setempat, namun jumlahnya belum sebanyak saat ini. Kemudian dilakukan penyisiran dan didapatkan paket kokain lainnya, sehingga jumlahnya kini menjadi 43 paket yang masing-masing berisi 1 kilogram kokain.
(*)
Gowest.id


