BAGI warga yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 dosis penguat atau booster, kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) memiliki stok sebanyak 10.000 dosis dari jenis Pfizer.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri. “Memang sampai saat ini belum ada penambahan dari pusat. Stok vaksin memang tinggal dikit, masih ada sekitar 10 ribu-an dosis,” ujar Bisri, dikutip dari Antara, Jumat (10/2/2023).
Dia mengatakan pihaknya telah mengajukan penambahan pasokan vaksinasi kepada pemerintah pusat, namun hal tersebut masih menunggu pengiriman. “Kalau minta tetap, tapi sekarang pusat membaginya sedikit-sedikit, jadi kita terima saja berapa dikasihnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan saat ini antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 penguat masih cukup baik meskipun tidak seperti sebelumnya.
“Saat ini masih ada masyarakat yang beranimo agar dapat vaksin, tapi tidak seperti dulu. Tapi itu tidak menjadi masalah karena target nasional sudah tidak tinggi, vaksin yang ke 3 dan 4 ini targetnya juga tidak tinggi,” kata dia.
Setelah pemerintah menghentikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Bisri mengatakan kasus Covid-19 di Kepri sangat terkendali.
Menurut dia dengan dicabutnya PPKM saat ini menjadikan masyarakat berperan besar terhadap menjaga kesehatan diri masing-masing.
“Di Kepri sudah bagus tidak apa-apa, Covid-19 saat ini sudah tidak ada masalah. Kasus harian juga aman. Dengan dicabutnya PPKM, peran besarnya ada di masyarakat untuk menjaga dirinya sendiri,” ujar dia.
Bisri mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kepri agar tetap waspada terhadap paparan Covid-19 dengan tetap menggunakan masker saat bepergian.
“Masyarakat harus belajar dari pengalaman, karena masih pandemi jadi tetap harus belajar menjaga kebersihan diri dan kesehatan masing-masing,” demikian Bisri.
(*/ade)


