DINAS Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng pegiat wisata untuk memasarkan produk UMKM di kawasan wisata.
Kepala Diskop dan UKM Provinsi Kepri Agusnawarman, mengatakan saat ini telah bekerja sama dengan asosiasi perhotelan, asosiasi pariwisata, asosiasi tour guide, dan asosiasi travel untuk memasarkan produk-produk UMKM di Kepri.
“Sejauh ini kami telah bekerja sama dengan asosiasi perhotelan, asosiasi pariwisata, asosiasi tour guide, dan asosiasi travel untuk memasarkan produk UMKM,” kata Agusnawarman, dikutip dari Antara, Sabtu (22/7/2023).
Dia mengungkapkan para pegiat wisata di Kepri sangat mendukung pemasaran produk UMKM di kawasan wisata. Bahkan, pegiat wisata melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai event di kawasan wisata.
Untuk itu, ia mengapresiasi para pegiat wisata dan pelaku usaha karena sangat mendukung pemasaran produk UMKM seperti di kawasan objek wisata, perhotelan sampai pelabuhan.
Menurut Agusnawarman kemitraan antara pelaku UMKM dan pegiat wisata memang diperlukan dalam rangka memperluas pemasaran produk-produk UMKM lokal, agar makin dikenal luas oleh wisatawan dalam maupun luar negeri.
Selain itu, katanya lagi, kemitraan ini juga dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, dimana pegiat wisata maupun pelaku usaha tidak perlu repot-repot untuk mencari hidangan dan cenderamata bagi pengunjung, karena sudah disediakan oleh pelaku UMKM.
“Di sisi lain, penjualan produk UMKM akan meningkat, sehingga menambah pendapatan pelaku usaha itu sendiri,” ujarnya lagi.
Pendamping pelaku UMKM pada Diskop dan UKM Provinsi Kepri Marini mengutarakan kerja sama antara pelaku UMKM dan pegiat wisata berdampak positif terhadap pemasaran produk UMKM lokal. Hal ini mengingat Provinsi Kepri menjadi destinasi kunjungan wisatawan mancanegara terbesar ketiga di Indonesia.
“Dengan begitu, produk UMKM lokal kita bisa go international, karena akan dibeli turis asing dan dibawa pulang ke negara asal mereka,” ujarnya pula.
Marini menyatakan bagi pelaku UMKM yang ingin memasarkan produknya dapat berkunjung ke Diskop dan UKM Provinsi Kepri di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.
Pelaku UMKM tinggal membawa contoh produk, dokumen perizinan serta sertifikasi halal, misalnya produk kuliner..
“Silakan daftar ke Diskop dan UKM, selanjutnya kami yang berkoordinasi dengan pegiat wisata,” ujarnya lagi.
Salah seorang pegiat wisata di Kabupaten Bintan, Jefry menyambut baik kemitraan dengan pelaku UMKM.
Menurut dia, pengembangan pariwisata di Provinsi Kepri harus berdampak bagi peningkatan ekonomi pelaku UMKM.
“Jika turis asing bisa kita bawa berkunjung dan menikmati keindahan pulau-pulau di Provinsi Kepri, maka pelaku UMKM pun pasti merasakan dampaknya, karena produk-produk mereka ikut terjual,” katanya pula.
(*/pir)


