Hubungi kami di

Berita

Dora Natalia Dicopot Dari Jabatannya dan Dipindah ke Pekanbaru

iqbal fadillah

Terbit

|

DORA Natalia Singarimbun, wanita yang sempat terlibat aksi memaki seorang petugas lalulintas polisi beberapa waktu lalu, dicopot dari jabatannya. Ia juga dipindahtugaskan ke kota pekanbaru, Riau.

Mahkamah Agung menjatuhkan sanksi disiplin Dora Natalia Singarimbun atas tindak kekerasan yang dilakukan terhadap polisi lalu lintas Ajun Inspektur Tingkat Satu Sutisna pada Selasa (13/12/2016) lalu.

“Kami jatuhi sanksi berupa pencopotan jabatan dan sekarang sudah dimutasi,” ujar Ketua MA Hatta Ali dalam jumpa pers di Gedung Mahkamah Agung di Jakarta, Rabu (28/12/2016) seperti dikutip Antara.

Dora yang sebelumnya menduduki jabatan eselon IV di MA, kini bekerja sebagai staf di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru, Provinsi Riau.

Badan Pengawas MA sudah melakukan investigasi atas kasus kekerasan yang melibatkan Dora dan menyebutkan bahwa Dora mengakui kesalahannya.

“Yang bersangkutan mengaku salah. Namun dia mengatakan menjadi emosi karena secara tiba-tiba kunci mobilnya diambil oleh polisi tersebut, padahal dia bilang tidak melanggar aturan lalu lintas,” kata Hatta.

Kendati demikian Hatta menjelaskan MA tidak dapat memberikan toleransi atas tindak kekerasan yang dilakukan oleh pegawainya.

“MA ini lembaga peradilan dan kami tidak memberikan toleransi pada aksi main hakim sendiri,” jelas Hatta.

Video tindak kekerasan yang dilakukan oleh Dora kepada Aiptu Sutisna sempat populer di dunia maya.

Dalam video tersebut Dora tampak memarahi Aiptu Sutisna dengan kata-kata kasar dan berupaya menganiaya hingga menarik seragam Aiptu Sutisna.

Dora bahkan mengambil telepon seluler milik Sutisna dan menyuruh dia mengambilnya ke kantor MA.

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook