Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lonjakan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang Saat Musim Kemarau
    10 jam lalu
    Antara Penurunan Angka, Perubahan Instrumen, dan Tantangan Adaptasi Kebijakan Literasi
    10 jam lalu
    Pemko Batam Prioritaskan Pelebaran Jalan Jembatan dan Pembangunan SMK di Bengkong
    10 jam lalu
    Perdagangan Luar Negeri Batam Awal 2026: Ekspor Menurun, Impor Naik
    10 jam lalu
    Bocah SD di Batam Jadi Korban Tabrak Lari, Pengemudi Ditetapkan Tersangka
    10 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    2 hari lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    4 hari lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    6 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    6 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Doulos Phos The Ship Hotel | Hotel Eks Kapal Pesiar Buatan tahun 1914

Editor Redaksi 4 tahun lalu 2.3k disimak

PERNAHKAH anda bayangkan atau bermimpi tidur dikamar sekelas kamar kapal pesiar super mewah? Jika anda ingin mewujudkan mimpi itu, selayaknya anda bisa mencobanya di Doulos Phos The Ship Hotel.

Doulos Phos The Ship Hotel adalah sebuah hotel terbaru di kawasan wisata Bintan Resort Lagoi, di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Awak GoWest Indonesia, pada Kamis (12/5) kemarin berkesempatan untuk melihat langsung hotel yang dibuat dari bekas Kapal Pesiar dengan nama yang sama, MV Doulos, sebuah kapal pesiar type besar buatan tahun 1914 disebuah galangan kapal Northrop Gumman Newport News, di Amerika tersebut.

Awak Gowest.id saat wawancara eksklusif dengan Owner Doulos Phos The Ship Hotel, Eric Saw, diruang khusus presentasi. Foto: @gowest id

Kepada awak media ini, Eric Saw, sang pemilik hotel bercerita panjang seputar hotel tersebut mulai dari ide awal, proses pemindahan kapal dari Singapura ke Lagoi, hingga berdirinya hotel yang akan menjadi ikon terbaru property wisata diwilayah Kabupaten Bintan, Kepri.

“Awal mulanya, saya semacam mendapat ilham atau perintah dari Tuhan untuk berbuat sesuatu bagi orang banyak. Perintah itu tidak hanya sekali atau dua kali yang pada akhirnya mendorong saya untuk membikin sebuah usaha. Hasil tabungan saya selama 30 tahun itulah saya jadikan modal awal untuk memulai usaha ini” kata Eric Saw saat memulai ceritanya.

Eric menjelaskan pilihan usahanya ke dunia pariwisata (perhotelan) setelah mendapatkan informasi bahwa kapal pesiar MV Doulos memasuki masa istirahat setelah berlayar hampir 95 tahun dari tahun 1914 hingga 2009.

Dengan modal yang dimilikinya, pria 77 tahun yang juga Direktur dan Kepala Eksekutif BizNaz Resources International Pte Ltd di Singapura ini, berhasil menjadi pemilik kapal pesiar yang tercatat memegang rekor sebagai kapal penumpang pelayaran laut aktif tertua di dunia tersebut.

“Saat itu tahun 2009 saya dapat kabar MV Doulos sudah tak berlayar lagi dan akan dijual oleh pemilik lamanya. Setelah saya konsultasi dengan beberapa teman dan ada yang menyarankan agar dibeli dan dijadikan hotel, saya jadi tertarik. Sekitar tahun 2010-an baru saya beli kapal itu” tambah Eric.

Poto data teknik Kapal Pesiar MV Doulos. Poto: @gowest.id

Awalnya Eric akan menempatkan bisnis hotelnya itu di Singapura, namun menurutnya mengingat berbelit dan ribetnya aturan di negara tersebut, akhirnya dipilih kawasan Lagoi, kabupaten Bintan untuk menempatkan usahanya tersebut.

Pilihan ke daerah Lagoi juga atas saran dan persetujuan dari pihak managemen PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) selaku pihak pengelola kawasan wisata Bintan Resort Lagoi.

“Awalnya saya mau buka di Singapura. Tapi karena aturan di sana berbelit-belit, saya putuskan ke sini (Lagoi). Saya konsultasikan dulu ke pak Frans Gunara dari pihak BRC. Akhirnya mereka tertarik dengan rencana saya” tutur Eric.

Menurutnya, setelah beberapa kali melakukan survey dan study kelayakan tempat, kapal MV Doulos yang memiliki panjang 130 m tersebut akhirnya dibawa ke wilayah Lagoi.

Dengan menggunakan kapal jenis Tugboat, MV Doulos yang memiliki bobot 6.818 GrT ini ditarik dari perairan Singapura ke perairan Lagoi, dan ditambatkan di pelabuhan international Bandar Bentan Telani (BBT), Bintan.

Penampakan Doulos Phos The Sip Hotel saat senja hari. Poto: @gowest.id

Eric menjelaskan proses penarikan kapal dari Singapura ke Lagoi tidak sampai hitungan hari. Menurutnya, yang lama adalah saat proses penarikan kapal dari perairan ke daratan.

Dibutuhkan waktu hampir 2 bulan (7 minggu), untuk bisa menarik kapal ukuran raksasa tersebut agar bisa bisa pindah ke daratan yang sebelumnya sudah dilakukan proses reklamasi dan pematangan lokasi.

“Dari Singapura ke Lagoi tak sampai satu hari, cuma 8 jam aja. Yang lama itu menarik dari air ke darat, sampai tujuh minggu, luarbiasa pekerjaanya” jelas Eric.

Operasional Doulos Phos The Ship Hotel

PADA tahun 2019 lalu sebelum Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Doulos Phos The Ship Hotel resmi beroperasi.

Hotel eksklusif ini juga mendapat sebutan sebagai hotel terapung yang pertama di Indonesia. Dalam kesempatan kunjungan kerjanya ke Bintan beberapa waktu yang lalu, Menparekraf Sandiaga Uno, juga sudah menyambanginya.

Sayangnya saat hotel ini baru beroperasi dua bulan, badai Covid-19 melanda dunia khususny wilayah Indonesia bisnis hotel inipun terkena imbasnya dan mengakibatkan ditutup sementara operasional hotelnya.

“Waah kacaulaah. Kita baru saja operasi dua bulan, datang Covid-19. Terpaksalah kami tutup dulu sementara hotelnya” ungkap Eric, seraya mengingat kembali kejadian diawal masa pandemi Covid-19 dua tahun lalu.

Bermalam di tengah fasilitas dan layanan kapal pesiar yang serba lengkap tentu saja menjadi sajian utama dari hotel kelas kapal pesiar ini.

Salahsatu Cabin (room/ kamar) di Doulos Phos The Ship Hotel. Poto: @gowest.id

Namun, kapal pesiar ini tidak berlayar ke mana-mana, melainkan ditambatkan di perairan kawasan wisata eksklusif Lagoi.

Ada lima tipe Cabin (room/ kamar) yang bisa dipilih di sini, mulai dari Deluxe sampai Master Mariner Suite.

Interior di tiap cabin nya kental dengan nuansa kayu kecoklatan dan semburan biru pada perabotannya. Fasilitas di dalamnya juga sudah selengkap kamar hotel di darat.

Luas kamar tipe Master Mariner Suite terbilang lebih besar dan fasilitasnya juga lebih lengkap.

Selain berleha-leha di cabin, tamu juga bisa menikmati beragam fasilitas bersama di setiap sudut kapal pesiar, mulai dari restoran, kolam renang, bar, sampai tempat spa. Berfoto ala Jack dan Rose layaknya di film Titanic tentu saja bisa.

Kolam renang dengan air jernih dipinggir pantai, salahsatu fasilitas yang ada di Doulos Phos The Ship Hotel. Poto: @gowest.id

Memasuki masa pasca pandemi Covid-19 seiring dengan mulai melandainya kasus Covid-19 saat ini, management Doulos Phos The Ship Hotel juga tengah disibukan menyambut para tamu yang akan berkunjung.

Salah seorang staf Doulos Phos, Jhon, menyampaikan saat ini pihaknya baru menerima tamu untuk paket weekend mulai hari Jum’at sampai dengan hari Minggu.

Jhon (kaos hitam) saat memberikan penjelasan kepada awak Gowest.id. Poto: @gowest.id

“Per tanggal 1 April bulan lalu, kita sudah mulai beroperasi kembali. Tapi kami batasi dulu, sementara ini kami menerima tamu weekend saja hari Jum’at sampai Minggu” jelas Jhon.

Cabin (kamar) yang tersediapun belum seluruhnya ditawarkan kepada calon konsumen.

“Belum semunya kami buka, baru 90 cabin aja yang kami tawarkan (jual)” tambah Jhon.

Di akhir obrolan kami, Eric Saw sangat beharap kondisi perekonomian secara umum bisa pulih kembali seperti semula.

Selain agar bisa terus mengoperasionalkan usaha perhotelannya, Eric juga berharap mimpi dia untuk bisa berbagi dengan banyak orang dengan berbagai kegiatan sosial, akan segera terwujud.

“Saya berharap cepat pulih dan normal kembali. Kalau ekonomi berjalan, pariwisata ramai lagi, hotel-hotel sudah ramai lagi. Kita punya niat untuk bisa berbagi melalui charity kepada orang banyak khususnya untuk warga sekitar kita, bisa terwujud” pungkas Eric.

*(zhr/GoWestId)

Kaitan Bintan Resort Cakrawala, Doulos Phos The Ship Hotel, Kabupaten Bintan, kepri, pariwisata kepri, top
Redaksi 29 Mei 2022 29 Mei 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Waspada! Hepatitis Misterius Bisa Menular Lewat Pernapasan | Tetap Jaga Protkes
Artikel Selanjutnya Thomas Cup 2022: Vito Bawa Indonesia ke Final | Lawan India di Partai Puncak

APA YANG BARU?

Lonjakan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang Saat Musim Kemarau
Artikel 10 jam lalu 94 disimak
Antara Penurunan Angka, Perubahan Instrumen, dan Tantangan Adaptasi Kebijakan Literasi
In Depth 10 jam lalu 85 disimak
Pemko Batam Prioritaskan Pelebaran Jalan Jembatan dan Pembangunan SMK di Bengkong
Artikel 10 jam lalu 85 disimak
Perdagangan Luar Negeri Batam Awal 2026: Ekspor Menurun, Impor Naik
Artikel 10 jam lalu 88 disimak
Bocah SD di Batam Jadi Korban Tabrak Lari, Pengemudi Ditetapkan Tersangka
Artikel 10 jam lalu 93 disimak

POPULER PEKAN INI

Mulai Hari Jum’at (3/04/2026) Jalan Gajah Mada (Area Hotel Vista) Ditutup Sementara
Artikel 3 hari lalu 370 disimak
Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
Artikel 6 hari lalu 282 disimak
Kemarau Panjang, Pemko Batam dan Warga Gelar Salat Istisqa
Artikel 6 hari lalu 263 disimak
Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Catatan Netizen 6 hari lalu 261 disimak
Lonjakan Arus Balik di Pelabuhan Sekupang
Artikel 6 hari lalu 254 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?