Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
    19 jam lalu
    KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
    19 jam lalu
    Sebanyak 7869 Jemaah Haji Debarkasi Batam Telah Pulang ke Tanah Air
    19 jam lalu
    Pemko Tanjungpinang Akhiri Kebijakan WFA, Mulai Juli 2026 Masuk Normal
    1 hari lalu
    Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    14 jam lalu
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    1 hari lalu
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    5 hari lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    5 hari lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Bakau Api Api
    16 jam lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    19 jam lalu
    Pulau Benan, Lingga
    6 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    7 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    6 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Ekspor Produk Olahan Kelapa di Kepri Capai Rp 19,9 M, Gubernur: Sektor Pertanian Bisa Diandalkan

Editor Admin 4 tahun lalu 839 disimak

KINERJA ekspor produk olahan kelapa yang difasilitasi Karantina Pertanian Kota Tanjungpinang mencapai Rp 19,9 miliar sepanjang 2022. Hal ini mendapat apresiasi dari Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad.

“Saya apresiasi Karantina Pertanian karena telah memfasilitasi para eksportir agar lebih giat dan bersemangat memasarkan produk pertanian Kepri ke luar negeri,” kata Ansar di Tanjungpinang, Kamis (17/11/2022).

Gubernur pun berharap nilai ekspor pertanian di Kepri terus bertambah, sehingga menjadi penanda bahwa daerah ini memiliki peran yang sangat strategis dalam menambah devisa negara melalui bidang ekspor dan berkontribusi dalam memelihara pertumbuhan ekonomi nasional.

Ansar menyampaikan bahwa Kepri termasuk salah satu kawasan perbatasan di Nusantara yang dapat diandalkan sektor pertaniannya. Meski memiliki luas daratan hanya 5 persen, namun pengembangan potensi sektor pertanian yang dilakukan secara optimal bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan pasar domestik namun juga pasar internasional.

Hal ini juga didukung dengan letak geografis Kepri yang sangat strategis dalam pola perdagangan global, yakni berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura.

“Pemprov Kepri memiliki strategi pengembangan pertanian dengan mendorong keberlanjutan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ansar menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Karantina Pertanian selaku koordinator program gerakan tiga kali ekspor (Gratieks) dalam rangka menggerakkan, mendorong, serta mengawal kegiatan ekspor di Kepri.

“Pandemi Covid-19 tidak boleh menyurutkan semangat kita dalam memacu pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui ekspor komoditas pertanian,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Raden Nurcahyo Nugroho, menyebutkan ekspor pertanian berupa produk olahan kelapa dari PT BOF yang terletak di Kawasan Industri Bintan, Kabupaten Bintan, periode Januari-Oktober 2022 meningkat 123 persen.

Pada 2021, periode Januari-Oktober ekspor produk olahan kelapa dilakukan sebanyak 21 kali. Sementara periode yang sama 2022 sudah 47 kali, dan angka ini dipastikan bertambah menjelang akhir 2022.

“Peningkatan frekuensi ekspor sebesar 123 persen itu menyumbang peningkatan nilai ekonomi ekspor sebesar 159 persen atau setara dengan perbandingan Rp 7,6 miliar pada 2021 menjadi Rp 19,9 miliar pada 2022,” ungkap Raden.

Produk olahan kelapa yang diminati pasar luar negeri adalah santan, air kelapa, minyak kelapa murni tanpa pemanasan, hingga sabut kelapa.

Frekuensi ekspor yang meningkat tajam tersebut tidak seluruhnya produk komersil, sebagian adalah pengiriman produk untuk pameran dan contoh produk.

“Ini menandakan bahwa produk olahan kelapa di Bintan semakin diminati pasar luar negeri. Bahkan tahun ini bertambah empat negara baru tujuan ekspor, yaitu Amerika, Prancis, Malaysia, dan Inggris,” ujar Raden.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian, katanya, terus mendorong dan memfasilitasi eksportir untuk meningkatkan produksi dan inovasi guna memenuhi permintaan pasar luar yang semakin tinggi.

Karantina Pertanian Tanjungpinang memberikan layanan AkTif Ekspor untuk eksportir komoditas pertanian, merupakan layanan ‘karpet merah’ untuk eksportir.

Layanan AkTif Ekspor adalah layanan antar kirim sertifikat ekspor komoditas pertanian ke tempat eksportir, dengan layanan ini eksportir tidak perlu datang dan antre di kantor pelayanan.

“Layanan ini merupakan wujud dari layanan eksklusif bagi eksportir dan sesuai dengan poin berorientasi pelayanan pada core value ASN Berakhlak,” katanya.

Ekspor komoditas pertanian yang terus meningkat merupakan upaya meningkatkan perekonomian Indonesia. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa program Gratieks komoditas pertanian, akan menciptakan jutaan lapangan pekerjaan.

“Pengolahan komoditas pertanian pascapanen terbukti meningkatkan nilai ekonomi dan menyerap tenaga kerja,” demikian Raden.

(*)

Sumber: Antara

Kaitan bintan, Karantina pertania, kepri, pertanian, Produk olahan kelapa
Admin 17 November 2022 17 November 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Satgas Waspadai Kenaikan Angka Kasus Harian Covid-19 di Kepri
Artikel Selanjutnya Gubernur: 2023, Kepri Dapat Dana Alokasi Khusus Rp 200 Miliar

APA YANG BARU?

Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
Lingkungan 14 jam lalu 172 disimak
Pohon Bakau Api Api
Rupa 16 jam lalu 171 disimak
HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
Artikel 19 jam lalu 231 disimak
KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
Artikel 19 jam lalu 178 disimak
Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
Statistik 19 jam lalu 204 disimak

POPULER PEKAN INI

#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 6 hari lalu 701 disimak
Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
Tokoh 7 hari lalu 689 disimak
Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
Artikel 6 hari lalu 662 disimak
Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
Catatan Netizen 6 hari lalu 650 disimak
Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
Pendidikan 5 hari lalu 640 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?