Hubungi kami di

Ini Batam

Gandeng Pelindo I, BP Batam Tunggu Perpres

Mike Wibisono

Terbit

|

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo : © GoWest.ID

BADAN Pengusahaan (BP) Batam, berencana akan menggandeng PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I dalam pengelolaan dan pengembangan Pelabuhan Batuampar.

Namun kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, masih memerlukan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukumnya.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pembahasan dengan pihak Pelindo I mengenai permasalahan ini.

Kedua belah pihak telah bersepakat untuk mengikuti prosedur yang berlaku terkait kerjasama pemanfaatan aset negara.

“BP Batam perlu ada penugasan khusus dari Pemerintah Pusat untuk menjalin kerjasama dengan pihak ketiga, hal ini juga telah kita sampaikan langsung ke Pemerintah Pusat. Salah satunya seperti yang kita lakukan kemarin saat Menteri BUMN datang berkunjung ke Batam,” ujar Lukita, Jumat (13/04/2018) kemarin.

Lukita mengaku pemilihan untuk bekerjasama dengan pihak Pelindo I karena pengalaman dalam pengembangan pelabuhan.

Ia berharap hal ini dapat segera dilakukan untuk mendukung industri di Batam. Di luar adanya kerjasama ini, BP Batam sendiri memastikan Pelabuhan Batuampar ditargetkan dapat menampung peti kemas atau kontainer sebanyak 1,5 juta TEUs.

BACA JUGA :  Wakapolda Kepri : Pengedar Narkoba Adalah Musuh Bangsa dan Negara

“Jika ada penugasan dari Pusat, pengembangan Pelabuhan Batuampar tak lagi dilakukan dengan lelang terbuka. Kami bisa langsung menjalin kerjasama dengan pihak Pelindo,” lanjutnya.

Lukita juga menambahkan, selain membahas mengenai masalah Pelabuhan dalam kunjungan Menteri BUMN beberapa hari lalu. Pihaknya juga menyatakan adanya rencana dalam pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, menjadi kawasan yang akan dijadikan Hub Logistik Regional.

“Kebetulan juga kemarin itu ada dari pihak Angkasa Pura, dan hal ini direspon baik oleh bu menteri dimana ia menyarankan agar BP Batam dapat melakukan pertemuan dengan beberapa BUMN yang dilihat berpotensi,” ucapnya

Untuk proses pengembangan Bandara Hang Nadim sendiri, saat ini sudah memasuki tahap market sounding. PT Angkasa Pura Persero diketahui juga masuk menjadi salah satu peserta lelang terbuka yang dilakukan oleh pihak BP Batam.

“Untuk proses market sounding sendiri, kalau saya tidak salah berakhir di pertengahan tahun nanti,” tutupnya.

 

(*/GoWest.ID)

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook