PEMERINTAH Kota Batam mengumumkan bahwa hanya 9 dari 653 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berhasil mendapatkan bantuan subsidi bunga 0% dari Bank Tabungan Negara (BTN).
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, menjelaskan bahwa hingga 31 Juli 2025 lalu, jumlah UMKM yang mengajukan bantuan meningkat sekitar 15% dibandingkan bulan sebelumnya.
“Dari 575 pada Juni, menjadi 653 di Juli. Saat ini, semua pengajuan sedang dalam proses verifikasi,” sebutnya, Rabu (20/8/2025).
Salim menambahkan, banyak UMKM yang tidak memenuhi syarat verifikasi. Beberapa penyebabnya termasuk alamat yang tidak jelas, alamat ganda, masalah BI Checking, serta KTP pemilik yang kadaluarsa.
Sektor UMKM yang paling banyak mengajukan subsidi adalah kuliner dan jasa.
“Keduanya termasuk dalam sepuluh kategori UMKM yang berhak mendapatkan bantuan dari BTN,” jelas Salim.
Program pinjaman subsidi bunga 0% yang diluncurkan pada bulan April lalu memiliki plafon maksimal sebesar Rp20 juta dengan jangka waktu pengembalian hingga dua tahun.
Pelaku usaha yang ingin mengakses program ini harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan klasifikasi usaha mikro, memiliki KTP Batam, dan tidak berstatus sebagai anggota TNI, Polri, ASN, karyawan BUMN/BUMD, atau penyelenggara negara lainnya.
(dha)


