Hubungi kami di

Tanjung Pinang

Jelang Nataru, Stok Sembako di Tanjungpinang Aman, Harga Stabil

Terbit

|

Wawako Tanjungpinang, Endang Abdullah, meninjau stok sembako ke distributor pangan basah di Pasar Jalan Gambir Tanjungpinang, Kepri, Kamis (8/12/202). F. Dinas Kominfo Tanjungpinang

WAKIL Wali Kota (Wawako) Tanjungpinang, Endang Abdullah, memantau persediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022-2023, Kamis (8/12/2022).

Menurut Endang, memasuki pekan kedua Desember 2022, stok kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang terpantau aman, begitu juga harga-harga di pasaran juga relatif stabil.

“Alhamdulillah, stok aman dan beberapa harga kebutuhan pokok masih stabil. Bahkan harga cabaj turun cukup jauh bila dibandingkan sebelumnya,” kata Endang usai meninjau ke distributor pangan basah di Pasar Jalan Gambir Tanjungpinang, Kepri, Kamis (8/12/202).

Wawako mengatakan, turunnya harga cabai ini, k karena dipasok dari wilayah Aceh, sehingga jalur distribusi ke Tanjungpinang lebih singkat. Aceh juga memberikan harga yang relatif lebih murah.

“Sehingga yang biasanya selama ini harga cabai berkisar Rp 60-70 ribu per kg, sekarang pedagang bisa menjual di bawah Rp 50 ribu per kg,” sebutnya.

BACA JUGA :  APBD Kepri 2023 Ditetapkan Sebesar Rp 4,111 Triliun

Untuk menekan inflasi di akhir tahun, Pemko Tanjungpinang juga terus melakukan pengawasan khusunya bahan pokok yang lebih mengarah volatile food penyumbang inflasi.

“Desember ini Tanjungpinang menyumbang deflasi 0,9%. Mudah-mudahan dengan pengawasan yang kita lakukan secara berkala ini dapat menekan angka inflasi,” terangnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Riany. Ia memastikan pasokan kebutuhan bahan pokok ke Kota Tanjungpinang tidak mengalami kendala menjelang Nataru 2022-2023 ini. Harga sejumlah komoditas seperti bawang, cabai, tomat, kentang, dan sayur mayur masih stabil.

“Untuk cabai justru harganya turun. Kalau dulu dari Jawa itu jalur distribusinya lebih panjang, jadi harganya mahal. Sekarang, distributor sudah mendapatkan pasokan dari Aceh, bongkar muatnya hanya sekali, kualitas juga bagus dan harga lebih murah,” sebutnya.

Namun, menurutnya, kenaikan harga dapat terjadi karena adanya kendala tranportasi dari daerah pemasok dan juga faktor cuaca di bulan Desember ini.

BACA JUGA :  Ansar: Pemprov Kepri Fokus Kejar Participating Interest 10% Pengelolaan Migas

“Sampai minggu ini, harga masih stabil dan stok juga aman. Bagaimana pun kami akan melakukan survei kembali H-7 untuk melihat kondisi di pasar serta kesiapan pedagang dan distributor menjelang Nataru,” tambahnya.

Sementara itu, Saragih, distributor bahan pokok di Tanjungpinang mengatakan tahun ini harga kebutuhan pokok relatif stabil seperti cabai merah dan rawit berkisar Rp 44-47 ribu per kg, tomat Rp11 ribu, kentang Rp 10 ribu, kubus kubis R p6 ribu, sawi putih Rp 10 ribu, bawang merah Rp 35 ribu, bawang putih Rp 22 ribu.

“Harga masih stabil semua. Karena, untuk cabai saja setiap hari masuk sekitar 500 kg. Kalau sayur mayur lainnya terdistribusi setiap minggunya dari rekanan kita di daerah Aceh, Sematra Barat, Sumatra Utara, dan pulau Jawa,” tutupnya.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid