Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Ribuan Butir Ektasi Disita Aparat Polda Kepri dari 2 Kurir di Batam
    4 jam lalu
    Komunitas Gathering, Upaya Promosi WPP New Nagoya
    6 jam lalu
    Wapres RI Try Sutrisno Meninggal Dunia, Dimakamkan di TMP Kalibata Siang Ini
    8 jam lalu
    Ratusan Ton Beras Premium Kiriman dari Makassar Tiba di Batam
    15 jam lalu
    Pemko Batam Berikan Santunan Kepada 1.200 Anak Yatim
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    6 hari lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    1 minggu lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    1 minggu lalu
    Progres Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bintan Terus Berjalan
    1 minggu lalu
    Pengaturan Jam Operasi Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan di Batam
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 hari lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    4 minggu lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Batam 2025
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 minggu lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    1 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    7 bulan lalu
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Jokowi Klaim Minyak Goreng Melimpah, Pedagang: Faktanya Tidak Ada, Harga Tetap Mahal

Editor Admin 4 tahun lalu 778 disimak

KEPUTUSAN Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali keran ekspor CPO dan minyak goreng mulai Senin (23/5) mendatang, direspons pedagang.

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menilai kebijakan itu makin membuktikan menteri teknis memang tidak siap dalam memenuhi target penurunan harga minyak goreng Rp 14 ribu yang diharapkan oleh Presiden Jokowi.

Karenanya, mereka kecewa terhadap Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, atas masalah itu.

“Presiden mengharapkan agar HET bisa terpenuhi di pasar tradisional dan barang melimpah tetapi faktanya belum ada, kami belum mendapati minyak goreng curah itu cukup melimpah di pasar tradisional,” ungkap Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, melalui keterangan resmi, Kamis (19/5/202#).

Ia mengatakan IKAPPI menilai ekspor seharusnya memang tetap dibuka agar pendapatan negara juga tetap berjalan. Tetapi di sisi lain, kebutuhan dalam negeri harus terpenuhi.

Oleh karena itu, IKAPPI meminta kepada kementerian teknis untuk mencari formulasi yang tepat agar distribusi bisa berjalan dengan baik dan keberadaan minyak goreng melimpah di pasar.

“Jika melimpah di pasar diharapkan harga terus menurun, sampai detik ini harga masih di atas Rp 17 ribu, di kisaran Rp 18 ribu bahkan ada yang Rp 19 ribu per liter,” kata Reynaldi.

Sebelumnya, Jokowi memutuskan untuk membuka kembali keran ekspor CPO dan minyak goreng mulai Senin (23/5). Keputusan itu ia ambil setelah pemerintah merasa pasokan minyak goreng curah di tanah air mencukupi.

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan berdasarkan laporan dan informasi yang ia dapat langsung di lapangan, pasokan minyak goreng curah terus bertambah. Ia mengatakan kebutuhan minyak goreng curah nasional mencapai 194 ribu ton per bulan.

Sebelum larangan ekspor berlaku, pasokan minyak goreng curah 64,5 ribu ton per bulan. Setelah larangan ekspor berlaku, pasokan berhasil naik jadi 211 ribu ton per bulan.

“Itu sudah melebihi kebutuhan nasional kita,” katanya.

Selain pasokan yang melimpah, Jokowi juga mengklaim larangan ekspor yang diberlakukannya berhasil menekan harga minyak goreng curah lagi. Ia menyebut sebelum larangan ekspor berlaku pada Kamis (28/4) lalu, rata-rata harga minyak goreng nasional adalah Rp19.800.

Tapi ia mengklaim setelah larangan ekspor berlaku harga minyak goreng curah berhasil turun jadi Rp 17.200-17.600 per liter.

Meski demikian, nyatanya pencabutan larangan ekspor ini tetap dilakukan, padahal target pemerintah sendiri belum terpenuhi. Sebab, pada saat ekspor minyak goreng dilarang sejak 28 April lalu, pemerintah menyebut akan kembali membuka ekspor jika harga minyak goreng curah sudah menyentuh Rp 14 ribu per liter.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia mengatakan pemerintah ingin memberlakukan larangan ekspor agar harga minyak goreng curah kembali ke kisaran Rp 14 ribu per liter di pasar tradisional di seluruh Indonesia.

“Jangka waktu larangan ekspor sampai minyak goreng menyentuh target 14 ribu secara merata di seluruh Indonesia,” kata Airlangga.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan CPO, ekspor, IKAPPI, Minyak Goreng, pedagang
Admin 19 Mei 2022 19 Mei 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya SEA Games 2021 (2022): Karate Kembali Sumbang Medali Emas untuk Indonesia
Artikel Selanjutnya Halal Bihalal Pemko dan BP Batam, Silaturahmi dalam Keberagaman

APA YANG BARU?

Ribuan Butir Ektasi Disita Aparat Polda Kepri dari 2 Kurir di Batam
Artikel 4 jam lalu 64 disimak
Komunitas Gathering, Upaya Promosi WPP New Nagoya
Artikel 6 jam lalu 70 disimak
Wapres RI Try Sutrisno Meninggal Dunia, Dimakamkan di TMP Kalibata Siang Ini
Artikel 8 jam lalu 71 disimak
Ratusan Ton Beras Premium Kiriman dari Makassar Tiba di Batam
Artikel 15 jam lalu 108 disimak
Pemko Batam Berikan Santunan Kepada 1.200 Anak Yatim
Artikel 1 hari lalu 134 disimak

POPULER PEKAN INI

Pemko Batam Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al-Ishlaah, Berikan Bantuan Rp40 Jt
Artikel 3 hari lalu 365 disimak
Komisi III DPR RI Soroti Tuntutan Hukuman Mati ABK Kapal Pembawa Sabu
Artikel 5 hari lalu 326 disimak
BP Batam Tawarkan Stabilitas Regulasi kepada Investor Eropa dan Jepang
Artikel 5 hari lalu 320 disimak
Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
Pendidikan 6 hari lalu 302 disimak
MBG Ramadan di Batam ; 1 Biskuit-Setengah Jagung, SPPG Ditegur
Artikel 6 hari lalu 285 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?