Terhubung Dengan Kami

Uang

Jumlah Bank di Indonesia Terlalu Banyak

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

PERHIMPUNAN Bank-bank Nasional (Perbanas) menyebut jumlah bank di Indonesia terlalu banyak sehingga menimbulkan persaingan yang tidak seimbang di industri perbankan nasional.

Saat ini, Indonesia tercatat berada di peringkat pertama sebagai negara dengan jumlah bank terbanyak di Asia Tenggara.

Mengutip data Statistik Perbankan Indonesia yang dipublikasikan OJK, jumlah bank umum di Indonesia sebanyak 115 bank per November 2018. Jumlah tersebut relatif stagnan dalam dua tahun terakhir.

Ketua Umum Perbanas, Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan persaingan yang tidak seimbang tersebut tercermin dari kompetisi perebutan likuiditas atau Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tidak merata antara kelompok bank kecil dan besar yang memiliki modal inti di atas Rp30 triliun.

Sebagai contoh, cepatnya kenaikan bunga acuan Bank Indonesia tahun lalu membuat bank terpaksa mengerek bunga deposito untuk menjaga likuiditas. Praktis, bank menengah dan besar yang paling memiliki kemampuan untuk menjaring dana di pasar. Hal ini membuat bank kecil semakin kewalahan mengikuti persaingan bunga.

Oleh sebab itu, Direktur Utama Bank Mandiri itu mengatakan konsolidasi perbankan harus terus didorong agar jumlah pemain industri perbankan tidak terlalu banyak.

“Menurut Perbanas idealnya jumlah bank di Indonesia di kisaran 50-70 bank, jadi perlu ada konsolidasi,” kata Kartika dikutip dari Vivanews, Rabu (30/1/2019).

Perbanas juga mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merevisi peraturan terkait kepemilikan tunggal atau Single Presence Policy (SPP) perbankan di Indonesia dalam Peraturan OJK Nomor 39/POJK.03/2017.

Hal ini berguna untuk mengefisienkan jumlah bank dan agar bank-bank kecil di Tanah Air bisa bergabung dengan bank besar. Faktor kewajiban penggabungan usaha tersebut dinilai menjadi salah satu penghambat laju konsolidasi bank di dalam negeri.

Selama ini aturan SPP menegaskan bahwa setiap pihak hanya dapat menjadi pemegang saham pengendali pada satu bank. Kepemilikan atas dua bank dapat dilakukan bila salah satunya adalah bank campuran atau bank dengan prinsip syariah.

Apabila suatu bank ingin mengambil alih bank lain, maka bank tersebut wajib memilih salah satu opsi yakni merger, pembentukan induk di perbankan, atau fungsi holding.

Di dalam dunia bisnis, merger dapat diartikan sebagai penggabungan beberapa perusahaan namun hanya satu perusahaan saja yang dipertahankan, sementara yang lain dibubarkan tanpa adanya likuidasi.

Sementara, konsolidasi didefinisikan sebagai perbuatan hukum oleh beberapa perusahaan yang meleburkan diri dan mendirikan satu perusahaan baru. Jika di dalam merger hanya ada satu perusahaan yang dipertahankan eksistensinya, di dalam konsolidasi ini perusahaan-perusahaan yang meleburkan diri ini sama-sama tidak dipertahankan eksistensinya akan tetapi membuat suatu perusahaan baru.

(*)

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!2 hari lalu

Google Bakal Cegah Orang Nonton Youtube Berlebihan Dengan Cara Ini

MENONTON YouTube merupakan pilihan banyak orang saat karantina di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Namun, menonton terlalu lama tentu tak...

Histori1 minggu lalu

Kisah Sahang dan Gambir di Kepulauan Riau

MASA depan Kabupaten Lingga itu di sektor pertanian. Sejarah masa lampau negeri termasyur yang menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau Lingga...

Hidup Sehat2 minggu lalu

Sehat Jiwa di Masa Pandemi Covid-19. Tips Sehat dari Dokter Spesialis Kejiwaan RSBP Batam

PANDEMI Covid-19 (virus Corona) menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia, Provinsi Kepri dan Batam. Covid-19 tidak...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Menyalin Tulisan Tangan Dengan Google Lens

GOOGLE telah menambahkan fitur baru yang sangat berguna ke Google Lens. Kini, kalian bisa menyalin dan menempelkan (copy and paste)...

Histori2 minggu lalu

Menolak Lupa ; Tentang RA. Srimulat

RADEN Ayu Srimulat (7 Mei 1908-1968) adalah pemain sandiwara panggung, pemain film dan penyanyi di era akhir 50-an sampai akhir...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

ADU HEMAT KUOTA | Zoom, WebEx Atau Google Meet?

KEBIJAKAN agar bekerja dari rumah membuat sebagian besar pekerja harus menggunakan aplikasi video telekonferensi tetap produktif. Sejumlah aplikasi seperti Zoom,...

Otto Keren!3 minggu lalu

Mini Wuling Seharga Rp. 90 Juta

WULING telah memperkenalkan mini-EV baru yang diberi nama Wuling Hongguang. Mobil listrik tiga pintu dan empat kursi ini hadir dalam...

Ide3 minggu lalu

10 Ide Fotografi di Rumah

SAAT kita diminta untuk berdiam diri #DiRumahSaja , pasti ada kejenuhan yang mendera. Sejak wabah COVID-19 melanda negeri kita awal...

Histori3 minggu lalu

Honda FC50, Nenek Moyang Beat

NETIZEN banyak yang kaget dengan tampilan nenek moyang motor matik Honda BeAT yang mulai bamyak diposting di facebook. Leluhur Honda...

Pop & Roll3 minggu lalu

Tawaran Gratis Dari Google Meet

MULAI bulan Mei ini, Google mulai menggratiskan layanan video conference mereka untuk semua pemilik akun Google, yaitu Google Meet. Siap caplok pengguna Zoom? Sebelumnya,...

Advertisement