Hubungi kami di

Pop & Roll

“Kabar Reuni Oasis di 2017”

Adam

Terbit

|

GRUP band Oasis dikabarkan akan reuni. Kabar itu makin santer di awal November ini. Band legendaris asal Inggris tersebut, malah sudah disebutkan bakal mnggelar tur lagi mulai tahun depan.

Oasis adalah band paling populer setelah The Beatles. Band itu sebenarnya sudah bubar pada pada 2009 lalu. Ada konflik antara kakak-beradik yang menjadi motor Oasis, Noel dan Liam Gallagher yangjadi penyebabnya.

Total, band yang dibentuk pada tahun 1991 itu sudah menghasilkan tujuh album studio dengan total penjualan diperkirakan mencapai 77 juta kopi.

Gosip soal kemungkinan reuninya Oasis pertama dikabarkan oleh Noise11  pada akhir oktober kemarin. Laman musik Australia itu mengutip seorang anggota band asal Inggris yang memiliki hubungan dekat dengan Liam Gallagher. Merekamenyatakan bahwa Oasis tengah mencari band-band untuk membuka konser mereka tahun depan.

Salah satu calon band pembuka tersebut diduga adalah Ride. Pentolan band ini, gitaris Andy Bell, pernah menjadi bassis Oasis pada 1998 hingga bubar.

“Rivalitas Liam dan Noel Gallagher telah benar-benar berakhir, meski mereka tetap tampak saling bermusuhan di depan publik demi publisitas,” tulis Noise11.

Kabar tersebut, menurut NME (1/11), diperkuat dengan fakta bahwa beberapa rumah judi di Inggris menunda taruhan soal kapan para personel Oasis akan manggung bersama lagi.

Hal tersebut mereka lakukan karena, setelah kabar ini merebak, mendadak banyak orang memasang taruhan Oasis akan reuni pada 2017, seperti yang dicuitkan rumah judi Coral.

Sampai saat ini baik Liam, Noel, maupun band Ride belum menanggapi kabar tersebut.

Tetapi dalam sebuah wawancara dengan Toronto Sun (h/t RTT News, 30/10), Liam Gallagher mengisyaratkan reuni mungkin saja terwujud walau menyangkal bahwa dirinya “sangat menginginkan” reuni tersebut.

“[…] jika (reuni, red.) itu terjadi, masih butuh waktu. Saya pikir seharusnya dulu kami tidak bubar,” kata Liam.

Mat Whitecross, sutradara “Oasis: Supersonic” –film dokumenter tentang perjalanan Oasis–, mengatakan dirinya kerap ditanya soal kemungkinan reuninya band tersebut.

“Liam, setelah selesai dengan proyek solonya, mengatakan ada hasrat untuk itu, dan Noel juga berkata hal yang sama. Jika mereka bisa membangun situasi di mana mereka tidak akan saling membunuh, saya pikir mereka bisa bersama lagi,” kata Whitecross kepada The Hollywood Reporter (28/10).

Perjalanan Oasis

Oasis dibentuk pada 1991 di Manchester, Inggris, oleh Liam (vokal), Paul Arthurs (gitar), Paul McGuigan (bass), dan Tony McCarroll (drum). Noel baru bergabung beberapa bulan kemudian.

Album pertama mereka, Definitely Maybe, dirilis pada 29 Agustus 1994 dan langsung menjadi hit dan memuncaki tangga lagu di Inggris Raya. Tujuh platinum berhasil diraih dan penjualannya di seluruh dunia mencapai angka 15 juta kopi.

Nama Oasis makin melejit setelah (What’s the Story) Morning Glory? keluar pada Oktober 1995. Single “Some Might Say” menjadi lagu pertama mereka yang memuncaki tangga lagu Inggris, sementara “Wonderwall” dan “Don’t Look Back in Anger” menyusul menjadi hit di pasar internasional.

Album kedua ini mencapai angka penjualan 22 juta kopi di seluruh dunia dan nama Oasis pun semakin terkenal. Media-media menahbiskan mereka sebagai band Inggris paling tenar setelah The Beatles.

Popularitas itu membuat para anggota band, terutama Noel dan Liam menjadi sorotan media. Hedonisme pun mulai mengubah perangai para personel band, terutama Gallagher bersaudara.

Keributan antarpersonel kerap terjadi sehingga formasi band kerap berubah. Hingga bubar pada 2009, ada 10 musisi yang pernah menjadi personel Oasis.

Penjualan album-album selanjutnya tidak bisa menyamai dua album awal. Hal tersebut ditengara menjadi salah satu penyebab terjadinya keretakan hubungan Liam dan Noel.

Puncaknya terjadi pada 28 Agustus 2009 menjelang sebuah konser di Paris ketika, menurut Noel kepada Daily Mail (7/7/2011), sang adik Liam mencoba menghantamkan gitarnya kepada sang kakak.

Setelah itu semua jadwal konser Oasis dibatalkan dan mereka membubarkan diri.

“Dengan perasaan sedih sekaligus lega saya menyatakan kepada Anda bahwa saya keluar dari Oasis malam ini,” tulis Noel dalam pernyataan resminya. “Orang-orang akan menulis dan mengatakan apa yang mereka mau, tetapi saya tidak bisa lagi bekerja sama dengan Liam walau hanya untuk sehari saja.”

Setelah itu Noel membentuk band baru bernama Noel Gallagher’s High Flying Birds sementara Liam membangun Beady Eye.

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook