DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang melaporkan adanya 20.488 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang periode Januari hingga September 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana tercatat 20.196 kasus dalam periode yang sama.
Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, mengungkapkan bahwa meskipun kenaikannya terbilang kecil, hal ini tetap perlu diwaspadai.
“ISPA dapat menyerang berbagai kelompok umur, sehingga kewaspadaan sangat penting,” ujar Rustam.
Tren bulanan menunjukkan lonjakan kasus ISPA terjadi pada bulan Februari 2025 dan kembali meningkat menjelang September. Kenaikan ini diduga terkait dengan perubahan cuaca yang sering terjadi pada musim pancaroba, yang merupakan waktu rawan bagi penyakit saluran pernapasan.
Rustam juga menambahkan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat pasca pandemi COVID-19 dan menurunnya kewaspadaan terhadap penyakit pernapasan turut berkontribusi terhadap peningkatan angka kasus di tahun ini.
Data menunjukkan bahwa anak balita mendominasi jumlah kasus dengan 3.576, diikuti oleh anak usia 10-18 tahun sebanyak 4.147 kasus, dan orang dewasa berusia 19-59 tahun dengan 10.888 kasus. Sisa kasus berasal dari kelompok usia 60 tahun ke atas dan anak-anak berusia 5-9 tahun.
“Data ini mengindikasikan bahwa remaja hingga usia produktif semakin rentan terhadap ISPA,” jelasnya.
Rustam menekankan bahwa Dinkes Tanjungpinang berkomitmen untuk melakukan pencegahan sebagai langkah utama dalam menekan angka ISPA. Mereka bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta etika batuk dan bersin di tempat umum, termasuk di sekolah dan fasilitas umum.
Selain itu, Dinkes juga meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dengan memastikan ketersediaan obat dan sarana pemeriksaan untuk mengantisipasi lonjakan kasus ISPA. Rustam menambahkan bahwa pemantauan kualitas udara dan pengendalian sumber polusi, seperti pembakaran sampah, juga menjadi bagian dari upaya pencegahan ISPA.
(nes)


