Terhubung Dengan Kami

Khas

Kasus Jiwasraya Berskala “Gigantic”, Ada Dugaan Kongkalikong

ilham kurnia

Dipublikasi

pada

BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat kerugian sementara PT. Asuransi Jiwasraya karena penurunan nilai saham di produk reksadana yang mereka beli, mencapai Rp6,4 triliun.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna dalam jumpa pers menyebutkan ada lebih dari lima ribu transaksi yang beragam dari saham dan reksa dana.

Mayoritas dana premi dari produk asuransi dan investasi Jiwasraya yakni JS Saving Plan, menurut Agung, diinvestasikan pada instrumen saham dan reksadana saham berkualitas rendah.

Berdasarkan hasil sementara pemeriksaan yang dilakukan BPK, kata Agung, Jiwasraya berinvestasi di saham tanpa dasar data yang valid dan objektif.

“Berdekatan unrealized lost dan jual beli ditentukan dengan negosiasi tertentu dan investasi langsung yang tidak likuid dan tidak wajar,” kata Agung di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Agung juga mengungkapkan dugaan sementara bahwa terdapat indikasi “kongkalikong” pemilihan instrumen investasi oleh manajemen Jiwasraya dan Manajer Investasi.

“Jual beli saham dilakukan dengan pihak berafiliasi sehingga tidak mencerminkan saham yang sebenarnya,” ujar Agung.

Di luar reksadana, Agung juga memaparkan ada transaksi saham berkualitas rendah dan tidak likuid hingga mencapai Rp4 triliun.

Selain itu, Jiwasraya juga membeli instrumen utang berisiko tinggi seperti surat utang jangka menengah (medium terms notes/MTN) dari sebuah emiten properti

Dia menegaskan saat ini pihaknya sedang memeriksa kembali terkait penempatan investasi yang salah. Salah satu yang sedang ditindaklanjuti adalah manajer investasi saham yang kurang baik.

Oleh karena Jiwasraya merupakan BUMN, BPK juga sedang menyisir potensi kerugian negara dari tindakan investasi yang keliru oleh Jiwasraya.

BPK berjanji menuntaskan perhitungan kerugian negara dalam tempo dua bulan sejak saat ini.

Agung menekankan BPK sebelumnya pernah mengingatkan Jiwasraya mengenai penempatan investasi yang salah pada 2016. Jiwasraya kemudian menindaklanjuti rekomendasi itu. Namun tidak berselang lama, manajemen Jiwasraya kembali menempatkan investasi di saham yang berkualitas rendah.

“Tapi mereka (Jiwasraya) melakukan transaksi (salah investasi) itu lagi. Masalahnya kami temukan, Anda perbaiki tapi dilakukan kembali. Lagi-lagi engkau melakukannya. Tapi ini skalanya besar. Kurang lebih seperti itu,” tegas Agung.

Agung menyebut kasus Jiwasraya merupakan kasus dengan skala “gigantic” atau masif dan berisiko sistemik. Di samping itu, Agung mendorong pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah untuk menyehatkan Jiwasraya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan akan segera menindaklanjuti formula yang telah dia siapkan untuk menyehatkan Jiwasraya. Erick mengapresiasi hasil kerja BPK yang sebetulnya juga sudah memberikan laporan mengenai hal ini sejak 2008.

“BPK akan mencari kerugian negara yang ditimbulkan dari apa yang terjadi di Jiwasraya, Kejaksaan akan memproses secara hukum dan kami di Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan juga OJK tentunya segera menindaklanjuti formula yang sudah kami siapkan untuk ‘menyembuhkan’ Jiwasraya,” ujar Erick

Menurut Erick, apa yang sedang dilaksanakan oleh BPK bersama Kejaksaan Agung sudah sejalan dengan koordinasi yang telah dilakukan bersama.

“Di saat seperti ini, semua pihak harus saling bahu-membahu mencari solusi sesuai porsinya,” ujar Menteri BUMN tersebut seperti dikutip Antara.

(*)

Klik untuk memberi komentar

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Histori3 jam lalu

Sejarah Pengelolaan Air Bersih di Batam (2) | KONSESI MODAL ASING & DAM BALOI YANG MERANA

SEJALAN dengan perkembangan Batam di dekade 90-an, kota ini dituntut untuk mampu menyediakan air bersih dengan kualitas yang baik. Terutama...

Histori8 jam lalu

Sejarah Pengelolaan Air Bersih Di Batam (1) | WADUK-WADUK & DURIANGKANG YANG FENOMENAL

SAAT mulai ditangani oleh PT. ATB pada tahun 1995, Otorita Batam sebenarnya telah memiliki aset waduk yang telah beroperasi. Tercatat...

NGOBROL EVERYWHERE4 hari lalu

MENEROKA ASA PARIWISATA KITA | NGOBROL EVERYWHERE (FULL)

ADA lima atraksi wisata di Provinsi Kepri masuk dalam kalender acara atau Calender of Event (CoE) Pariwisata Indonesia yang ditetapkan...

NGOBROL EVERYWHERE5 hari lalu

MENEROKA ASA PARIWISATA KITA (Behind The Scene) | NGOBROL EVERYWHERE

ComingSoonSenin20012020 ADA lima atraksi wisata di Provinsi Kepri masuk dalam kalender acara atau Calender of Event (CoE) Pariwisata Indonesia yang...

Makan Enak5 hari lalu

Makan Ketam Mak Biyah | MAKAN ENAK!

KETAM atau rajungan atau kepiting merupakan biota laut yang sering diolah menjadi sajian lezat oleh masyarakat Kepulauan Riau. Hewan laut...

Jalan-Jalan Plesir6 hari lalu

Jalan-Jalan di JALAN LEBAR BATAM

SEJAK 2016, infrastruktur jalan di kota Batam mulai membaik. Ruas-ruas jalan utama yang berpotensi menyebabkan kemacetan, kini sudah semakin melebar....

Histori7 hari lalu

Perkembangan Doktrin Hukum Laut | SIAPA BERHAK ATAS LAUTAN?

SEJARAH telah membuktikan, bahkan hingga saat ini. Laut memiliki banyak fungsi strategis yang mendorong penguasaan & pemanfaatan oleh masing-masing negara...

Pop & Roll7 hari lalu

Pornhub Digugat Pria Tuli Karena Tak Ada Subtitle

SEORANG pria bernama Yaroslav Suris, warga Amerika Serikat, telah mengajukan gugatan kepada situs esek-esek Pornhub gara-gara kurangnya subtitle atau terjemahan dalam bentuk...

Pop & Roll7 hari lalu

Ade Irawan Meninggal Dunia

AKTRIS senior Ade Irawan menyusul sang puteri Ria Irawan yang telah meninggal dunia 11 hari yang lalu. Ria Irawan meninggal dunia pada...

Jalan-Jalan Plesir1 minggu lalu

“HIKAYAT SI BADANG” | JELAJAH WISATA KARIMUN (Bagian 2)

BADANG adalah sosok yang sangat terkenal di Tanjung Balai Karimun. Merupakan seorang Hulubalang Kerajaan Riau Lingga yang pada masa hidupnya...