Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Periksa Kadishub Batam
    10 jam lalu
    Hingga 3 Hari Ke Depan, Tanjungpinang Diperkirakan Diguyur Hujan
    12 jam lalu
    Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang
    12 jam lalu
    Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Melejit Sabtu Ini
    14 jam lalu
    Pria Mengaku Dibegal, Ternyata Rekayasa Usai Menyayat Tangan Sendiri
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
    11 jam lalu
    Libatkan RT/RW, Pengelolaan Sampah dengan TPS Komunal di Batam
    13 jam lalu
    SPMB Kota Batam 2026/2027 Dibuka Lebih Awal: Jalur Afirmasi Mulai 8 Juni 2026
    2 hari lalu
    “Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
    3 hari lalu
    27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data Kependudukan Kota Batam 2026
    12 jam lalu
    Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
    2 hari lalu
    Sultan Abdul Rahman I Muazzamshah (Sultan Riau Lingga Pertama)
    6 hari lalu
    Pulau Kasu, Batam
    2 minggu lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Kayakoy : Kota Hantu Warga Yunani di Turki

Editor Admin 10 tahun lalu 2.2k disimak
Photo credit: Sarah Murray/Flickr

DELAPAN kilometer sebelah selatan kota Fethiye atau di barat daya negara Turki, terdapat reruntuhan sekitar lima ratus rumah. Rumah-rumah itu awalnya didiami oleh warga asal Yunani. Daerah ini disebut Livissi.

Sebagian besar merupakan penganut Kristen Ortodoks Yunani. Livissi yang sekarang dikenal sebagai Kayakoy atau Rock Village. Kota kecil ini dibangun mungkin sekitar abad ke-18. Di situs kota kuno Lebessus ini, diperkirakan telah menjadi tempat bagi penduduk Bizantium Gemiler melarikan diri untuk menghindari bajak laut perampokan.

Photo credit: Dany Sternfeld/Flickr
Photo credit: Dany Sternfeld/Flickr

Setelah bencana gempa bumi, banyak yang meninggalkan daerah ini.  Paska musibah besar itu, kota kecil Livissi memiliki populasi sekitar 10.000 atau 20.000 menurut sumber yang berbeda. Sebelum Perang Dunia Pertama,  masih banyak penduduk Yunani yang hidup damai di seluruh Turki barat, termasuk lokasi ini.

Photo credit: Tania & Artur/Flickr
Photo credit: Tania & Artur/Flickr

Tapi ketika Perang dimulai, orang Yunani ini tiba-tiba dimusuhi. Beberapa ratus ribu orang Yunani dibantai selama perang. Beberapa lainnya melarikan diri ke Yunani. Ada juga yang dideportasi secara paksa.  Penduduk Livissi diusir dari rumah mereka. Mereka berbaris berjalan kaki ke lokasi lain sejauh 220 km dari sini. Banyak yang tewas karena kelaparan dan kelelahan selama pawai kematian tersebut. Setelah kekalahan Turki dalam Perang dan runtuhnya Kekaisaran Ottoman, orang Yunani memutuskan untuk kembali ke tanah mereka ini. Sebuah perang skala penuh diikuti –the Greco– Turki.

 

Photo credit: Chris Parfitt/Flickr
Photo credit: Chris Parfitt/Flickr
Photo credit: Sarah Murray/Flickr
Photo credit: Sarah Murray/Flickr

Akibat perang yang berlangsung tiga tahun, tak terhitung jumlah orang yang menjadi korbannya.  Akhirnya, perjanjian damai ditandatangani. Pada tahun 1923 Kedua negara sepakat untuk melakukan pertukaran populasi. Lebih dari satu juta Kristen Ortodoks Yunani yang tinggal di Turki harus kembali ke Yunani. Dalam cara yang sama, sekitar 500.000 orang Turki harus meninggalkan wilayah Yunani dan kembali ke Turki. Pada saat perang berakhir, Livissi semakin ditinggalkan.

Photo credit: Dennis & Patty/Flickr
Photo credit: Dennis & Patty/Flickr
Photo credit: Dennis & Patty/Flickr
Photo credit: Dennis & Patty/Flickr

Keluarga yang tersisa di sini, sekali lagi dideportasi secara paksa. Ketika lokasi ini ditinggalkan orang-orang Yunani yang pergi karena dideportasi,  orang Turki dari Yunani mendarat di Livissi.  Namun, warga Turki yang sebelumnya tinggal di Yunani, terbiasa tinggal di lahan datar serta subur. Mereka tidak bertahan lama tinggal di wilayah tandus serta berbatu seperti ini. Kondisinya semakin diperparah Pada tahun 1957. Sebuah gempa berskala 7,1 magnitude menghancurkaan kota kecil ini. Sebagian besar bangunan kota rusak parah.

Photo credit: David Bacon/Flickr
Photo credit: David Bacon/Flickr
Photo credit: Dennis & Patty/Flickr
Photo credit: Dennis & Patty/Flickr
Photo credit: Eric Sehr/Flickr
Photo credit: Eric Sehr/Flickr

Kota Livissi yang sekarang berganti nama menjadi Kayakoy. Kondisinya tetap sepi. Lokasi ini sekarang dipertahankan sebagai museum dan monumen bersejarah oleh pemerintahan Turki. (yur/amusingplanet)

Kaitan kayakoy, kota hantu, livissi, turki, yunani
Admin 10 Oktober 2016 10 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warung-Warung Sambal Yang Mantap di Jakarta
Artikel Selanjutnya Indonesian “Cultural Night” Pukau Warga Acropolis

APA YANG BARU?

Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Periksa Kadishub Batam
Artikel 10 jam lalu 155 disimak
“Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
Histori 11 jam lalu 181 disimak
Data Kependudukan Kota Batam 2026
Statistik 12 jam lalu 141 disimak
Hingga 3 Hari Ke Depan, Tanjungpinang Diperkirakan Diguyur Hujan
Artikel 12 jam lalu 178 disimak
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang
Artikel 12 jam lalu 177 disimak

POPULER PEKAN INI

Como 1907 Lolos Liga Champions Eropa, Klub Emil Audero Degradasi ke Serie B
Sports 6 hari lalu 704 disimak
27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
Sports 6 hari lalu 645 disimak
“Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
Histori 3 hari lalu 597 disimak
BBM Subsidi Pertalite: Siapa yang Layak dan Apa Acuannya?
Artikel 3 hari lalu 587 disimak
Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura–Amsterdam
Artikel 3 hari lalu 543 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?