Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • šŸ”“ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    18 Wilayah Tergolong Krisis Air, BP Batam Janji Benahi
    7 jam lalu
    ABH Siapkan Tangki Air, Pekerjaan Pipa di Simpang Plamo – K Square Belum Rampung
    7 jam lalu
    Kelompok Usia Dewasa Dominasi Kasus ISPA di Batam
    7 jam lalu
    Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
    2 hari lalu
    KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    WALHI Soroti Risiko Ekosistem dan Krisis Air Efek Ekspansi Data Center Batam
    7 jam lalu
    Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
    2 hari lalu
    Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
    2 hari lalu
    Timnas Indonesia Raih Tropi Internasional Sepakbola, Setelah 35 Tahun Puasa Gelar
    3 hari lalu
    Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    1 minggu lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    1 minggu lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    1 minggu lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    3 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ā€˜Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • šŸ”“ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
Ā© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Ketika Bayi Lahir Dari Hasil Pembuahan 3 Orangtua

Editor Redaksi 10 tahun lalu 2.5k disimak

SEORANG bayi laki-laki di Meksiko pada Ā April 2016 lalu, menggemparkan dunia.

Daftar Isi
Mengapa ada yang melakukan pembuahan bayi dariĀ tiga orangtua?Bagaimana proses merencanakan kehamilan dari tiga orangtua?Apa bedanya teknik ini dengan program bayi tabung biasa?Mengapa teknik ā€œtiga orangtuaā€ dikatakan kontroversial?

Bayi tersebut merupakan kelahiran sukses pertama dari sebuah metode pembuahan yang cukup kontroversial: tiga orangtua.

Artinya, anak laki-laki ini membawa informasi DNA dari tiga orang yang berbeda.

Apakah hal itu memang bisa terjadi? Berikut penjelasa ilmiahnya seperti yang kami lansir dari laman helosehat.com.

Mengapa ada yang melakukan pembuahan bayi dariĀ tiga orangtua?

Ibu dan ayah anak tersebut adalah pasangan asal Yordania yang telah kehilangan dua anak dari kehamilan sebelumnya akibat penyakit genetik langka yang disebut sindrom Leigh. Sang ibu membawa gen untuk penyakit ini di dalam DNA mitokondrianya. Jika mitokondria tidak bekerja dengan benar, sel bisa mati. Akibatnya, fungsi jantung, otak, otot, hati, dan paru-paru dapat sangat terganggu.

Seorang anak akan mewarisi rantai DNA dari kedua orangtuanya, tapi mereka hanya mewarisi DNA mitokondria dari pihak ibu sehingga jika genetik ibu membawa mutasi pada DNA-nya, calon bayi dapat mengembangkan berbagai kondisi medis yang mengancam jiwa. Penyakit mitokondria cenderung timbul pada masa kanak-kanak dan terus memburuk seiring waktu, berakibat fatal bahkan sebelum menginjak dewasa — sering membunuh bayi dalam beberapa tahun pertama kehidupan. Komplikasi penyakit mitokondria termasuk stroke, kejang, kebutaan, tuli, diabetes, penyakit Parkinson, dan gagal otot.

Wanita yang berisiko mewarisi mutasi ini memiliki beberapa pilihan terbatas jika mereka ingin melahirkan anak yang sehat. Penyakit bawaan mitokondria tidak memiliki pengobatan, dan memengaruhi sekitar 1 per 6.500 bayi dalam bentuk yang lebih serius.

Bagaimana proses merencanakan kehamilan dari tiga orangtua?

Bayi itu diciptakan melalui programĀ IVF (in vitro fertilization) alias bayi tabung, prosedur yang melibatkan tiga orang: ibu, ayah dan donor. Para ilmuwan mengambil DNA dari inti sel telur ibu dan memasukkan materi genetik tersebut ke dalam sel telur donor. Hasilnya adalah telur ā€œrancangan baruā€ dengan DNA mitokondria dari donor yang sehat dan DNA inti dari ibu. Telur itu kemudian dibuahi dengan sperma dari ayah di luar rahim ibu sampai menjadi embrio. Kemudian, embrio ditanamkan kembali ke dalam rahim ibu, untuk menjalani 37 minggu kehamilan.

Merancang embrio menggunakan sumbangan mitokondria memberikanĀ kesempatan padaĀ ibu dengan mutasi mitokondria untuk bisa hamil sendiri dan melahirkan bayi sehat tanpa bawaan cacat genetik. Selain itu, prosedur ini dapat menghilangkan cacat mitokondria sepenuhnya dari garis keturunan keluarga selamanya.

Apa bedanya teknik ini dengan program bayi tabung biasa?

Selama prosedur bayi tabungĀ yang biasa, sampel sel telur dan sperma utuh yang diambil dari masing-masing pihak akan disatukan dalam laboratorium untuk memungkinkan terjadinya pembuahan. Dengan prosedur ini, Anda dapat menggunakan kombinasi dari sel telur dan sperma asli milik Anda dan pasangan, atau sperma dan telur donor. Pada proses bayi tabung biasa, DNA yang terlibat hanya dari dua pihak, yaitu dari dua orangtua biologis atau satu orangtua dan satu donor.

Proses bayi tabung ā€œtiga orangtuaā€ melibatkan pengubahan DNA, sehingga embrio yang dihasilkan memiliki DNA inti dari kedua orang tua, dan DNA mitokondria serta sedikit sisa DNA inti dari donor; dari sinilah istilah ā€œtiga orangtuaā€ berasal. Artinya, Anak-anak yang diciptakan dari metode pembuahan ini akan terkait secara genetik dengan donor, tetapi di saat yang sama jejak DNA inti dari donor hanya membentuk porsi kecil dari materi genetik anak — hanya sekitar 0,1% dari gen donor yang terkandung dalam mitokondria kita (dengan 99,9% sisanya berasal dari inti sel milik ibu dan ayah kandung).

Dengan demikian, dalam kenyataannya keterkaitan ā€œdarahā€ antara donor dan anak tergolong jauh dari cukup untuk pihak donor bisa dikatakan sebagai orangtua yang sesungguhnya.

Mengapa teknik ā€œtiga orangtuaā€ dikatakan kontroversial?

Beberapa orang menentang dengan alasan agama atau etika, terutama jika dilihat dariĀ teknik yang melibatkan modifikasi dan perancangan genetik sel telur dalam rangka untuk menciptakan embrio lain. Jadi, banyak anggapan bahwa teknik bayi tabung dari tiga orang ini terasa seperti ā€œmengganggu takdir alam.ā€

Kekhawatiran kedua adalah bahwa dengan menciptakan campuran materi genetik baru, Anda juga mungkin akan menciptakan perubahan genetik yang sama sekali baru dan bisa berlangsung turun-temurun, sebelum kita memiliki kesempatan untuk mengetahui apakah perubahan ini berbahaya. Misalnya, sperma pria yang diubah secara genetik akan memengaruhi kode genetik dari telur atau sperma dari anak-anaknya, dan kemudian cucunya, cicitnya dan sebagainya, sehingga menyebabkan masalah kesuburan atau penyakit kronis tertentu yang sebelumnya tak pernah ada di generasi terdahulu.

Tahun 1990-an adalah kali terakhir para ilmuwan mencoba untuk merancang DNA bayi menggunakan sampel dari tiga orang, ketika mereka menyuntikkan DNA mitokondria dari donor ke dalam telur wanita lain, bersama dengan sperma dari pasangannya. Dua dari embrio yang dihasilkan mengembangkan kelainan genetik, sehingga prosedur ini dihentikan oleh Food and Drug Administration AS. Masalahnya mungkin timbul dari janin yang memiliki mitokondria dari dua sumber.

Di sisi lain, mereka yang pro terhadap metode alternatif ini berpendapat bahwa penggantian mitokondria bukan benar-benar modifikasi. Mitokondria yang disumbangkan diproduksi secara alami oleh donor (dalam telur donor) dan tidak direkayasa atau merupakan produk sintetis. Ini berarti bahwa peneliti menggunakan materi genetik yang terjadi di alam, tidak menambahkan sesuatu yang baru yang bersifat mendasar atau buatan. Mereka bersikeras bahwa metode penggantian mitokondria bersifat lebih seperti transplantasi daripada rekayasa genetika.

Kaitan bayi, pembuahan, tiga orangtua
Redaksi 25 November 2016 25 November 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tes DNA, Kiswinar Anak Kandung Mario Teguh
Artikel Selanjutnya CN-235 Untuk Royal Thai Police

APA YANG BARU?

18 Wilayah Tergolong Krisis Air, BP Batam Janji Benahi
Artikel 7 jam lalu 107 disimak
ABH Siapkan Tangki Air, Pekerjaan Pipa di Simpang Plamo – K Square Belum Rampung
Artikel 7 jam lalu 162 disimak
WALHI Soroti Risiko Ekosistem dan Krisis Air Efek Ekspansi Data Center Batam
Lingkungan 7 jam lalu 192 disimak
Kelompok Usia Dewasa Dominasi Kasus ISPA di Batam
Artikel 7 jam lalu 237 disimak
Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
Artikel 2 hari lalu 305 disimak

POPULER PEKAN INI

Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
Histori 4 hari lalu 591 disimak
Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
Pendidikan 2 hari lalu 582 disimak
Imbas Pelebaran Jalan Tengku Sulung, Pengendara Diarahkan Lewat Botania
Artikel 3 hari lalu 547 disimak
Ratusan Calon PMI Nonprosedural Batal Berangkat dari Batam
Artikel 3 hari lalu 541 disimak
Tiga Bulan Air Mati, Ratusan Warga Nongsa Turun ke Jalan; Singgung Proyek Data Center
Artikel 4 hari lalu 540 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
Ā© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?