Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dihadiri Ribuan Warga, Walikota Batam Buka MTQH XXXIV
    10 jam lalu
    Mulai Efektif Berjalan, Ratusan Permohonan Perizinan Telah Diterbitkan BP Batam
    11 jam lalu
    Modus Bukti Transfer Fiktif, Pelaku Ditangkap Sebelum Kabur
    18 jam lalu
    Pemko Batam Masih Kaji WFH, ASN Tetap Masuk Kantor
    19 jam lalu
    Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri & Kepala Kantor Imigrasi Batam yang Baru Dilantik
    19 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    6 jam lalu
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    1 minggu lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    1 minggu lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    2 minggu lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    4 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Ketok Magic, Bikin Mulus Bodi Mobil Tanpa Magic

Editor Admin 8 tahun lalu 3.1k disimak

 

PARA mekaniknya hanya menggunakan peralatan sederhana, seperti palu. Namun, hasilnya cukup memuaskan, kendaraan penyok kembali mulus.

Biayanya pun terjangkau. Itulah jasa reparasi ketok magic.

Kata “ketok” mungkin menunjukkan peralatan yang digunakan yaitu palu. Sedangkan kata “magic” yang memunculkan syakwasangka; jangan-jangan prosesnya menggunakan magi (kekuatan gaib).

Sialnya, banyak orang percaya.

“Mitos perkotaan menyebutkan ketok magic mempekerjakan jin untuk menghapus penyok. Para mekanik mengabadikan mitos itu dengan merahasiakan proses pengerjaannya, meminta pelanggan tidak mengintip di sekitar pintu garasi sementara mereka bekerja,” tulis Christopher Torchia dan Lely Djuhari dalam Indonesian Slang: Colloquial Indonesian at Work.

Ini yang membedakan dengan jasa cat duko dan las ketok, di mana pelanggan bisa melihat pengerjaannya.

Kusmanadi, ahli ketok magic asal Blitar, membantah bahwa ketok magic bukan hasil kerja tuyul, setan genderuwo atau apapun juga. Tidak benar pekerjaan itu harus dikerjakan dengan upacara dan sesajian. Begitu juga biaya reparasi yang harus berekor angka ganjil, seperti Rp56.666, Rp50.000 boleh saja.

“Saya tahu persis, pekerjaan itu hasil tangan orang yang betul-betul ahli,” kata Kusmanadi, pria kelahiran Bleduk Blitar, 11 Juni 1959, seperti dikutip majalah motor dan mobil, M&M, No. 15/XVII/Februari 1988.

Siapakah pelopor ketok magic?

Menurut M&M, Kusmanadi adalah murid langsung dari Mbah Turut yang kali pertama mempopulerkan ketok magic. Pada 1976, Kusmanadi hanya sampai kelas dua SMP di Blitar, karena harus membantu orangtuanya memenuhi biaya hidup keluarga.

Tidak jauh dari rumahnya, dia membantu Mbah Turut yang memiliki bengkel. Meski tidak berpendidikan teknik, Mbah Turut memiliki keahlian yang mumpuni dalam memperbaiki kendaraan.

Awalnya hanya membantu memberikan peralatan seperti palu, kemudian dia diajari mengetok bagian-bagian yang gampang. Pada kesempatan ini, dia dan delapan orang yang belajar kepada Mbah Turut.

Setelah tiga tahun belajar pada Mbah Turut, Kusmanadi tidak langsung membuka bengkel, namun membantu kakaknya jualan sayuran. Baru pada 1984, dia diajak kawan seperguruan membuka bengkel di Yogyakarta. Ketika Mbah Turut masih hidup, namanya bukan ketok magic, tapi kenteng teter.

“Jadi waktu itu, orang-orang bilang sama si mbah, mau neterin ini mbah,” kata Kusmanadi. “Di kota Yogya inilah istilah kenteng teter, berubah nama menjadi ketok magic.

Istilah ketok magic timbul dari ketidakpercayaan masyarakat akan hasil pekerjaan kami. Ketika itu, mereka beranggapan hasil kerja kami dilakukan atas bantuan magic. Mana mungkin kami bisa mengerjakan begitu cepat dan baik? Begitu pikir mereka.

Maka timbullah istilah baru, ketok magic.”

Sayangnya, ada pekerja ketok magic yang mengiyakan dan mengatakannya kepada sebuah media terbitan Jakarta –M&M tidak menyebutkan nama media itu.

Usaha ketok magic Kusmanadi dan kawannya terus berkembang. Sampai-sampai dia dapat mengumpulkan modal sendiri untuk membuka bengkel baru. Seiring dengan itu, ketok magic bagai wabah, menyebar ke kota-kota lain, seperti Jakarta.

Untuk memperkuat usahanya, setiap bengkel ketok magic menambahkan tempat asal ketok magic: Blitar.

“Ketok magic paling terkenal berada di Blitar, Jawa Timur, di mana ketok magic pertama kali dibuka pada akhir 1950-an,” tulis Torchia dan Lely. Padahal, Mbah Turut telah meninggal tahun 1982. “Mungkin ada muridnya langsung dari si mbah, atau cucu muridnya, atau tidak ada hubungannya sama sekali tetapi mendompleng kemasyhuran si mbah,” terka Kusmanadi.

Sukses di kota Gudeg, Kusmanadi hijrah ke ibukota Jakarta. Dia buka bengkel di Condet, Jakarta Timur. Kewalahan melayani pelanggan, sampai-sampai dia tolak. Bengkel kotok magic bermunculan di kota Metropolitan ini.

Pada 1988, terdata kurang lebih ada 40 bengkel ketok magic. Akibatnya, kliennya terus menurun dan dia memutuskan pindah ke Buncit, Jakarta Selatan. Di tempat baru ini, bengkelnya masih cukup ramai dikunjungi pelanggan, meski tak sesukses di tempat pertama.

Ketok magic hingga kini masih eksis mereparasi kendaraan yang penyok. Tentu saja dengan keahlian “mengetok” bukan dengan “magic.”

 

(*)

Kaitan bengkel, histori, Ketok magic, khas, top
Admin 18 Februari 2018 18 Februari 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Libur Imlek, Batam jadi Lokasi Liburan Turis Asing
Artikel Selanjutnya Geliat Film Pendek di Batam

APA YANG BARU?

Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 6 jam lalu 107 disimak
Dihadiri Ribuan Warga, Walikota Batam Buka MTQH XXXIV
Artikel 10 jam lalu 98 disimak
Mulai Efektif Berjalan, Ratusan Permohonan Perizinan Telah Diterbitkan BP Batam
Artikel 11 jam lalu 102 disimak
Modus Bukti Transfer Fiktif, Pelaku Ditangkap Sebelum Kabur
Artikel 18 jam lalu 136 disimak
Pemko Batam Masih Kaji WFH, ASN Tetap Masuk Kantor
Artikel 19 jam lalu 122 disimak

POPULER PEKAN INI

Selama Kegiatan MTQH XXXIV, Disdukcapil Buka Layanan Adminduk di Lokasi Acara
Artikel 4 hari lalu 337 disimak
Terkait ODGJ dan Orang Terlantar, Dinsos Batam Respon Cepat Laporan Masyarakat
Artikel 4 hari lalu 292 disimak
Tekan Tingkat Kobocoran, ABH Buka Legalisasi Sambungan Air
Artikel 4 hari lalu 283 disimak
45 Komunitas Ramaikan Jong Race Festival 2026 di Bintan
Artikel 4 hari lalu 266 disimak
Lonjakan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang Saat Musim Kemarau
Artikel 6 hari lalu 263 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?