Hubungi kami di

Ini Batam

Komisi I DPRD Kepri Lakukan Kunjungan ke Mako Ditpolairud Polda Kepri

iqbal fadillah

Terbit

|

Poto Bersama Direktur Polairud Polda Kepri dengan Ketua dan anggota Komisi I DPRD Kepri saat melalukan kunjungan kerja pada Jum'at (9/10). Photo : Ist.

KETUA Komisi I DPRD Provinsi Bobby Jayanto beserta anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepri melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Dit. Polairud Polda Kepri pada Jumat (9/10) lalu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, S.I.K., Wadir Polairud Polda Kepri AKBP Liberty Marodut Panjaitan S.Ik., dan Pejabat Utama Ditpolairud Polda Kepri.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto, mengatakan DPRD Provinsi Kepri akan menghibahkan 2 unit mesin kapal guna mendukung operasional jajaran Ditpolairud Polda Kepri. Selain itu juga akan memberikan hibah bantuan bangunan setelah Polda Kepri mendapatkan legalitas status tanah mako Ditpolairud Polda Kepri.

“Semoga dapat dimanfaatkan dalam menunjang operasional jajaran kepolisian perairan dan udara (Polairud) Polda Kepri” kata Boby.

Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas perhatian yang telah diberikan pihak Komisi I DPRD Kepri.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung operasional kerja instansi yang dipimpinnya.

“Terimakasih atas bantuan yang diberikan, ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga polisi perairan dapat memanfaatkan ini semua dalam menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Kepri mengingat sebagian besar wilayah kita ini adalah perairan” ungkap Kombes Pol. Giuseppe Reinhard Gultom.

Dari hasil kunjungan kerja tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Kepri berharap Ditpolairud Polda Kepri dapat membantu pengusaha dalam percepatan pengembangan ekonomi Provinsi Kepri, serta dapat meningkatan patroli dalam penanganan dan penekanan lalulintas Narkoba diwiayah Provinsi Kepri.

Hal terpenting lainnya adalah dalam mengantisipasi terhadap pengawasan nelayan pengkap ikan di wiayah perairan Natuna yang tidak mentaati aturan yang telah ditetapkan. (*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook