Hubungi kami di

Ini Batam

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Lingga ke Disbudpar Batam

Terbit

|

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinta, menyerahkan Cinderamata kepada rombongan Anggota DPRD Kab. Lingga, Kamis (16/07). Photo : Ist. @Disbudpar Batam

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga berkunjung ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, pada Kamis (16/7) kemarin.

Anggota Komisi II DPRD Lingga, Raja Muchsin mengatakan, kunjungan ini untuk melihat dan mengetahui sejauh mana pengaruh Covid-19 terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura dan Malaysia. kunjungan ini juga di hadiri Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashiruddin dan lima Anggota DPRD Kabupaten Lingga.

“Kami betul-betul ingin mengetahui sejauhmana pengaruh covid-19 terhadap kunjungan Wisman dari Singapura dan Malaysia di sini (Batam) karena berpengaruh juga di Lingga,” katanya.

Kehadiran ketua beserta anggota DPRD Lingga ini disambut hangat kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata. Dalam pertemuan tersebut Ardi menyampaikan di tahun 2019 lalu provinsi Kepri menempati urutan dua kunjungan wisman setelah Bali dan Kota Batam merupakan daerah penyumbang wisman terbanyak di Kepri.

BACA JUGA :  DPRD Kepri Sahkan Perda APBD Kepri TA 2022 Sebesar Rp3,870 Triliun

“Kunjungan wisman Batam setiap bulannya mencapai 150.000 kunjungan dan kalau di akhir tahun bisa mencapai 200.000 kunjungan. Tahun 2019 luar biasa, kita (Kepri) nomor dua setelah Bali dan 75 persen kunjungannya dari Batam,” terangnya.

Selama Covid-19 setiap daerah di Indonesia berpengaruh terhadap kunjungan wisman, karena setiap negara membatasi kunjungan dari setiap negara, salah satunya dari Singapura dan Malaysia, begitu juga dengan Indonesia.

BACA JUGA :  Wakil Walikota : Pelanggar Protkes Didenda Rp. 250.000 per Orang, Badan Usaha Minimal Rp. 500.000

“Indonesia juga mempunyai Peraturan Menteri Hukum Dan HAM Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia,” terangnya.

Di depan anggota dewan, Ardi menjelaskan penanganan Covid-19 di Kota Batam. Dimana Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memerintahkan untuk melakukan penyisiran Covid-19 disetiap kecamatan di Kota Batam. Dan kini Kota Batam sudah zona kuning menuju hijau.

“Sejak Batam New Normal 15 Juni lalu, semua sektor usaha sudah dibuka, salah satunya sektor pariwisata. Hotel, restoran, tempat hiburan sudah dibuka namun dengan membuat surat pernyataan bahwa tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

*(Zhr/GoWestId)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid