Terhubung Dengan Kami

Khas

Masalah Indonesia Menuju Industri 4.0

ilham kurnia

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : © pixabay

INDONESIA siap memasuki era revolusi industri 4.0 untuk lima sektor industri yakni, makanan-minuman, tekstil, otomotif, kimia, dan elektronika.

Tapi masih menghadapi tantangan yakni kendala adanya 10 persoalan yang harus diatasi.

“Indonesia sudah siap memasuki revolusi industri 4.0 untuk lima sektor indsutri, tapi untuk memasuki industri 4.0, tidak bisa begitu saja dimasuki. Ada prasyarat yang harus dipenuhi,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Bambang Riznanto, pada Seminar Internasional ke-5 “Innovation Research Science, Technology dan Culture (IRSTC) 2019” di Kampus Universitas Pancasila, Jakarta dilansir dari laman arah.com.

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Pengurus Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP) Prof Dr Edie Toet Hendratno, Rektor Universitas Pancasila Prof Dr Wahono Sumaryono, serta sejumlah pakar lainnya.

Hadir juga guru besar dari Beuth University of Applied Sciences Berlin, Jerman, Prof Dr-Ing Ralf Forster yang menjadi guru besar tamu di Universitas Pancasila, beberpa guru besar dari Universitas di Malaysia, serta beberapa pembicara dari Indonesia.

Lima sektor industri yang disiapkan memasuki revolusi industri 4.0 tersebut, dinilai sebagai sektor yang dominan pada industri manufaktur Indonesia. “Adopsi industri 4.0 sasarannya untuk meningkatkan produktivitas dan pemasaran lima sektor industri tersebut,” katanya.

Namun, untuk memasuki industri 4,0, kata dia, ada prasyarat yang harus dipenuhi dan ini menjadi tantangan yang harus dihadapi Indonesia. “Ada 10 prasyarat yang menjadi tantangan Indonesia antara lain, harmonisasi aturan dan kebijakan, kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, pemenuhan target SDGs,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pancasila, Wahono Sumaryono, mengatakan, mendukung sepenuhnya pelaksanaan Seminar Internasional ke-5 “Innovation Research Science and Technology Culture” (URSTC) yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Pancasila.

Seminar tersebut dihadiri pembicara yakni sejumlah pakar dari Jerman serta Malaysia, yang telah bekerja sama dengan Universitas Pancasila.

Pada kesempatan tersebut, Wahono juga mengatakan, menyambut baik program Pemerintah dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. “UP mencermati arah kebijakan Pemerintah dalam menghadapi revolusi indisutri 4.0 dengan berupaya menerpkannya sebagai bekal pendidikan bagi mahasiswa UP,” katanya.

(*)

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Hidup Sehat10 jam lalu

TONGKAT ALI DARI GUNUNG JANTAN

GUNUNG Jantan, begitu masyarakat Tanjung Balai Karimun menyebut gunung yang berada di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing di kabupaten Karimun ini. Beberapa...

Gaptek? Gak Lah!10 jam lalu

Ada Stiker STAY HOME Di Instagram, Begini Cara Pakainya

UNTUK menekan laju penyebaran virus corona atau Covid-19, Instagram merilis stiker Stay Home pada 22 Maret 2020. Stiker ini mendorong...

Hidup Sehat4 hari lalu

Hantavirus Yang Lagi Viral, VIRUS APA LAGI ITU?

HANTAVIRUS atau virus Hanta jadi yang paling dibicarakan oleh netizen pada sejak Selasa (25/3/2020). Kata “Hangtavirus” pun melesat jadi trending...

Histori1 minggu lalu

Corona dan Pandemi-Pandemi Yang Pernah Terjadi Di Dunia

PANDEMI virus corona masih terus terjadi di berbagai belahan dunia sekarang ini. Secara umum, wabah ini memiliki dampak yang cukup...

Ide2 minggu lalu

Cara Pengemudi Taksi Ini Bentengi Diri Dari Covid-19

WABAH virus Corona yang semakin menggila penyebarannya tentu bikin khawatir para pekerja yang menuntut berinteraksi dengan pelanggannya. Pengemudi taksi satu...

Ide2 minggu lalu

Membuat Sendiri Hand Sanitizer Berstandar WHO

MEREBAKNYA virus corona (covid-19) di banyak negara, menyebabkan banyak pengaruh. Indonesia yang sebelumnya menyatakan diri bebas covid-19, tidak bisa lagi...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Frogs “Si Taksi Drone”, Berhasil Terbang Perdana

UJI terbang taxi drone kapasitas dua orang bernama Frogs berhasil terbang di Landasan Udara Gading, Gunung Kidul, Yogyakarta, saat uji terbang pertama...

Histori3 minggu lalu

Hikayat Kabil & Kampung Panau (Bagian 2)

WILAYAH Kabil dan Kampung Panau merupakan sedikit wilayah di kota Batam yang sudah tumbuh sejak lama sebagai tempat permukiman orang....

Makan Enak3 minggu lalu

Berjaya Hotel Johor Sajikan Menu Makanan Nusantara Selama Ramadan 2020

HOTEL Berjaya Waterfront, Johor Bahru, Malaysia, dipastikan akan terasa berbeda pada musim Ramadhan (bulan puasa) 2020 mendatang. Hotel yang bangunannya...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Tim Cook Batasi Jumlah Orang di Apple Store

CEO Apple, Tim Cook mengambil langkah preventif untuk mencegah penyebaran corona. Selain menganjurkan karyawan yang berada di daerah rawan untuk...

Advertisement