Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    3.188 Warga Binaan di Kepri Terima Remisi, 36 Langsung Bebas
    3 jam lalu
    IPAM Duriangkang Alami Gangguan Listrik di Hari HUT RI ke-81
    4 jam lalu
    Pemko Batam Bersiap Evaluasi Izin Tempat Hiburan Malam
    4 jam lalu
    Bareskrim Polri Gerebek Gelper di Batam
    5 jam lalu
    Rapat Paripurna: Pemko Batam Ajukan 3 Ranperda Strategis, dari Kampung Tua hingga Pajak Daerah
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Manajemen Tua Vs Muda: di Dua Toko Grosir Battery
    3 jam lalu
    14 Tim Berlaga dalam Lomba Sampan Naga di Desa Kuala Sempang
    3 jam lalu
    Nindy, Siswi SMAN 2 Tanjungpinang yang Jadi Paskibraka Kepri
    3 jam lalu
    Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
    2 hari lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    4 jam lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 hari lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 bulan lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Mata Pendeta William Beaver Dioperasi Oleh Robot

Editor Admin 10 tahun lalu 1.3k disimak
Foto : © BBC

PENDETA William Beaver dari Gereja Santa Perawan Maria di Iffley, Oxford, Inggris, kehilangan kemampuannya untuk melihat. Ini suatu hal yang menyedihkan sekali.

“Saya seolah-olah seperti melihat bayangan dari sebuah ruangan penuh cermin di dalam sirkus,” ujar lelaki 70 tahun itu dilansir BBC.

Pada Juli tahun ini, ahli mata menemukan adanya lapisan membran yang tumbuh di belakang mata kanannya. Tumbuhnya membran ini mendorong bagian retina sehingga terbentuklah lubang pada retina. Lubang inilah yang kemudian merusak indra penglihatan sang pendeta.

“Ketika saya mengangkat buku, yang bisa saya lihat hanyalah gambar suram di bagian tengah. Pandangan saya terbatas hanya pada bagian tepi saja,” ujar Beaver.

Beaver sangat takut dengan proses degenarasi mata yang bisa menyebabkannya menjadi buta.

Tapi Beaver beruntung ketika ia bertemu Professor Robert MacLaren yang menyarankannya untuk menjalani operasi mata di rumah sakit John Radcliffe di Oxford, Inggris. Namun operasi yang dijalani Beaver sangat berbeda dengan operasi lainnya yang dilakukan oleh dokter di kamar bedah.

Lazimnya, operasi menggunakan pisau bedah yang digerakkan oleh tangan manusia. Operasi mata yang dijalani oleh Beaver ini justru dilakukan oleh robot.

Foto : © BBC

Robotlah yang menyingkirkan membran setebal seperseratus milimeter yang menghalangi pandangan mata Beaver.

Tugas dokter adalah menggerakkan alat pengendali joystick dan layar sentuh di kamar bedah tanpa menyentuh mata sama sekali. Lewat joystik dan layar sentuh inilah robot dikendalikan untuk melakukan operasi rumit yang biasanya dikerjakan oleh dokter bedah mata.

Seperti dipaparkan di situs resmi Oxford University, operasi mata ini dikerjakan oleh Robotic Retinal Dissection Device (R2D2) yang disponsori oleh University of Oxford dan didanai oleh NIHR Oxford Biomedical Research Centre dengan dukungan dari Oxford University Hospitals NHS Foundation Trust.

Selain itu ada juga peran dari Zizoz, sebuah yayasan amal bagi pasien yang mengidapchoroideremia, penyakit genetis yang bisa menyebabkan kebutaan.

Robot ini beroperasi di dalam mata lewat sebuah lubang tunggal yang lebarnya kurang dari satu milimeter. Robot ini harus bisa masuk dan keluar dari mata lewat lubang itu selama operasi berlangsung.

Alat canggih ini dirancang untuk meniadakan getaran yang tidak diinginkan yang biasanya terjadi pada tangan dokter bedah. Jadi, alat bedah yang sangat kecil ini bisa masuk ke dalam mata dengan aman.

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Robot ini merupakan tangan mekanis yang dilengkapi dengan tujuh motor independen yang dikendalikan dengan komputer sehingga menghasilkan gerakan yang sangat presisi dalam skala seperseribu milimeter.

Dalam kasus pendeta Beaver, sebuah membran tumbuh di permukaan retina. Membran ini menyebabkan retina berkontraksi sehigga menyebabkan pandangan Beaver tidak sempurna. Membran inilah yang harus dilepaskan dari retina tanpa merusak retina itu. Retina adalah selapis tipis sel yang terletak pada bagian belakang bola mata. Retina merupakan bagian mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal syaraf.

Jika operasi dilakukan oleh tangan dokter bedah, getaran tangan akibat detak jantung akan mempengaruhi ketepatan area operasi. Tapi dengan adanya robot canggih ini semua operasi bisa dikerjakan dengan presisi tingkat tinggi yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia secara langsung.

“Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa kita baru saja menyaksikan operasi mata masa depan,” ujar profesor Robert MacLaren setelah operasi selesai, dilansir medicaldaily.com.

“Teknologi mutakhir dengan pemindai laser dan mikroskop memungkinkan kita untuk memantau penyakit retina pada tingkat mikroskopik. Namun hal yang kita lihat sekarang adalah di luar batas fisiologi yang bisa dikerjakan menggunakan tangan manusia. Dengan sistem robotik, kami membuka lembaran baru operasi mata yang selama ini tidak bisa dikerjakan,” tambah MacLaren.

Bagaimana komentar pendeta Beaver pasca operasi?

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Kepada BBC Breakfast yang dikutip oleh Mirror, dia berkata :

“Saya sangat rileks dan benar-benar nyaman karena saya bisa melihat kemajuan teknologi, niat baik dan keterampilan berpadu menjadi satu.”

“Kuncinya adalah pada presisi. Getaran tangan ahli bedah bisa merusak operasi sehingga bisa menyebabkan pendarahan. Tapi robot ini membuat semuanya tampak sederhana,” tambah Beaver. ***

Kaitan operasi mata, robot, William Beaver
Admin 10 Oktober 2016 10 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aa Gatot Ditahan Polisi, Kok DPO Bisa Tayang?
Artikel Selanjutnya Mobil Mewah Bodong Masuk Batam, Selundupan Marak Lagi?

APA YANG BARU?

Manajemen Tua Vs Muda: di Dua Toko Grosir Battery
Catatan Netizen 3 jam lalu 89 disimak
14 Tim Berlaga dalam Lomba Sampan Naga di Desa Kuala Sempang
Budaya 3 jam lalu 77 disimak
3.188 Warga Binaan di Kepri Terima Remisi, 36 Langsung Bebas
Artikel 3 jam lalu 84 disimak
Nindy, Siswi SMAN 2 Tanjungpinang yang Jadi Paskibraka Kepri
Pendidikan 3 jam lalu 87 disimak
IPAM Duriangkang Alami Gangguan Listrik di Hari HUT RI ke-81
Artikel 4 jam lalu 89 disimak

POPULER PEKAN INI

Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 6 hari lalu 603 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 6 hari lalu 325 disimak
Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Transmigrasi Patriot
Artikel 4 hari lalu 310 disimak
Daerah Dilarang Pesta Hari Jadi Daerah
In Depth 2 hari lalu 300 disimak
Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
Artikel 6 hari lalu 288 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?