Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BP Batam Berikan Dukungan Investasi Manufaktur Bernilai Tambah
    10 jam lalu
    Polda Kepri Berikan 300 Tiket Mudik Gratis
    13 jam lalu
    Chery C5 CSH Resmi Hadir di Batam, Siap Temani Mobilitas Dinamis Kota Industri dan Maritim
    14 jam lalu
    Tinjau Posko Mudik, Bupati Bintan Pastikan Pemudik Aman di Perjalanan
    15 jam lalu
    Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    5 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    5 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    2 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    2 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    7 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Mata Pendeta William Beaver Dioperasi Oleh Robot

Editor Admin 9 tahun lalu 1.3k disimak
Foto : © BBC

PENDETA William Beaver dari Gereja Santa Perawan Maria di Iffley, Oxford, Inggris, kehilangan kemampuannya untuk melihat. Ini suatu hal yang menyedihkan sekali.

“Saya seolah-olah seperti melihat bayangan dari sebuah ruangan penuh cermin di dalam sirkus,” ujar lelaki 70 tahun itu dilansir BBC.

Pada Juli tahun ini, ahli mata menemukan adanya lapisan membran yang tumbuh di belakang mata kanannya. Tumbuhnya membran ini mendorong bagian retina sehingga terbentuklah lubang pada retina. Lubang inilah yang kemudian merusak indra penglihatan sang pendeta.

“Ketika saya mengangkat buku, yang bisa saya lihat hanyalah gambar suram di bagian tengah. Pandangan saya terbatas hanya pada bagian tepi saja,” ujar Beaver.

Beaver sangat takut dengan proses degenarasi mata yang bisa menyebabkannya menjadi buta.

Tapi Beaver beruntung ketika ia bertemu Professor Robert MacLaren yang menyarankannya untuk menjalani operasi mata di rumah sakit John Radcliffe di Oxford, Inggris. Namun operasi yang dijalani Beaver sangat berbeda dengan operasi lainnya yang dilakukan oleh dokter di kamar bedah.

Lazimnya, operasi menggunakan pisau bedah yang digerakkan oleh tangan manusia. Operasi mata yang dijalani oleh Beaver ini justru dilakukan oleh robot.

Foto : © BBC

Robotlah yang menyingkirkan membran setebal seperseratus milimeter yang menghalangi pandangan mata Beaver.

Tugas dokter adalah menggerakkan alat pengendali joystick dan layar sentuh di kamar bedah tanpa menyentuh mata sama sekali. Lewat joystik dan layar sentuh inilah robot dikendalikan untuk melakukan operasi rumit yang biasanya dikerjakan oleh dokter bedah mata.

Seperti dipaparkan di situs resmi Oxford University, operasi mata ini dikerjakan oleh Robotic Retinal Dissection Device (R2D2) yang disponsori oleh University of Oxford dan didanai oleh NIHR Oxford Biomedical Research Centre dengan dukungan dari Oxford University Hospitals NHS Foundation Trust.

Selain itu ada juga peran dari Zizoz, sebuah yayasan amal bagi pasien yang mengidapchoroideremia, penyakit genetis yang bisa menyebabkan kebutaan.

Robot ini beroperasi di dalam mata lewat sebuah lubang tunggal yang lebarnya kurang dari satu milimeter. Robot ini harus bisa masuk dan keluar dari mata lewat lubang itu selama operasi berlangsung.

Alat canggih ini dirancang untuk meniadakan getaran yang tidak diinginkan yang biasanya terjadi pada tangan dokter bedah. Jadi, alat bedah yang sangat kecil ini bisa masuk ke dalam mata dengan aman.

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Robot ini merupakan tangan mekanis yang dilengkapi dengan tujuh motor independen yang dikendalikan dengan komputer sehingga menghasilkan gerakan yang sangat presisi dalam skala seperseribu milimeter.

Dalam kasus pendeta Beaver, sebuah membran tumbuh di permukaan retina. Membran ini menyebabkan retina berkontraksi sehigga menyebabkan pandangan Beaver tidak sempurna. Membran inilah yang harus dilepaskan dari retina tanpa merusak retina itu. Retina adalah selapis tipis sel yang terletak pada bagian belakang bola mata. Retina merupakan bagian mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal syaraf.

Jika operasi dilakukan oleh tangan dokter bedah, getaran tangan akibat detak jantung akan mempengaruhi ketepatan area operasi. Tapi dengan adanya robot canggih ini semua operasi bisa dikerjakan dengan presisi tingkat tinggi yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia secara langsung.

“Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa kita baru saja menyaksikan operasi mata masa depan,” ujar profesor Robert MacLaren setelah operasi selesai, dilansir medicaldaily.com.

“Teknologi mutakhir dengan pemindai laser dan mikroskop memungkinkan kita untuk memantau penyakit retina pada tingkat mikroskopik. Namun hal yang kita lihat sekarang adalah di luar batas fisiologi yang bisa dikerjakan menggunakan tangan manusia. Dengan sistem robotik, kami membuka lembaran baru operasi mata yang selama ini tidak bisa dikerjakan,” tambah MacLaren.

Bagaimana komentar pendeta Beaver pasca operasi?

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Kepada BBC Breakfast yang dikutip oleh Mirror, dia berkata :

“Saya sangat rileks dan benar-benar nyaman karena saya bisa melihat kemajuan teknologi, niat baik dan keterampilan berpadu menjadi satu.”

“Kuncinya adalah pada presisi. Getaran tangan ahli bedah bisa merusak operasi sehingga bisa menyebabkan pendarahan. Tapi robot ini membuat semuanya tampak sederhana,” tambah Beaver. ***

Kaitan operasi mata, robot, William Beaver
Admin 10 Oktober 2016 10 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aa Gatot Ditahan Polisi, Kok DPO Bisa Tayang?
Artikel Selanjutnya Mobil Mewah Bodong Masuk Batam, Selundupan Marak Lagi?

APA YANG BARU?

BP Batam Berikan Dukungan Investasi Manufaktur Bernilai Tambah
Artikel 10 jam lalu 26 disimak
Polda Kepri Berikan 300 Tiket Mudik Gratis
Artikel 13 jam lalu 25 disimak
Chery C5 CSH Resmi Hadir di Batam, Siap Temani Mobilitas Dinamis Kota Industri dan Maritim
Artikel 14 jam lalu 93 disimak
Tinjau Posko Mudik, Bupati Bintan Pastikan Pemudik Aman di Perjalanan
Artikel 15 jam lalu 82 disimak
Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
Artikel 1 hari lalu 129 disimak

POPULER PEKAN INI

Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 5 hari lalu 210 disimak
Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
Lingkungan 5 hari lalu 203 disimak
Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
Artikel 5 hari lalu 193 disimak
HONOR Luncurkan HONOR X7d dan HONOR X6c Terbaru, Smartphone Tangguh Berbasis AI
Gadget 4 hari lalu 184 disimak
Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
Artikel 5 hari lalu 181 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?