Terhubung Dengan Kami

Catatan Netizen

Mengunjungi Masjid dan Quran Tertua di Nusantara | XPDC TO INDONESIA TIMUR

nien bagaskara

Dipublikasi

pada

Foto : © Imbalo Batam on FACEBOOK


“KAMI empat orang.” ujar Nor Azman Merican rekan dari Pulau Pinang Malaysia, Ia mengajakku mengunjungi Indonesia bagian Timur selama 15 hari kalender.

Tahun lalu 2019 mereka berenam mengelilingi Sumatera. Dimulai dari Kuala Lumpur ke Jakarta Lampung hingga ke Aceh balik ke Pulau Pinang, selama 17 hari.

“Kami Ingin melalui Trans Sulawesi.” ujarnya lagi. Dari Makassar balik ke Kuala Lumpur. Karena sebagian teman belum pernah ke Batam, kalau bisa jadwal itinery yang pak buat perjalanan dimulai Batam.

Kami tidak usah lewat pulau Jawa.

“Sudah pernah keliling Jawa hingga ke Surabaya,” tambahnya lagi.

Aku pun membuat jadwal acara bekpekeran itu. Dari mulai Johor Bahru ke Tanjung Pinang, ada layanan Ferry dari Stulang Laut ke Pelabuhan Sri Bintan di Tanjung Pinang. Ongkos ferry tak sampai 100 RM.

Foto : © Imbalo Batam on FACEBOOK

Mengunjungi Pulau Penyengat, rencana sholat di masjid Sultan yang telah berusia ratusan tahun dan terbuat dari putih telur sebagai campuran semennya. Kami mengunjungi situs situs bersejarah dan semalam tidur di Pulau Gurindam itu.

Melalui Batam, rencana dengan penerbangan kami lanjutkan ke Ambon. Berangkat tengah hari di hari ketiga, tiba di Ambon hari keempat Jumat pagi.

Rencana Sholat Jumat di Masjid tua Wawane Wapauwe di Ambon.

Masjid yang sudah berusia 700 tahun ini dibangun pada tahun 1414 Masehi. Bukti sejarah Islam di Maluku pada masa lampau.

Foto : © Imbalo Batam on FACEBOOK

Penerbangan dari Batam ke Ambon sendiri berbiaya sekitar 2.5 juta rupiah dengan singgah di Surabaya dan Makassar.

Rencana semula kami akan naik Kapal Laut. Namun jadwal kapal itu tak sesuai pula dengan hari Jumat, waktu yang tepat untuk niat sholat Jumat di Masjid yang konon dulu pindah sendiri di tempat yang sekarang ini.

Menurut cerita rakyat setempat, dikisahkan ketika masyarakat Tehala, Atetu dan Nukuhaly turun ke pesisir pantai dan bergabung menjadi negeri Kaitetu, Masjid Wapauwe masih berada di dataran Tehala.

Namun pada suatu pagi, ketika masyarakat bangun dari tidurnya, masjid secara gaib telah berada di tengah tengah pemukiman penduduk di tanah Teon Samaiha, lengkap dengan segala kelengkapannya.

Foto : © Imbalo Batam on FACEBOOK

Ada sebuah Alquran tua seusia dengan masjid itu, masih dapat dibaca hingga sekarang ini. meskipun ada kerusakan sedikit, menurut ahli waris Mushaf Nur Cahya nama Quran itu rusak, akibat faktor kertasnya yang sudah tua , debu, kelembapan udara serta insect (hewan) kertas.

Dari Ambon kami akan lanjutkan ke Ternate dan Tidore mengunjungi Masjid dan Istana Kesultanan Islam awal di Timur Nusantara.

Tunggu laporan perjalanan kami nantinya ya.

Ada yang mau ikut XPDC ini?

——————————-

Sumber : IMBALO BATAM ON FACEBOOK

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Hidup Sehat11 jam lalu

TONGKAT ALI DARI GUNUNG JANTAN

GUNUNG Jantan, begitu masyarakat Tanjung Balai Karimun menyebut gunung yang berada di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing di kabupaten Karimun ini. Beberapa...

Gaptek? Gak Lah!11 jam lalu

Ada Stiker STAY HOME Di Instagram, Begini Cara Pakainya

UNTUK menekan laju penyebaran virus corona atau Covid-19, Instagram merilis stiker Stay Home pada 22 Maret 2020. Stiker ini mendorong...

Hidup Sehat4 hari lalu

Hantavirus Yang Lagi Viral, VIRUS APA LAGI ITU?

HANTAVIRUS atau virus Hanta jadi yang paling dibicarakan oleh netizen pada sejak Selasa (25/3/2020). Kata “Hangtavirus” pun melesat jadi trending...

Histori1 minggu lalu

Corona dan Pandemi-Pandemi Yang Pernah Terjadi Di Dunia

PANDEMI virus corona masih terus terjadi di berbagai belahan dunia sekarang ini. Secara umum, wabah ini memiliki dampak yang cukup...

Ide2 minggu lalu

Cara Pengemudi Taksi Ini Bentengi Diri Dari Covid-19

WABAH virus Corona yang semakin menggila penyebarannya tentu bikin khawatir para pekerja yang menuntut berinteraksi dengan pelanggannya. Pengemudi taksi satu...

Ide2 minggu lalu

Membuat Sendiri Hand Sanitizer Berstandar WHO

MEREBAKNYA virus corona (covid-19) di banyak negara, menyebabkan banyak pengaruh. Indonesia yang sebelumnya menyatakan diri bebas covid-19, tidak bisa lagi...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Frogs “Si Taksi Drone”, Berhasil Terbang Perdana

UJI terbang taxi drone kapasitas dua orang bernama Frogs berhasil terbang di Landasan Udara Gading, Gunung Kidul, Yogyakarta, saat uji terbang pertama...

Histori3 minggu lalu

Hikayat Kabil & Kampung Panau (Bagian 2)

WILAYAH Kabil dan Kampung Panau merupakan sedikit wilayah di kota Batam yang sudah tumbuh sejak lama sebagai tempat permukiman orang....

Makan Enak3 minggu lalu

Berjaya Hotel Johor Sajikan Menu Makanan Nusantara Selama Ramadan 2020

HOTEL Berjaya Waterfront, Johor Bahru, Malaysia, dipastikan akan terasa berbeda pada musim Ramadhan (bulan puasa) 2020 mendatang. Hotel yang bangunannya...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Tim Cook Batasi Jumlah Orang di Apple Store

CEO Apple, Tim Cook mengambil langkah preventif untuk mencegah penyebaran corona. Selain menganjurkan karyawan yang berada di daerah rawan untuk...

Advertisement