Hubungi kami di

Tanah Air

Menjelang Hari Kemerdekaan, Sudah Ada 77.090 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

ilham kurnia

Terbit

|

Ilustrasi, ist.

KASUS suspek di Indonesia terkait Covid-19 pada Minggu (16/8/2020) mencapai 77.090 orang. Jumlah tersebut merupakan data terbaru pemerintah yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 pada Minggu (16/8) sore.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), suspek merupakan istilah pengganti untuk pasien dalam pengawasan (PDP).

Seseorang disebut suspek Covid-19 jika mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Istilah suspek juga merujuk pada orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Bisa juga, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Adapun, hingga Minggu sore, terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 2.081 kasus.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai 139.549 kasus.

Dalam data yang sama, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah 1.782 orang, sehingga totalnya hingga saat ini menjadi 93.103 orang.

Kemudian, dalam kurun waktu 24 jam terakhir, pasien yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 79 orang.

Dengan demikian, total pasien meninggal dunia akibat Covid-19 menjadi 6.150 orang.

Lebih lanjut, tercatat 482 kabupaten/kota di 34 provinsi telah terdampak.

(*/dha)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook