Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
    3 jam lalu
    Cegah Aset Kabur, Buruh PT Ghim Li Batam Bersiaga 24 Jam di Depan Pabrik
    3 jam lalu
    Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
    3 jam lalu
    Lion Air Jakarta-Pekanbaru Dialihkan ke Batam
    3 jam lalu
    Kendala Data Hambat Penelusuran Lima Warga Batam di Penampungan Kamboja
    4 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
    2 hari lalu
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    6 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    6 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    1 minggu lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    5 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 minggu lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    1 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Operasi Siap Tempur Laut di Natuna | “INI LHO LAUT KAMI”

Editor Admin 7 tahun lalu 1.7k disimak

PANGLIMA Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya ) TNI Yudo Margono memimpin upacara gelar pasukan dalam operasi siaga tempur pengamanan laut Natuna sebagai upaya penegakan kedaulatan negara, jumat (3/1) kemarin.

Kapal Republik Indonesia (KRI) sudah dalam posisi siaga tempur untuk mengamankan Laut Natuna, Kepulauan Riau. Operasi ini sebagai upaya menegakkan kedaulatan Indonesia di perairan yang berbatasan dengan sejumlah negara tersebut, termasuk Tiongkok/ Cina.

“Ada dua KRI kita kerahkan dan ditambah tiga menyusul besok, ini kita lakukan karena ada pelanggaran kedaulatan di laut Natuna,” kata LaksdyaTNI Yudo Margono saat memberikan pengarahan kepada para prajurit diPaslabuh, Selat Lampa, Natuna,Jumat (3/1), dikutip dari ANTARA.

Selain itu, ia juga mengungkapkan ada 30 kapal ikan asing beroperasi di wilayah kedaulatan NKRI dengan dikawal oleh 3 kapal Coast Guard milik Tiongkok.

“Melalui udara tadi pagi kita telah pantau, ada 30 kapal ikan asing dengan dikawal 3 kapal pengawas mereka, dan mereka sengaja menghidupkan AIS mereka, ini ada apa?” ungkapnya kemarin.

Saat ini KRI Teuku Umar dan KRI Tjiptadi telah diberangkatkan.

“Operasi ini kita melibatkan semua unsur, baik darat, laut dan udara,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada prajurit untuk tidak terpancing, utamakan cara persuasif agar 30 kapal dan 3Coast Guard keluar dari laut Natuna.

“130 mil dari pantai, telah nyata masuk di wilayah landas kontinen Indonesia yang semestinya 200 mil,” kata Pangkogabwilhan.

Ia juga mengatakan saat ini KIA itu telah berada di sebelah selatan landas kontinen Indonesia, maka dari itu sore ini dikerahkan armada dalam siaga tempur laut Natuna terhitung per 1 Januari langsung dilakukan upaya penindakan melalui operasi siaga tempur laut Natuna 2020.

Himbau Agar Nelayan Natuna Tetap Tenang

SEHUBUNGAN dengan situasi yang memanas di perairan Natuna, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya ) TNI Yudo Margono menghimbau agar nelayan Natuna tetap tenang.

Tetap aja melaut, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan pada kami,” kata Yudo di laman ANTARA KEPRI.

Justru, lanjutnya lagi, nelayan di Natuna menjadi mata dan telinga aparat keamanan, khususnya Angkatan Laut.

” Mungkin dengan kondisi laut kita yang luas, itu tidak bisa dijangkau oleh KRI kita saat ini, kan jumlahnya terbatas,” terangnya lagi.

Ia juga meyakinkan masyarakat dan para nelayan untuk terus berkoordinasi dengan pihak TNI maupun Bakamla yang berada di laut Natuna.

“Contoh saja, kayak kemarin yang infokan ke kita-kan nelayan, ternyata ada sini,” ungkapnya.

Kembali Ia ingatkan bagi para nelayan, khususnya Natuna, tetaplah beraktifitas seperti biasanya.

“Tidak usah resah lah, karenakan jauh di 130 mil, kan nelayan kita kecil kecil, tidak sampai di sana,” kata Yudo.

Besar harapan Pangkogabwilhan l agar nelayan Natuna bisa mendominasi di area tangkap yang selalu disengketakan pihak asing tersebut.

“Saya justru berharap, nelayan kita bisa melaut hingga ZEE sana, karena akan semakin menegaskan ini loh laut kami, kami berhak menangkap ikan di sini,” lanjutnya.

Terkait adanya gangguan nelayan Indonesia diusir oleh kapal asing menurutnya sampai saat ini belum ada laporan secara resmi masuk ke TNI.

“Terkait nelayan kita diusir belum ada masuk laporan, namun justru kita yang mengusir mereka, jadi nelayan kita jangan takut,” tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya, Herman, Ketua Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah di laman ANTARA pada Rabu (1/1) malam lalu membenarkan, sebagian nelayan khawatir, karena mereka beranggapan akan ada ancaman di laut.

“Saya memaklumi itu, bisa saja kapal ssing dendam sama nelayan saya, namun jangan khawatir, saya terus berkoordinasi dengan aparat kita kok, aman itu,” kata dia.

Disamping itu pula, Ia menjelaskan bahwa benar berita yang beredar menyatakan nelayan lokal terganggu bahkan di usir oleh kapal asing saat sedang memancing.

“Nelayan saya kalau di laut tidak berani tidur, jika pun sedang istirahat, mereka harus bergantian, kalau tidak kami bisa ketabrak,” kata Herman.

Karena itu ia sangat berharap kehadiran Kapal Pengawas Indonesia juga turut hadir mengawasi para nelayan Natuna sebagai mana yang dilakukan Kapal Pengawas Negara Asing terhadap nelayan mereka.

“Iya kalau coast guard mereka melakukan itu, kenapa tidak, kita lakukan hal yang sama agar nelayan kami juga aman melaut,” ujarnya.

(*)

Kaitan cina, natuna, Siap tempur, Tiongkok, TNI, top
Admin 4 Januari 2020 4 Januari 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Temenggung Abdul Jamal di Kota Batam
Artikel Selanjutnya Membandingkan Kekuatan Tempur Indonesia Versus China

APA YANG BARU?

Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
Artikel 3 jam lalu 75 disimak
Cegah Aset Kabur, Buruh PT Ghim Li Batam Bersiaga 24 Jam di Depan Pabrik
Artikel 3 jam lalu 92 disimak
Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
Artikel 3 jam lalu 77 disimak
Lion Air Jakarta-Pekanbaru Dialihkan ke Batam
Artikel 3 jam lalu 87 disimak
Kendala Data Hambat Penelusuran Lima Warga Batam di Penampungan Kamboja
Artikel 4 jam lalu 78 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 4 hari lalu 838 disimak
19 Penerbangan Batam–Jakarta Batal Akibat Abu Krakatau, Penumpang Beralih ke Rute Transit
Artikel 6 hari lalu 347 disimak
Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
Histori 6 hari lalu 299 disimak
Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
Tokoh 5 hari lalu 288 disimak
Akses Udara Terganggu, Agenda MICE dan Wisata Batam Ikut Terdampak
Artikel 6 hari lalu 287 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?