Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Batam-Yogyakarta Kini Bisa Terbang Langsung Tanpa Transit
    15 jam lalu
    Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
    20 jam lalu
    Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
    22 jam lalu
    Anggaran Terbatas, Pemko Batam Baru Bisa Cover 4.000 Lansia dari 20 Ribu Target Penerima
    1 hari lalu
    Harga Emas di Batam Naik Lagi
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Portugal dan Swiss Lolos Babak 16 Besar
    17 jam lalu
    Kalahkan Austria 0-3, Tim Matador isi 1 Slot di Babak 16 Besar
    1 hari lalu
    Susul Kanada dan Meksiko, Tuan Rumah Amerika Masuk Babak 16 Besar
    2 hari lalu
    Dramatis Belgia Kontra Senegal, Belgia Unggul 3-2
    2 hari lalu
    Dual Gol Harry Kane ke Gawang Kongo Bawa Inggris ke Babak Selanjutnya
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    21 jam lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    22 jam lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    1 hari lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    5 hari lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    7 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Operator Dihimbau Turunkan Tarif Pesawat Sebelum Lebaran

Editor Redaksi 7 tahun lalu 1.1k disimak

KEMENTERIAN Perhubungan bakal mengupayakan implementasi penurunan harga tiket pesawat dapat berlaku sebelum musim mudik Lebaran 2019 tiba. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan, penyebab utama harga tiket pesawat yang tak kunjung turun lantaran pihak maskapai yang belum menjalankan imbauan dari Kementerian Perhubungan.

Ada tiga imbauan yang dimaksud Budi, pertama mengenai penerapan surprice atau harga tertentu berjenjang, kedua tentang penurunan batas atas. Dari dua imbauan tersebut, Budi menargetkan tarif tiket pesawat bisa turun hingga 15 persen.

“Tampaknya imbauan itu tidak digubris dengan maksimal,” kata Budi usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4) kemarin.

Sementara imbauan ketiga adalah mengenai penyediaan harga tiket berdasarkan subclas atau golongan di setiap kelas penerbangan. Misalnya untuk penerbangan utama (first class) ditetapkan subclass F dan P, yang merupakan tiket dengan harga termahal (full fare).

Begitu juga di kelas bisnis dan eksekutif dengan kode subclass J dan C (full fare). Sedang di kelas ekonomi, umumnya menggunakan kode subclass Y.

Budi pun berjanji bakal segera memanggil bos PT Garuda Indonesia Tbk dan PT Lion Mentari Airlines sebagai dua pemain utama bisnis penerbangan di Indonesia. Keduanya bakal dimintai keterangan mengenai alasan penundaan penurunan tiket ini.

Tetapi, sambung Budi, pemanggilan tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan pemberian sanksi, sebab pada dasarnya tidak ada aturan yang dilanggar oleh kedua perusahaan maskapai ini.

“Mereka selama ini legal, nggak salah karena itu (penentuan tarif) belum saya terapkan. Kalau surprice saya tetapkan, (kalau itu yang dinaikkan) menjadi salah. Saya tidak mau lah bicara sanksi, lembaga yang besar kalau andalkan sanksi itu tidak baik. Mekanisme kedewasaan yang ingin kami lakukan,” kata Budi.

Budi berharap pihak maskapai dapat kooperatif dengan pemerintah demi kepentingan masyarakat banyak, khususnya menyambut libur Lebaran 2019.

“Harapan saya Lebaran bisa lebih murah dengan opsi-opsi. Kalau tidak bisa tetapkan surprice, ya tarif batas atas,” tukas Budi.

Berdasarkan perkiraan Kementerian Perhubungan, total penumpang angkutan udara selama periode mudik tahun ini mencapai 5,78 juta orang atau sekitar 22,83 juta orang perkiraan total pemudik. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pemudik angkutan udara meningkat 3,17 persen.

Meskipun jumlah penumpang angkutan udara naik, Budi memperkirakan sebagian kecil masyarakat ada yang beralih ke moda transporatasi darat. Selain karena tingginya harga tiket, beroperasinya tol Trans Jawa juga menjadi salah satu faktor.

“Angkutan udara tetap akan menjadi primadona meskipun akan bergeser karena tingginya tarif,” ujarnya.

Catatan Kementerian Perhubungan dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), pada musim mudik Lebaran 2018, pesawat terbang menjadi moda transportasi pilihan kedua bagi pemudik. 

Ketika itu, jumlah pemudik yang memakai moda ini mencapai 5,7 juta penumpang, sementara moda paling populer adalah sepeda motor dengan jumlah penumpang mencapai 6,3 juta orang.

Kinerja berdarah maskapai

Pengamat penerbangan Arista Atmajati berpendapat berbeda. Menurutnya, pemerintah saat ini lebih baik mengedukasi masyarakat ketimbang menekan maskapai.

Sebab, kebijakan korporasi yang dilakukan dengan mematok harga tiket tinggi salah satunya bertujuan untuk memperbaiki kinerja perusahaan maskapai yang keok dalam tiga tahun terakhir.

Dalam pengamatannya, maskapai Garuda berhasil mencetak pendapatan yang cukup baik ketika harga penjualan tiket berada di kisaran batas atas.

“Garuda langsung untung ketika tiketnya ada di harga tinggi, memang itu harga sebenarnya,” kata Arista dalam Republika.com.

Argumen juga datang dari Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan. Menurutnya, Garuda tidak pernah menaikkan harga tiket. Persoalannya, selama beberapa tahun terakhir terjadi perang harga yang membuat maskapai berlomba-lomba menurunkan harga tiketnya.

Akibatnya, banyak masyarakat yang menganggap harga promo tersebut merupakan harga sesungguhnya tiket pesawat. 

“Itu harga yang akhirnya membuat maskapai sekarang pada berdarah. Coba lihat laporan keuangan rata-rata maskapai, ada yang utuh tidak?” tandasnya.

(*)

Kaitan lebaran, Tarif pesawat, top
Redaksi 23 April 2019 23 April 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mulai Mei, Jalan Tiban Indah Dilebarkan
Artikel Selanjutnya Pemungutan Suara Ulang di 5 TPS Ditunda

APA YANG BARU?

Batam-Yogyakarta Kini Bisa Terbang Langsung Tanpa Transit
Artikel 15 jam lalu 51 disimak
Portugal dan Swiss Lolos Babak 16 Besar
Sports 17 jam lalu 76 disimak
Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
Artikel 20 jam lalu 177 disimak
Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
Seni 21 jam lalu 153 disimak
Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
Artikel 22 jam lalu 145 disimak

POPULER PEKAN INI

Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
Artikel 5 hari lalu 320 disimak
Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
Artikel 4 hari lalu 318 disimak
Cuaca di Kota Batam Jum’at (3/07) Diprediksi Cerah Berawan
Artikel 2 hari lalu 295 disimak
Awal Pekan, Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Turun
Artikel 5 hari lalu 291 disimak
Hari ini (1 Juli), Cuaca Batam Cerah Berawan
Artikel 3 hari lalu 271 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?