PEMERINTAH Kota (Pemko) Tanjungpinang memberikan pelatihan manajamen kepada 200 orang anggota majelis taklim se-Kota Tanjungpinang, di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (31/10/2022).
Pelatihan yang berlangsung sehari tersebut dibuka Wali Kota Tanjungpinang, Rahma. Wali Kota menyampaikan, majelis taklim merupakan tempat pengajian dan pendidikan agama yang sangat positif untuk penguatan umat.
Rahma mengatakan, majelis taklim harus mampu menyesuaikan dengan peradaban zaman dengan tetap mengutamakan pendidikan agama yang menjadi tonggak pembentukan akhlak generasi penerus.
“Kita harus selalu upgrade ilmunya. Percayalah tanpa melakukan upgrade maka kita tidak akan bisa sebaik-baiknya sesuai visi misi kita,” ujar Rahma.
Rahma mengungkapkan, sesuai APBD Tanjungpinang yang hanya mencapai Rp 1 triliun lebih, pihaknya harus memilih program prioritas yang akan dijalankan.
Sebagai Wali Kota Tanjungpinang, kata Rahma, telah berkomitmen akan mengedepankan program untuk penguatan umat, di antaranya pelatihan terhadap BKMT, DMI, FKPQ, dan FKM.
Hal itu, lanjut Rahma, sudah disampaikan kepada Asisten I Pemko Tanjungpinang dan Kabag untuk dimasukkan menjadi agenda tahunan.
“Jadi tidak boleh menunggu proposal dari ibu, baru dijalankan kegiatannya. Harus dituangkan dalam bentuk kegiatan rutin, sehingga tanpa proposal dari ibu kegiatan dapat dilaksanakan setiap tahun,” ucapnya.
Rahma juga berharap, majelis taklim dapat meningkatkan kualitas kekeluargaan dan kebersamaan yang semakin baik dan terus maju.
“Kekompakan di masyarakat seperti inilah yang akan menjaga suasana kondusif dan aman di lingkungan kita. Ketenteraman dapat tercipta dengan saling bersilaturahmi, saling bertemu satu sama lain,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemko Tanjungpinang, Tengku Dahlan, menyampaikan, kegiatan pelatihan manajemen majelis taklim bertujuan pertama untuk mempertebal iman dan ketakwaan kepada Allah, kedua meningkatkan ukhuwah islamiyah dan bersilaturahmi antara sesama Majlis Taklim se-Kota Tanjungpinang
“Ketiga menambahkan wawasan dan pengetahuan tentang manajemen majelis taklim yang baik dan benar,” ujarnya.
Untuk peserta berjumlah 200 orang, dengan rincian 40 orang dari Kecamatan Tanjungpinang Barat, 80 orang dari Tanjungpinang Timur, 20 orang dari Tanjungpinang Kota dan 60 orang dari Bukit Bestari.
Sedangkan narasumber berasal dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, dosen dari lerguruan tinggi dan tokoh agama di Tanjungpinang.
(*)


