Hubungi kami di

Uang

Perekonomian Kepri Triwulan II 2022 Tumbuh Positif Mendekati Perekonomian Nasional

Terbit

|

Pemandangan Kota Tanjung Pinang, ibukota Kepri dari udara. F unsplash

PERTUMBUHAN ekonomi Kepri yang tercatat semakin menguat pada triwulan II 2022 disambut baik Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Berdasarkan data rilis terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, perekonomian Kepri tumbuh sebesar 5,01 persen. Jauh lebih baik dari capaian triwulan I 2022 yang tumbuh sebesar 2,83 persen. Bukan hanya itu, secara keseluruhan perekonomian Kepri tumbuh mendekati perekonomian nasional yang mencapai 5,44 persen.

Menurut Ansar, kabar ini sangat bagus dan dapat menjadi penanda optimisme pemulihan ekonomi Kepri semakin terjawab. “Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini, Kepri berpotensi kembali ke jalur asal sebagai barometer capaian perekonomian daerah di atas nasional,” ucapnya, Sabtu (6/8) di Batam.

Pertumbuhan ekonomi tersebut tentu saja tidak terlepas dari upaya berbagai pihak yang terus melakukan terobosan dan inovasi, agar perekonomian Kepri bisa normal kembali setelah terimbas dari pandemi Covid-19.

“Pertumbuhan ekonomi di Kepri bukan hal yang dapat dilakukan secara mudah dan singkat, banyak stakeholder terkait yang selalu berjuang, melakukan terobosan-terobosan baru, guna memberikan peluang kepada masyarakat untuk menggerakkan roda ekonomi kembali,” katanya.

Capaian perekonomian Kepri di triwulan ini membuatnya mendekati pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,44 persen (yoy), yang dinilai cukup tinggi di situasi perekonomian global yang tengah lemah dan juga tekanan inflasi yang cukup meningkat.

“Ekonomi Kepri triwulan II-2022 dibandingkan dengan triwulan I-2022 (q-to-q) tumbuh sebesar 2,13 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi terutama disebabkan oleh kategori administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan andil sebesar 1,15 persen, diikuti kategori perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor yang memiliki andil pertumbuhan sebesar 1,01 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah memberikan andil pertumbuhan terbesar yaitu 2,03 persen, diikuti oleh komponen PK-RT dengan andil sebesar 1,58 persen. Sampai dengan semester 1-2022, pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 3,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kemudian, dalam lingkup regional, PDRB Kepri triwulan II-2022 memberikan kontribusi sebesar 7,27 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera,” pungkasnya (leo).

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

[GTranslate]