GUBERNUR Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengajak masyarakat untuk bersyukur karena Indonesia dianugerahkan bonus demografi yang begitu besar, sebagai negara kepulauan terbesar di Indonesia dengan berbagai suku bangsa dan agama yang diakui.
“Kita bersyukur sampai saat ini dapat menjaga keutuhan negeri. Dengan masyarakat yang heterogen di negeri seluas ini, hal itu tak mudah. Tapi kita punya komitmen nasional bersama dengan ikatan 4 pilar kebangsaan yang selalu kita junjung” kata Ansar saat melepas peserta Kegiatan Jalan Santai Kerukunan Umat Beragama di Lapangan Gedung Community Center, Teluk Sebong, Bintan, Sabtu (7/1/2023).
Kegiatan Jalan Santai Kerukunan Umat Beragama ini, diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Kabupaten Bintan bekerja sama dengan FKUB Kabupaten Bintan, dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti ke-77 Kemenag RI ini diikuti ratusan masyarakat Kabupaten Bintan dari berbagai unsur agama, sesuai dengan tema “Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat”.
Ansar mengatakan, keempat pilar yang dimaksud, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat pilar inilah yang menurut Gubernur Ansar menjadi perekat bagi seluruh umat beragama dan masyarakat Indonesia.
Di Kepri, lanjutnya, hal yang sama juga terjadi. Meski masyarakatnya majemuk dan heterogen, kehidupan dapat dikatakan tenteram dan damai. Hampir tidak ada konflik-konflik horizontal.
“Ini dibuktikan dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2021 sebesar 76,20%, lebih tinggi dari rata-rata Nasional yang berada di angka 72,39%. Oleh sebab itu, hal ini membawa Provinsi Kepulauan Riau berada pada peringkat pertama se-Sumatra dan peringkat ke- 9 se-Indonesia,” kata Ansar.
Sebagai informasi, saat ini persebaran masyarakat Kepri menurut agama antara lain Islam sebanyak 78,3%, kristen 11,91%, katolik 2,48%, hindu 0,04%, buddha 7,1%, konghucu 0,16%, dan aliran kepercayaan 0,01%.
Untuk itu, dalam kesempatan tersebut Ansar menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kemenag Kabupaten Bintan yang bekerja sama dengan FKUB Kabupaten Bintan dan kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan jalan santai ini.
“Selain sebagai momen untuk menjaga kebugaran jasmani, juga diharapkan menjadi momen kita untuk bersilaturahmi dalam meningkatkan kerukunan, yang mana selain menjaga hubungan dengan Pencipta-Nya, manusia juga diperintahkan untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia” tutupnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, Bupati Bintan diwakili Kadisbudpar, Arif Sumarsono, Kakanwil Kemenag Kepri diwakili Kabid Pendidikan dan Keagamaan, Riadul Aftar, Kadispora Kepri, M. Ikhsan, Karo Kesra Kepri, Aiyub, dan Kakan Kemenag Bintan, Herman Zarudin.
(*/pir)


