KELUARGA besar Kepolisian Daerah (Polda) Kepri berduka. Salah seorang anggota Polda Kepri Ipda Supriadi meninggal dunia secara mendadak pada hari Kamis (16/04/2026), pukul 00:30 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.
Diketahui keberadaan almarhum di Jakarta, dalamrangka menjalankan tugas (dinas) untuk mengikuti rapat kerja teknis (Rakernis) Bidang Humas Polri, di Hotel Grandhika. Mendiang Ipda Supriadi sebelumnya ditemukan tergeletak di dalam kamar hotel tempat ia menginap.
Informasi meninggalnya Ipda Supriadi pertama kali disampaikan melalui postingan resmi akun Instagram Humas Polda Kepri di hari yang sama, pagi harinya.
Meninggalnya Ipda Supriadi diketahui saat Bripda Adi yang baru pulang dari luar dan hendak masuk ke kamar dan memanggil almarhum, namun tidak ada jawaban.
Bripda Adi kemudian memanggil resepsionis untuk membantu membuka pintu. Pada saat pintu dibuka Ipda Supriadi sudah tergeletak di dalam kasur.
Ipda Supriadi kemudian segera dibawa ke RSPP dan pihak dokter rumah sakit menyatakan telah meninggal dunia.
Melalui media sosial Bid Humas Polda Kepri, menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya.
“Inna lillahi wa inna ilayhi rajiun. Turut berduka cita atas wafatnya Ipda Supriadi SH,” demikian bunyi unggahan tersebut.
Ipda Supriadi pernah bertugas di Polresta Barelang selama puluhan tahun sebelum pindah ke Bidang Humas Polda Kepri.
Ipda Supriadi dikenal luas sebagai sosok polisi yang berdedikasi tinggi, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Ia juga akrab disapa “Joker” oleh rekan dan masyarakat karena kepribadiannya yang humoris serta kemampuannya menghibur dalam berbagai situasi.
Sosok almarhum sempat menjadi inspirasi publik melalui kisah perjuangannya meraih cita-cita sebagai anggota Polri.
Ia diketahui pernah mengalami kegagalan hingga tiga kali dalam seleksi kepolisian sebelum akhirnya berhasil lulus pendidikan pada tahun 2001 di SPN Pekanbaru dan mengabdi di Batam.
Panggilan Joker sangat akrab, bagi polisi yang yang dikenal sebagai polisi nyentrik di Kota Batam memang terkenal di masyarakat dan tempat dia bekerja.
Melalui medsosnya Joker aktif merespon para netizen. Polisi yang banyak dikenal kalangan anak muda, khususnya Slankers (penggemar grup band Slank) di Kota Batam, ini aktif di medsos.
Dengan akun bernama Joker Supriadi ia mempunyai 8 ribu follower di Instagram, 10 ribu di Facebook, dan 63 ribu di Tiktok.
Almarhum yang tinggal di perumahan Puri Casablanca, Baloi Batam ini, meninggalkan seorang istri dan tiga orang putra dan putri.
Jabatan terakhir mendiang adalah Paur 2 Subbid Mulmed Bidhumas Polda Kepri.
Selamat jalan bung Joker Supriadi. Semoga Husnul Khotimah.
(zah)


