Hubungi kami di

Berita

Razia Hotel untuk Cari ASN Mesum

iqbal fadillah

Terbit

|

Ilustrasi : © sahabat news

BANYAKNYA laporan atas prilaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kerap melakukan perbuatan mesum mendorong jajaran Satpol PP Pemkab Bintan melakukan razia mendadak, Minggu (28/1/2018) dini hari tadi

Namun demikian, dari seluruh hotel yang didatangi baik besar maupun hotel kecil yang ada di Bintan, tidak ada satupun ASN yang didapati.

Jajaran Satpol PP Bintan malah mengamankan 16 remaja yang terjaring saat asik mengkonsumsi minuman keras dan berpacaran di tempat gelap yang ada dikawasan Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Kasatpol PP Bintan, Insan Amin mengatakan razia yang dilakukan ini merupakan kegiatan tindak lanjut dari laporan masyarakat, yang katanya kerap melihat ASN menginap di hotel dengan orang lain atau bukan pasangannya yang ada di Kawasan Kijang, Bintan.

“Namun saat kami lakukan penyisiran, tidak satupun mendapatkan ASN yang ketangkap sedang ngamar,” kata Insan Amin, Minggu (28/1/2018).

Dalam razia yang dilakukan pada Minggu dini hari, pihaknya berhasil mengamankan 16 remaja yang tengah mengonsumsi miras di Taman Kota Kijang. Ada juga yang berpacaran di Waduk Kolong Sei Enam.

BACA JUGA :  Mall Pelayanan Publik, Begini Konsepnya Menurut Menpan RB

“Saat ini ke 16 remaja tersebut masih kami lakukan pembinaan, sambil menunggu pihak orangtuanya untuk menjamput, agar kedepan hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi,” ungkap Insan.

Kabid Penegak Perda Satpol PP Bintan, Ali Bazar menambahkan operasi yang dilakukan ini merupakan implementasi dari Perbub Nomor 2 Tahun 2016 Tentang ketertiban umum dan Perda Nomor 22 Tahun 2014 Tentang jam pelajar.

“Sebelumnya kami juga mendapat laporan dari masyarakat, terkait maraknya pelajar yang berkeliaran dijam malam, makanya selain merazia ASN, kami juga melakukan penyisiran dititik-titik kumpul para remaja tersebut,” kata Ali.

Adapun lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya para remaja tersebut diantaranya Waduk Kolong Sei Enam, Taman Kota Kijang, KCW, Lapangan Relif Antam Kijang serta Lapangan Bola Kijang.

“Kemudian tempat tempat penginapan dan sepanjang jalan menuju Pelabuhan Sribayintan Kijang, dimana lokasi tersebut kerab didapati laporan, bahwa sering dijadikan para waria menjajahkan diri,” ungkap Ali.

(*)

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook