Hubungi kami di

Ini Batam

Satgas PMK Awasi 136 Hewan Kurban di Batam

Terbit

|

Hewan kurban di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. F. Dok. ANTARA/Jessica

SEBANYAK 136 hewan kurban di Batam dalam pengawasan tim Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Penyakit Mulut Kuku (PMK). Demikian disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis, Minggu (10/7/2022).

Mardanis mengatakan, 136 hewan kurban tersebut termasuk dalam kategori kurang sehat, sehingga diperlukan pemantauan kondisi kesehatan dalam beberapa waktu ke depan.

“Jika kondisi hewan membaik dan dinyatakan layak untuk dipotong, baru diperbolehkan keluar dari kandang. Kalau sehat baru boleh dijual. Sekarang masih dalam pengawasan,” katanya, dikutip dari Antara, Minggu (10/7/2022).

BACA JUGA :  Nihil Kasus PMK, Hewan Ternak Diupayakan Bisa Kembali Masuk Kepri

Pada hari ini, tim Satgas PMK Kota Batam melakukan pengecekan kandang hewan kurban hingga ke masjid-masjid, usai pendistribusian hewan kurban ke lokasi pemotongan salah satunya di Masjid Agung Batam.

Bahkan sebelum pendistribusian hewan kurban, Mardanis bersama tim Satgas PMK melakukan pengecekan akhir untuk memastikan kesehatan hewan kurban tersebut.

“Hari ini kami kembali turun untuk mengecek. Waktu pengecekan di kandang ini, kemarin terdapat delapan sapi yang kurang sehat, dan tidak dianjurkan untuk dijual. Setelah kami cek ternyata sampai sekarang sapi masih berada di kandang. Itu artinya pedagang mematuhi arahan Satgas,” kata dia usai melakukan pengecekan hewan kurban di Masjid Agung Batam.

BACA JUGA :  Wagub Kepri Dorong Pemberdayaan Perempuan dengan Peningkatan Keterampilan

Mardanis menyebutkan hewan kurban tersebut terjangkit virus PMK, dengan begitu perlu dilakukan tindakan pencegahan karena penyebaran virus ini sangat cepat.

(*)

Gowest.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid