Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pertamax 92 Langka di Batam, Pertamina; Akibat Kendala Sandar Kapal
    4 jam lalu
    Cuaca Batam Berawan, Potensi Hujan Petir (10–11 Mei 2026)
    4 jam lalu
    Bertemu Konjen India, BP Batam Buka Peluang Perluasan Kerjasama
    1 hari lalu
    DPRD Batam Bentuk Pansus Ranperda Pengelolaan Persampahan
    1 hari lalu
    Interpol Soroti, Indonesia Jadi Basis Operasi Jaringan Scammer Internasional
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    MAN Insan Cendekia Batam Juara 1 LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kepri
    4 jam lalu
    Bus Sekolah Gratis di Tanjungpinang Masih Sepi Peminat
    2 hari lalu
    PSG Tantang Arsenal di Partai Puncak Liga Champions Eropa
    3 hari lalu
    Inter Milan Raih Scudetto ke 21, Pesta Biru Hitam di Kota Milano
    6 hari lalu
    Disdik Batam Himbau Keluarga Mampu Pilih Sekolah Swasta
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    4 hari lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    1 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    1 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    2 minggu lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Singapura Maju karena Sastra?

Pelajaran sastra universitas yang sudah diajarkan di SMP

Editor Admin 58 menit lalu 85 disimak
Ilustrasi, © F. Sultan YohanaDisediakan oleh GoWest.ID

PERHATIAN saya tertuju pada empat lembar kertas hasil ujian pelajaran Kesusastraan yang tergeletak begitu saja di atas meja ruang tamu, pekan lalu. Kertas kerja Zak, anak bungsu saya.

Oleh: Sultan Yohana


SAYA tertarik meraih dan membacanya, saat melihat lembar pertama berupa lima bait penuh puisi “On Turning Ten” karya Billy Collins (saya tak tahu siapa dia). Tiga lembar berikutnya, adalah lembar-lembar kosong yang penuh dengan tulisan tangan Zak. Dia harus menganalisa itu puisi, lalu menuliskan analisanya secara bebas dengan bahasa sendiri menjadi tulisan panjang. Yang runut dan enak dibaca.

Membaca tulisan Zak, saya sempat heran sendiri. Bagaimana dia bisa berimajinasi sedemikian panjang dan cukup baik untuk bocah kelas 2 SMP? Jangan-jangan, dia suka melamun sebagaimana yang disuka bapaknya? Hehehe.

Tentu saja saya tahu cukup banyak bagaimana rumitnya proses dalam mengapreasiasi sebuah puisi. Itu yang mendasari keheranan saya pada tulisan Zak. Saya kuliah di Sastra Indonesia, dan mengapreasiasi puisi adalah salah satu mata kuliah yang kami pelajari dengan intens. Saya menyukai mata kuliah ini, karena ada kebebasan di dalamnya. Kita dibolehkan berimajinasi seliar yang kita inginkan, tanpa peduli dibenar-salahkan. Ada perdebatan.

Ada permainan logika. Serta ada kejelasan yang “cetho welo-welo”, mahasiswa mana yang gemar membaca dan mana yang tidak. Mahasiswa mana yang suka melamun, dan mana yang cuma mikirin pacaran. Di mata kuliah Apresiasi Puisi (Sastra), setiap mahasiswa tidak bisa membohongi kemampuannya sendiri.

Setiap pengapresiasi puisi (sastra), otak memang mereka harus terisi penuh dengan imajinasi-imajinasi yang dipanen dari buku-buku atau pengalaman apa pun mereka. Imajinasi-imajinasi itu akan bisa tertata dengan baik dan pada akhirnya bisa menjadi tulisan yang enak dibaca, jika logika yang mereka punya: runut atau benar dalam prosesnya. Ini sulit.

Terbukti, banyak orang pandai bicara, tapi disuruh menulis satu paragraf saja, tak karuan apa yang ditulisnya. Saat kuliah, bahkan, banyak kawan-kawan saya yang mahasiswa sastra, tak mampu membuat tulisan, sepanjang yang ditulis Zak.

.

Di Singapura, salah satu pelajaran WAJIB anak SMP adalah Kesusastraan (Humanities: bersama Geografi dan Sejarah). Tiga lainnya adalah Bahasa (Inggris dan Bahasa Daerah atau mother tongue), Matematika, serta IPA. Empat pelajaran ini, diajarkan secara intensif selama SMP yang empat tahun (lima tahun jika pelajarnya menempuh jalur normal).

Saya tidak heran, kenapa Kesusastraan menjadi salah satu pelajaran wajib di tingkat SMP Singapura, terpisah dari pelajaran Bahasa. Kesusastraan menawarkan hal yang tidak ada di pelajaran lainnya, termasuk Bahasa. Yakni kemampuan berlogika yang runut/baik, kebebasan berimajinasi, dan bisa menghaluskan perasaan.

Logika yang baik dan imajinatif ini; adalah MODAL DASAR sebuah negara bisa berkembang maju.

Kesusastraan di Indonesia, selama ini secara sempit hanya “diterjemahan” sebagai karya-karya sastra semata. Seperti novel, cerpen, atau puisi. Pelaku sastra, juga penikmatnya; terbiasa dan bangga memperoleh status tinggi di dalam strata masyarakat Indonesia, dan dianggap sebagai “cendikiawan-cendikiawan” yang harus dihormati.

Status ini, menurut saya, justru menjadi jebakan yang kemudian membuat para pelaku sastra hanya fokus pada karya-karya yang terlihat: novel, kumpulan cerpen/puisi. Karya sastra yang telah dicetak berkali-kali, dianggap sebagai kesuksesan paripurna. Padahal sastra, sebagaimana yang telah diejawantahkan Singapura, adalah salah satu alat terbaik untuk MEMBANGUN BANGSA.

Sebait lagu tercipta karena imajinasi. Seonggok robot pembersih lantai, bisa terwujud dari imajinasi dan logika. Begitu pula saat membangun bandara, membangun gedung-gedung tinggi, jalan raya, jembatan, membangun sekolah, membentuk sistem pemerintahan, bisnis, perdagangan; semua memerlukan imajinasi dan logika yang baik.

Logika yang baik dan imajinasi yang terukur, juga mampu menghindarkan sebuah masyarakat dari prilaku-prilaku tak terpuji seperti korupsi, gemar menipu, atau tidak sabaran. Karena mereka tahu, perilaku-perilaku ini, akan merusak masyarakat. Masyarakat dengan logika yang baik, tentu tidak ingin menjadi masyarakat yang rusak.

Kita kerapkali memandang sebelah mata pada bocah-bocah yang gemar membaca komik. Ketika melihat remaja yang suka membaca novel, kita kerap memandangnya sebagai kegiatan tak bermanfaat. “Daripada novel, kan lebih baik belajar Quran,” begitu biasanya logika berkata. Padahal, untuk memahami Kitab Suci, kita harus punya logika yang baik, dan itu bisa didapat dari sastra. Kementerian Pendidikan Singapura tentu punya alas an yang SANGAT KUAT untuk menempatkan Kasusasteraan sebagai pelajaran utama di SMP. Bukan pelajar komputer, bahkan bukan pelajaran agama.

Apakah Singapura bisa semaju sekarang karena jasa sastra? Saya yakin, itu salah satu penyebabnya. Karena itu, ketimbang terus menerus berkeluh-kesah mempersoalkan kualitas guru anak-anak Anda yang buruk, alangkah baiknya menyediakan buku-buku sastra di rumah Anda, agar anak-anak Anda terbiasa membaca buku-buku sastra.

Membiasakan anak-anak kita berlatih berlogika dengan baik, juga berimajinasi dengan bebas. Agar kelak, ketika besar, mereka bisa memilih mana pemimpin-pemimpin yang bisa memajukan bangsa. Atau setidaknya, tidak tertipu memilih pemimpin seperti sekarang ini.

Mencintai sastra, tidak berarti Anda harus jadi sastrawan. Mencintai sastra adalah ikhtiar kita untuk bisa sehat berlogika.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, Catatan, Sastra, singapura
Admin 10 Mei 2026 10 Mei 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pertamax 92 Langka di Batam, Pertamina; Akibat Kendala Sandar Kapal

APA YANG BARU?

Pertamax 92 Langka di Batam, Pertamina; Akibat Kendala Sandar Kapal
Artikel 4 jam lalu 124 disimak
MAN Insan Cendekia Batam Juara 1 LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kepri
Pendidikan 4 jam lalu 126 disimak
Cuaca Batam Berawan, Potensi Hujan Petir (10–11 Mei 2026)
Artikel 4 jam lalu 150 disimak
Bertemu Konjen India, BP Batam Buka Peluang Perluasan Kerjasama
Artikel 1 hari lalu 99 disimak
DPRD Batam Bentuk Pansus Ranperda Pengelolaan Persampahan
Artikel 1 hari lalu 150 disimak

POPULER PEKAN INI

Prakiraan Cuaca, Potensi Hujan Masih Terjadi di Batam dan Sekitarnya
Artikel 6 hari lalu 668 disimak
Polsek Bengkong Amankan Pelaku Pelecehan Seksual Kepada Anak Di Bawah Umur
Artikel 6 hari lalu 639 disimak
Disdik Batam Himbau Keluarga Mampu Pilih Sekolah Swasta
Pendidikan 6 hari lalu 618 disimak
Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
Statistik 4 hari lalu 552 disimak
BUMD Kepri Disorot, Banyak yang Tidak Mencapai Target Kinerja
Artikel 4 hari lalu 551 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?